Breaking News
light_mode
Jumat, 23 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Sumbangan Legislator dan Hiburan PAMDI untuk Ratusan Gelandangan dan Eks Orgil Penghuni Balai Rehab Sosial di Sidoarjo

Sumbangan Legislator dan Hiburan PAMDI untuk Ratusan Gelandangan dan Eks Orgil Penghuni Balai Rehab Sosial di Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Suara musik dangdut, menggema dari aula Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) Dinas Sosial Jawa Timur di Sidoarjo, pada Sabtu pagi (23/5/2026).

Bukan konser besar atau pesta hiburan biasa. Di tempat itu, ratusan penghuni balai yang selama ini bergulat dengan tekanan hidup, gangguan mental, hingga keterasingan sosial, tampak tersenyum, bernyanyi, bahkan ikut berjoget kecil bersama para tamu yang datang membawa kepedulian.

Kegiatan bakti sosial itu digelar bersama DPC PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) Sidoarjo, dan dihadiri dua anggota dewan, yakni Benjamin Kristianto alias dr. Beny dari Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, serta Kusumo Adi Nugroho dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Beny yang merupakan anggota Komisi E DPRD Jatim, menyerahkan bantuan seperangkat sound system lengkap beserta alat musik band, untuk penghuni balai rehabilitasi.

Kata dokter Beny, bantuan itu bukan Cuma sebagai alat hiburan, melainkan diharapkan menjadi media terapi jiwa bagi para penghuni, yang sedang menjalani proses pemulihan sosial dan mental.

“Musik bukan sekadar hiburan, melainkan terapi jiwa yang mampu menyembuhkan, menyatukan, dan mengembalikan semangat saudara-saudara kita di sini agar mereka siap menata masa depan yang lebih cerah saat kembali ke masyarakat nanti,” ujar dr. Beny dalam sambutannya.

Suasana balai yang biasanya dipenuhi rutinitas rehabilitasi, mendadak berubah hangat. Para penghuni tampak antusias menyaksikan hiburan musik yang dibawakan para anggota PAMDI. Beberapa di antara mereka, bahkan terlihat ikut bernyanyi di depan panggung kecil yang disiapkan panitia.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, yang juga hadir di acara itu, juga memberikan sumbangsih sejumlah kebutuhan sehari – hari warga penghuni.

Baca Juga  DPRD dan Disbudpar Jawa Timur Menyelenggarakan Pergelaran Campursari "Guyon Maton" di Unitomo

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab moral, untuk memastikan warga binaan tetap mendapatkan perhatian, baik secara moril maupun materiil.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang berada di Balai Rehabilitasi ini tetap mendapatkan support. Semoga bantuan kebutuhan kami ini dapat bermanfaat langsung bagi keseharian para penghuni binaan di sini,” katanya.

Bahkan mas Nuky, Sapaan Kusumo Adi Nugroho, sangat mengapresiasi atas karya kreatifitas para penghuni Balai ini. Itu disaksikannya langsung, saat mengunjungi stand pameran produk karya kreasi para penghuni.

Sementara itu, Ketua DPC PAMDI Sidoarjo, Djaka Suwanto, menyebut kegiatan itu merupakan bakti sosial perdana PAMDI Sidoarjo sejak kepengurusan baru terbentuk.

Bahkan dalam beberapa jam acara itu digelar, nama Djaka mendadak cukup dikenal para penghuni balai. Mereka beberapa kali sering menyapa “Halo, pak Djaka”.

Menurutnya, para artis dangdut lokal Sidoarjo ingin hadir bukan hanya sebagai penghibur, tetapi juga sebagai penyemangat bagi mereka yang sedang berjuang memulihkan hidup.

“Kita peduli dengan teman-teman yang kurang beruntung kehidupannya. Musik ini untuk memotivasi mereka agar lebih sehat, lebih tenang, dan punya semangat hidup lagi,” ujar Djaka.

Di balik senyum dan alunan musik itu, tersimpan kenyataan yang tak ringan. Kasubag TU Balai PMKS Dinsos Jatim, Wiwin Sri Wahyuningrum, mengungkapkan penghuni balai saat ini mencapai sekitar 350 orang dan bersifat fluktuatif.

Sebagian besar penghuni di balai ini, merupakan laki-laki usia produktif 30 hingga 50 tahun, yang mengalami tekanan hidup akibat persoalan ekonomi, pekerjaan, masalah asmara, hingga konflik keluarga.

Menurut Wiwin, terapi keterampilan dan hiburan menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi, agar para penghuni kembali percaya diri dan mampu berfungsi sosial ketika kembali ke masyarakat.

Baca Juga  GPS Gratis ORIN untuk Ambulans PMI Surabaya, Teknologi Pelacakan Jadi 'Jantung' Respons Darurat Lebih Cepat

“Kalau mereka hanya berdiam diri tanpa interaksi, pikirannya bisa ke mana-mana. Kegiatan seperti ini membuat mereka bahagia dan membantu meredakan stres,” katanya.

Penghuni Terbanyak Pemuda Pengangguran Depresi

Di balik tembok Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PMKS Dinsos Jatim di Sidoarjo, ratusan kisah hidup bergulat dengan luka batin, tekanan hidup, hingga perjuangan memulihkan diri.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPMKS Dinsos Jatim, Wiwin Sri Wahyuningrum, mengungkapkan, bahwa saat ini terdapat sekitar 350 penghuni yang sifatnya fluktuatif, mulai dari kategori ringan, sedang hingga berat.

“Yang paling banyak kategori sedang, lebih dari 50 persen,” ujar Wiwin. Mereka umumnya masih dapat beraktivitas dengan pendampingan dan motivasi, sementara kategori berat lebih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan pengawasan intensif.

Balai tersebut juga menampung eks orang pasung dan pasien rujukan dari RSJ Menur serta RSJ Lawang. Tercatat ada 25 penghuni yang menjalani pola rehabilitasi, terintegrasi dengan rumah sakit jiwa melalui sistem rolling dan dropping, setiap satu hingga dua minggu sekali.

Para penghuni yang dinilai kondusif kemudian mengikuti program rehabilitasi sosial, mental, spiritual hingga pelatihan keterampilan. Para penghuninya datang dari Orgil (Orang Gila) atau ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) di jalanan dan yang suda disembuhkan di RSJ, Gelandangan atau T4 (Tempat Tinggal Tidak Tetap) yang terjaring razia Satpol PP. Mereka datang dari beberapa daerah bahkan dari sejumlah provinsi lain, yang terjaring di wilayah Jatim.

Menurut Wiwin, mayoritas penghuni berada pada usia produktif 30 hingga 50 tahun dan didominasi laki-laki. Faktor tekanan ekonomi, kegagalan memperoleh pekerjaan, konflik rumah tangga hingga persoalan percintaan menjadi latar belakang yang kerap ditemukan.

Baca Juga  5 Langkah Mengatasi Konflik dengan Pasangan agar Tidak Berlarut

“Harapan dan kenyataan sering tidak sejalan. Ada yang ingin bekerja tetapi tidak mendapat pekerjaan, akhirnya mentalnya tidak kuat,” ungkapya.

Di sisi lain, balai juga menerapkan protokol kesehatan ketat, bagi penghuni dengan penyakit menular seperti TBC, HIV dan AIDS, maupun penyakit berat sejenisnya.

Mereka harus menjalani isolasi khusus, dipantau petugas menggunakan APD, serta dipisahkan dari penghuni lain demi mencegah penularan.

Meski sebagian besar datang dengan kondisi mental yang rapuh, Wiwin menegaskan fokus utama balai bukan hanya sebatas merawat, melainkan mengembalikan kepercayaan diri para penghuni, agar mampu kembali menjalani kehidupan sosial secara mandiri.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang sering melahirkan tekanan mental, kegiatan sederhana itu menjadi pengingat bahwa perhatian kecil, musik, dan kehadiran sesama kadang mampu menjadi obat yang tak tergantikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Buah Ajaib yang Bikin Otak Makin Cerdas

    10 Buah Ajaib yang Bikin Otak Makin Cerdas, No. 5 Paling Nggak Disangka!

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada masanya otak terasa lemot, ide mandek, atau gampang lupa hal-hal penting. Bisa jadi, ini bukan soal usia atau stres, tapi kurangnya asupan nutrisi yang tepat untuk otak. Percaya atau nggak, makanan yang kita konsumsi punya pengaruh besar terhadap kecerdasan dan daya ingat kita. Banyak penelitian membuktikan bahwa buah-buahan tertentu mengandung nutrisi yang […]

  • Pertumbuhan Petikemas TPS Surabaya

    TPS Surabaya Catat Rekor Baru! Arus Petikemas Maret 2025 Melonjak 6,92%, Impor Seret Pasar Global

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pelabuhan Tanjung Perak kembali menunjukkan taringnya sebagai pusat logistik terbesar di Indonesia Timur. PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berhasil mencatatkan pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,92% pada Maret 2025, dengan total volume mencapai 134.159 TEUs. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi TPS sebagai tulang punggung perdagangan internasional Indonesia, meski dihantam ketidakpastian ekonomi global dan dampak […]

  • Swasembada pangan di Jember

    Gus Fawait Gaspol! Lobi Mentan Buat Jember Jadi Rajanya Swasembada Pangan

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Gus Fawait, Bupati Jember terpilih, bergerak cepat dengan melakukan pertemuan bersama Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman, pada Jumat (6/12) di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Gus Fawait menekankan pentingnya dukungan dari pusat untuk mengoptimalkan potensi agraris Jember, yang dikenal sebagai salah satu daerah pertanian terbesar di Jawa Timur. “Di Jember, komoditas pertaniannya […]

  • adwal Kapal DLU Lombok-Surabaya

    Jadwal Kapal DLU Lombok-Surabaya 12-18 Mei 2025: Info Terbaru, Harga Tiket, & Tips Anti Ribet!

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi traveler yang ingin menyeberang dari Pulau Lombok ke Surabaya pekan ini, PT. Dharma Lautan Utama (DLU) menyiapkan tiga armada andalan: KM Kirana 7, KM Dharma Rucitra 8, dan KM Dharma Kartika 5. Rute pelayaran ini menjadi favorit karena menghubungkan Pelabuhan Lembar (Lombok Barat) dengan Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya) dalam waktu 18-20 jam. […]

  • evakuasi bus terperosok

    Kapolres Tegal Terjun Langsung Evakuasi Bus Terperosok di Tol Pejagan – Pemalang

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Tegal, Ruang.co.id – Sebuah bus PO Sinar Jaya mengalami kecelakaan tunggal dengan terperosok ke bahu jalan di ruas Tol Pejagan–Pemalang, tepatnya di KM 287. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (26/3) malam itu langsung mendapat respons cepat dari jajaran kepolisian setempat. Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung memimpin proses evakuasi untuk memastikan […]

  • Samuel pembongkar rumah

    Samuel Pembongkar Rumah Nenek Elina Digelandang ke Polda Jatim

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sorotan publik kembali tertuju pada perkembangan kasus Nenek Elina setelah salah satu pelaku kunci, Samuel Ardi Kristanto, menjalani proses penggelandangan ke Polda Jatim. Senin, (29/12/2025). Terduga pelaku pembongkaran rumah tersebut tiba di gedung Ditreskrimum Polda Jawa Timur dengan situasi yang menegangkan, tangan diborgol dan diapit ketat oleh penyidik. Kedatangannya untuk pemeriksaan lanjutan di […]

expand_less