PSM vs Persebaya: Tavares Waspadai Agresivitas PSM, Persebaya Bidik Poin di Parepare
- account_circle Ruang Wawan
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Pemain PSM Makassar Luka Cumic berduel udara dengan pemain Persebaya Surabaya. (Foto: Dok. Persebaya via Bsinews.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PAREPARE – Persebaya Surabaya menantang tuan rumah PSM Makassar pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026) pukul 15.30 WIB. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares meminta anak asuhnya tampil fokus dan disiplin sejak menit pertama.
Tavares menilai PSM bukan lawan yang mudah ditaklukkan di kandangnya. Ia menyoroti karakter permainan Juku Eja yang agresif dan berintensitas tinggi.
“PSM merupakan tim yang agresif dan memiliki intensitas permainan tinggi. Mereka juga mempunyai pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan,” kata Tavares dalam konferensi pers, Rabu (21/10/2026).
Reuni Tavares di Parepare
Laga ini terasa spesial bagi Tavares. Pelatih asal Portugal itu pernah menangani PSM dan membawa Juku Eja menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
Tavares juga berterima kasih atas sambutan hangat yang diterima timnya setibanya di bandara Makassar. “Besok dalam pertandingan kami adalah lawan, setelah pertandingan kami berteman lagi. Inilah sepak bola,” ujarnya.
Tavares mengenal sejumlah pemain PSM dengan baik. Namun, ia menegaskan laga besok bukan soal pertarungan pribadi melawan mantan timnya.
Dalam jumpa pers itu, Tavares didampingi gelandang Gledson Paixao. Gledson mengaku senang bisa kembali ke Parepare yang terasa seperti rumah sendiri, tetapi ia menegaskan datang bersama seluruh skuad Persebaya dan siap memberikan seratus persen untuk Green Force.
Persebaya juga membawa sejumlah mantan pemain PSM dalam skuadnya. Nama-nama itu antara lain Reza Arya, Ramadhan Sananta, Yuran Fernandes, dan Gledson Paixao.
Modal Kedua Tim Berbeda
Persebaya datang ke Parepare dengan modal hasil imbang 2-2 melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (18/10/2026). Hasil itu membuat Green Force mengoleksi sembilan poin dan menempati peringkat kedelapan klasemen sementara.
PSM justru membawa modal lebih segar. Tim asuhan Darije Kalezic menang 2-1 saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada laga sebelumnya.
Tavares juga mengakui PSM unggul dalam masa pemulihan. Tuan rumah memiliki waktu istirahat dua hari lebih banyak dibanding Persebaya.
Rekor Pertemuan Berpihak ke Persebaya
Catatan pertemuan memberi kepercayaan diri tambahan bagi tim tamu. PSM belum pernah mengalahkan Persebaya dalam enam pertemuan terakhir kedua tim.
Kemenangan terakhir PSM atas Persebaya terjadi pada Februari 2023. Setelah itu, Juku Eja hanya meraih tiga hasil imbang dan menelan tiga kekalahan dari Green Force.
Meski begitu, Persebaya tidak boleh lengah. PSM tentu berambisi memutus rekor buruk itu di hadapan pendukungnya sendiri di Parepare.
- Penulis: Ruang Wawan
