Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Lifestyle » Fenomena Gen Z Diprediksi Sulit Menikah! Ini Faktor yang Jadi Penyebabnya!

Fenomena Gen Z Diprediksi Sulit Menikah! Ini Faktor yang Jadi Penyebabnya!

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Menikah dulu dianggap sebagai tahapan hidup yang hampir pasti terjadi setelah seseorang memasuki usia matang. Orang tua zaman dulu menikah di usia 20-an, membangun keluarga, dan menjalani kehidupan rumah tangga tanpa banyak pertimbangan rumit.

Tapi sekarang? Fenomena baru muncul: banyak anak muda dari generasi Z memilih menunda atau bahkan enggan menikah. Padahal, usia mereka sudah masuk kategori “siap” untuk menikah menurut standar sosial.

Apakah jodoh memang semakin sulit didapat? Atau ini hanya perubahan pola pikir yang dipengaruhi berbagai faktor? Yuk, kita bahas lebih dalam fenomena Gen Z yang diprediksi makin sulit menikah!

Biaya Hidup Tinggi, Biaya Nikah Apalagi!

Realita ekonomi saat ini gak bisa dipungkiri jadi salah satu faktor utama kenapa banyak Gen Z memilih menunda pernikahan.

Harga rumah melambung, biaya pendidikan meningkat, bahkan harga makanan pun terus naik. Boro-boro mikirin biaya nikah, buat memenuhi kebutuhan sehari-hari aja kadang udah bikin pusing.

Menurut survei dari Badan Pusat Statistik (BPS), biaya menikah di Indonesia meningkat signifikan dalam 10 tahun terakhir, terutama di kota-kota besar. Dari mahar, dekorasi, catering, hingga honeymoon, semua butuh biaya yang gak sedikit.

Banyak anak muda akhirnya berpikir ulang: “Mending uangnya dipakai buat investasi dan stabilin keuangan dulu, deh!”

Fokus Karier Dulu, Nikah Bisa Nanti

Banyak Gen Z tumbuh di era yang penuh persaingan. Tekanan untuk sukses di usia muda semakin besar, dan karier menjadi prioritas utama sebelum memikirkan pernikahan.

Seorang psikolog sosial dari Universitas Indonesia, Dr. Maria Anindya, menjelaskan bahwa generasi muda saat ini lebih fokus pada pencapaian individu dibandingkan mengikuti standar sosial lama yang mengharuskan menikah di usia tertentu.

Baca Juga  Menyingkap Rahasia Kelam Nyai dalam Film Horor Indonesia, Gundik

Banyak dari mereka yang memilih untuk mengejar mimpi dulu, membangun bisnis, atau mengeksplorasi karier sebelum akhirnya siap berkomitmen dalam pernikahan.

Trauma dengan Perceraian Orang Tua?

Fenomena perceraian yang semakin meningkat juga ikut mempengaruhi cara pandang Gen Z terhadap pernikahan.

Menurut data dari Kementerian Agama, angka perceraian di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, dengan alasan utama adalah ketidakharmonisan rumah tangga dan masalah ekonomi.

Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua bercerai mungkin lebih skeptis terhadap pernikahan. Mereka melihat pernikahan bukan lagi sebagai sesuatu yang harus dilakukan, tapi sebagai sesuatu yang harus dipikirkan dengan matang agar gak berakhir dengan kegagalan.

Beberapa dari mereka bahkan memilih untuk gak menikah sama sekali karena takut mengalami hal yang sama seperti orang tua mereka.

Tren Hubungan yang Berubah, Dari Situationship ke “Nikah Itu Opsional”

Gaya pacaran dan hubungan romantis juga berubah drastis dibandingkan generasi sebelumnya.

Konsep seperti situationship (hubungan tanpa status jelas), ghosting, hingga self-partnering mulai jadi hal biasa di kalangan anak muda. Banyak yang lebih nyaman dengan hubungan yang fleksibel tanpa perlu label atau komitmen serius seperti pernikahan.

Di sisi lain, banyak Gen Z yang mulai mengadopsi pemikiran bahwa menikah itu bukan kewajiban, tapi pilihan.

Sebuah studi dari Pew Research Center menunjukkan bahwa semakin banyak anak muda yang merasa pernikahan bukan lagi hal yang harus dikejar. Mereka lebih mengutamakan kebahagiaan pribadi dan kehidupan yang bebas dari tekanan sosial.

Standar Pasangan yang Makin Tinggi

Dulu, kriteria pasangan mungkin cuma sebatas “yang seiman, baik, dan bertanggung jawab.” Sekarang? Standarnya meningkat pesat!

Dengan adanya media sosial dan eksposur terhadap berbagai gaya hidup, banyak Gen Z yang punya ekspektasi lebih tinggi terhadap pasangan.

Baca Juga  The Legend of Aang Bangkit Kembali: Petualangan Baru Avatar di 2026 yang Bikin Nostalgia

Dari segi finansial, emosional, hingga kecocokan dalam nilai dan gaya hidup, semuanya jadi pertimbangan yang lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.

Banyak yang berpikir, “Daripada salah pilih dan menyesal, mending sendiri dulu sampai ketemu yang benar-benar cocok.”

Fenomena Gen Z Sulit Menikah Hanya Tren atau Akan Bertahan Lama?

Fenomena Gen Z yang sulit menikah ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di banyak negara lain.

Menurut laporan dari World Economic Forum, tren menunda pernikahan bahkan tidak menikah sama sekali semakin meningkat di berbagai belahan dunia. Negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara Eropa mengalami penurunan angka pernikahan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir.

Meski begitu, bukan berarti pernikahan akan punah. Hanya saja, pola pikir tentang pernikahan berubah.

Banyak Gen Z yang memilih menikah di usia lebih matang, setelah mereka merasa benar-benar siap, baik secara finansial, emosional, maupun mental.

Fenomena Gen Z yang diprediksi sulit menikah ini adalah hasil dari berbagai faktor, mulai dari tekanan ekonomi, perubahan gaya hidup, hingga trauma masa lalu.

Namun, yang terpenting adalah bahwa pernikahan bukan lagi sekadar tuntutan sosial, tapi keputusan yang harus dibuat dengan sadar dan penuh kesiapan.

Jadi, apakah menikah akan semakin sulit? Atau justru akan lebih berkualitas karena dilakukan di waktu yang tepat? Semua kembali ke perspektif masing-masing.

Yang jelas, apapun pilihannya, kebahagiaan dan kesejahteraan tetap jadi prioritas utama!

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persebaya vs Arema

    Duel Sengit di Bali! Persebaya Bertekad Bungkam Arema Demi Kejar Posisi Dua

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Laga panas derby Jawa Timur bakal memanas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Persebaya Surabaya berambisi membungkam Arema FC dalam pekan ke-30 Liga 1 2025. Tak sekadar berburu kemenangan, Bajol Ijo membidik posisi kedua klasemen yang hanya terpaut satu poin dari Dewa United. Pelatih Paul Munster menegaskan, “Ini pertandingan wajib menang […]

  • AI diagnosis malaria BRIN

    BRIN Luncurkan AI Pendeteksi Malaria! Solusi Cerdas Atasi Wabah Mematikan

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan di Indonesia mencapai titik cerah ketika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan sistem diagnosis malaria berbasis deep learning. Terobosan ini dinilai mampu menjawab tantangan pemeriksaan malaria konvensional yang selama ini bergantung pada ketelitian mikroskopis manual. Menurut Dr. Anto Satriyo Nugroho, Kepala Pusat Riset Kecerdasan Artifisial BRIN, teknologi […]

  • stunting di surabaya

    Optimis Zero Stunting, Kasus Stunting di Surabaya Tinggal 1,6 persen

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kasus Stunting di Surabaya Tinggal 1,6 persen, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menunjukkan keseriusannya dalam upaya pengentasan stunting di Kota Pahlawan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, prevalensi stunting di Surabaya tercatat di level 1,6 persen. Padahal, di tahun 2021 masih tercatat sebanyak 28,9 persen dan menurun signifikan di akhir tahun 2022 […]

  • Dana PKH Sidoarjo

    Geger Viral! Warga Penerima Dana PKH Banjar Kemantren Sidoarjo Menjerit Dipalak Oknum Pejabat, Ini Penjelasan Dinsos

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabar mengejutkan yang sempat menggegerkan viral belakangan, datang dari Desa Banjar Kemantren, Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), mengaku menjadi korban dugaan pemotongan dana bantuan oleh oknum tertentu. Isu ini mendadak viral setelah diunggah oleh akun media sosial “Info Sidoarjo”, dan memicu kemarahan publik. Berdasarkan pengakuan sejumlah warga […]

  • Film Box Office Global Terlaris Sepanjang Masa

    Film Box Office Global Terlaris Sepanjang Masa

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bagi kalian yang suka menghabiskan waktu menonton film, baik di bioskop maupun di rumah, kalian pasti punya banyak cerita dan pengalaman menarik seputar film. Apakah kalian suka berdiskusi tentang film favorit, mencari rekomendasi film baru, atau mengikuti perkembangan terbaru dunia perfilman? Berikut ini daftar 10 film terlaris sepanjang masa di box office […]

  • Virus Zika Atau nyamuk Aedes

    Kenali Pencegahan dan Gejala Virus Zika Lindungi Diri dan Keluarga dari Bahaya Nyamuk Aedes

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Virus Zika adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Zika dan ditularkan terutama melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Meskipun sebagian besar orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala atau hanya mengalami gejala ringan, virus ini bisa memiliki dampak serius pada wanita hamil. Infeksi virus Zika pada ibu hamil dapat menyebabkan mikrosefali, suatu […]

expand_less