Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Sejarah Kota Jakarta dari Sunda Kelapa hingga Ibu Kota Indonesia

Sejarah Kota Jakarta dari Sunda Kelapa hingga Ibu Kota Indonesia

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Jakarta, sebagai jantung Indonesia, menyimpan sejarah panjang dan kaya yang membentang selama berabad-abad. Kota ini telah mengalami berbagai perubahan nama, penguasa, dan perkembangan, hingga akhirnya menjadi ibu kota negara yang kita kenal sekarang.

Awalnya dikenal sebagai Sunda Kelapa, adalah pelabuhan penting Kerajaan Sunda sejak abad ke-4. Pada masa itu, Sunda Kelapa merupakan pelabuhan yang sangat penting dan menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Nusantara. Keberadaannya menarik minat berbagai bangsa asing, seperti Portugis, yang kemudian menguasai pelabuhan ini.

Sejarah Ibu Kota Jakarta

Gambar: Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta

Pada 1527, Fatahillah dari Kesultanan Demak menaklukkan kota ini dan menggantinya menjadi Jayakarta , yang berarti “kota kemenangan” Jayakarta berkembang menjadi sebuah kerajaan yang kuat dan menjadi pusat perdagangan yang ramai.

Namun, kejayaan Jayakarta tidak berlangsung lama. Kota ini kemudian jatuh ke tangan Belanda pada abad ke-17. Pada tahun 1619, VOC Belanda berhasil merebut dan menghancurkan Jayakarta. Mereka kemudian membangun kembali kota tersebut dan menamainya Batavia. Batavia menjadi pusat pemerintahan kolonial Belanda di Hindia Belanda dan mengalami perkembangan pesat sebagai kota perdagangan dan pusat pemerintahan.

Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), Batavia diganti namanya menjadi Jakarta. Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, Jakarta menjadi ibu kota resmi Indonesia.

Selama berabad-abad, Jakarta telah mengalami banyak perubahan. Dari sebuah pelabuhan kecil, Jakarta tumbuh menjadi sebuah kota besar yang kompleks. Perkembangan Jakarta tidak lepas dari pengaruh berbagai faktor, seperti kolonialisme, dan globalisasi.

Sejak saat itu, Jakarta terus berkembang menjadi ibu kota metropolitan yang modern dan menjadi pusat ekonomi, politik, dan budaya Indonesia.

Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, Jakarta berkembang pesat meski menghadapi tantangan seperti urbanisasi dan kemacetan. Kini, Jakarta tetap menjadi jantung politik dan ekonomi Indonesia serta pusat budaya dan diplomasi internasional.

Baca Juga  Teteskan Air Mata, Mahasiswa Palestine UM Surabaya Bacakan Puisi “Tanah Ini Milik Kami”
  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pementasan Soekarno Imam Al-Bukhari

    Tablo Soekarno dan Imam Al-Bukhari Laksana Hidup Kembali di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di Balai Budaya Surabaya, sejarah seakan bangkit dari tidur panjangnya. Kolaborasi seniman Indonesia dan Uzbekistan yang dipentaskan pada Jumat (27/6/2025), berhasil menghadirkan kembali momen bersejarah yang nyaris terlupakan. Kala itu perjalanan Presiden Soekarno ke Uzbekistan demi menziarahi makam Imam Al-Bukhari sebelum menerima undangan resmi Uni Soviet. Pementasan berdurasi satu jam ini tak sekadar […]

  • Zodiak yang jadi sahabat terbaik

    5 Zodiak yang Bisa Jadi Sahabat Terbaik Sepanjang Masa

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Memiliki sahabat sejati adalah anugerah terbesar dalam hidup. Sahabat adalah orang yang selalu ada di sisi kita, dalam suka maupun duka. Tapi, tahukah kamu bahwa zodiak seseorang bisa mengindikasikan seberapa baik mereka menjadi seorang sahabat? Yuk, simak 5 zodiak yang sering dianggap sebagai sahabat terbaik. 1. Libra Libra terkenal karena kemampuannya dalam […]

  • Oppo Watch X2

    Oppo Watch X2 Smartwatch Premium dengan Fitur ECG, Baterai Tahan Lama, dan Desain Titanium

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Oppo telah mengonfirmasi tanggal peluncuran untuk smartwatch flagship terbarunya, Oppo Watch X2, yang akan membawa fitur canggih dan desain yang lebih elegan. Bersama dengan peluncuran smartphone lipat Find N5, Oppo Watch X2 akan diperkenalkan pada 20 Februari. Jika Anda berada di pasar tertentu, smartwatch ini juga akan dijual sebagai OnePlus Watch 3, mengikuti […]

  • PKB Jalan

    Ketua Komisi A DPRD Jatim Dorong 30 Persen PKB untuk Perbaikan Jalan Desa

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansyah, S.Pd., mendorong Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) khusus tentang percepatan perbaikan jalan provinsi hingga ke desa. Ia mengusulkan anggaran perbaikan jalan diambilkan minimal 30 persen dari penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dialokasikan tetap untuk pembenahan infrastruktur jalan. “Selama ini […]

  • 20 tahun Lumpur Lapindo

    20 Tahun Lumpur Lapindo 232 Warga Masih Menunggu Hak Ganti Rugi, Wabup Mimik Sampaikan ini Progresnya

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dua dekade berlalu, luka korban lumpur Lapindo belum sembuh. Sebanyak 232 berkas ganti rugi masih menggantung. Forum Korban Lumpur Sidoarjo (FKLS) mencatat nilai kewajiban mencapai Rp 1,5 triliun. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, mengatakan baik terhadap warga korban lumpur yang belum selesai maupun kondisi tanggul lumpur, sedang berproses pengerjaannya. “Pemerintah pusat […]

  • Tanah Warisan

    Dituduh Jual Tanah Warisan, Sholipah Siap Tempuh Hukum

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Polemik dugaan jual beli tanah warisan di Desa Sidokepung, Buduran, kembali mengusik perhatian warga. Sholipah, ahli waris almarhumah Siti Aminah, menegaskan dirinya tidak pernah menandatangani surat pernyataan penjualan tanah kepada Waras atau Sukesih, sebagaimana tercantum dalam dokumen berperkara tertanggal 13 Maret 2006. Dalam surat itu, tertulis Sholipah melepas hak atas sebidang tanah […]

expand_less