Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Pendidikan » Simak Aturan Terbaru PPDB Surabaya 2024 Jalur Zonasi Dibagi Jadi Dua, Ini Perbedaannya

Simak Aturan Terbaru PPDB Surabaya 2024 Jalur Zonasi Dibagi Jadi Dua, Ini Perbedaannya

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id Aturan Terbaru PPDB Surabaya 2024 Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, akan menerapkan aturan terbaru dalam pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Jalur Zonasi di Kota Surabaya berbeda dengan tahun sebelumnya, dan akan diberlakukan dengan lebih proporsional sehingga bisa menjangkau semua wilayah kelurahan secara berkeadilan.

“PPDB sudah mulai diberlakukan tahun lalu. Untuk tahun ini lebih berkeadilan karena Jalur Zonasi dibagi lagi menjadi dua. Hal ini sudah diatur dalam Perwali PPDB Surabaya,” Ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati, Senin (25/3/2024).

Ajeng menyebut, bahwa saat ini semua petunjuk teknis tentang PPDB Surabaya 2024 sudah clear, aturan juga sudah masuk dalam Perwali. Salah satu yang terbaru dalam juknis itu adalah terkait Jalur zonasi yang dimodifikasi tanpa melanggar ketentuan pusat. Surabaya dalam pelaksanaan PPDB dimulai pada Bulan Mei 2024, nanti akan memberlakukan Jalur Zonasi dengan kuota lebih proporsional dan berkeadilan.

Untuk Jalur Zonasi ini, nantinya tidak mutlak berdasarkan jarak rumah semuanya, seperti aturan Zonasi pada tahun sebelumnya. Tapi akan ada kelurahan yang berjarak lebih jauh berkesempatan untuk berebut Jalur Zonasi yang proporsional. Pasalnya dalam aturan PPDB terbaru nanti Jalur Zonasi akan dibagi dua. Untuk Kuota 50 persen Jalur Zonasi akan terjadi dalam dua Zona, masing-masing 30 persen untuk Zona 1 dan 20 persen untuk Zona 2. Hal tersebut tidak seperti sebelumnya, kuota Zonasi 50 persen diperebutkan untuk semua calon peserta didik baru.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, bahwa Surabaya akan mencarikan cara dan teknis terbaik dalam pelaksanaan PPDB.

“Nanti Jalur Zonasi akan ada Zonasi 1 dan Zonasi 2,” terang Yusuf.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, PPDB Surabaya akan dimulai sekitar Bulan Mei Para lulusan TK akan berebut mencari Sekolah Dasar (SD) pilihan.

Baca Juga  Lewat Jalur SNBP 1.895 Calon Mahasiswa Baru di Terima UNAIR

Begitu juga lulusan SD berebut Sekolah Menengah Pertama (SMP) pilihan. Untuk sekolah negeri selalu banyak buru. Serta akan ada empat jalur dalam PPDB dengan kuota dan prosentase yang sudah ditetapkan Kemendikbud. Yakni Jalur Zonasi 50 persen, kemudian Jalur Prestasi 30 persen, jalur Afirmasi (inklusi dan kategori keluarga miskin atau pra miskin) 15 persen, terakhir Jalur Pindah Tugas Orang Tua 5 persen.

Kecuali Jalur Zonasi, tiga jalur lain calon peserta didik baru bebas memilih sekolah mana pun. Sebab tidak berdasarkan zona atau jarak. Selama mereka memenuhi kualifikasi bisa diterima di sekolah yang dituju.

Ajeng yang politisi Gerindra menyebut bahwa Jalur Zonasi selalu menjadi polemik setiap tahun. Sebab lokasi sekolah belum menyebar dan cendrung terpusat berlokasi di kecamatan tertentu.
Seperti di tengah kota Kecamatan Gubeng, terdapat lebih dari satu SMPN. Akibatnya jalur Zonasi ini menjadi perhatian serius tingkat kepala daerah.
Ajeng menuturkan bahwa Jalur Zonasi dengan melepas bebas kuota 50 persen dari pagu berpotensi menimbulkan polemik. Sebab semua calon peserta didik baru hanya adu jarak rumah dengan sekolah berdasarkan meteran.

“Kasihan yang lokasi rumahnya di kecamatan paling jauh dengan sekolah,” tutur Ajeng.
Sudah tepat jika Surabaya menerapkan Zonasi proporsional dengan membagi Jalur Zonasi menjadi Zona 1 dan Zona 1.

Detailnya, Zona 1 adalah pyur berdasarkan jarak rumah dengan sekolah. Tapi tidak untuk semua kelurahan. Tapi untuk kelurahan-kelurahan yang sudah ditetapkan sesuai rayon.
Misalnya Zona 1 hanya untuk 6 kelurahan di Kecamatan Gubeng. Mereka hanya berebut 30 persen kuota Jalur Zonasi.

Di luar enam kelurahan tersebut termasuk bisa jadi di luar kecamatan masuk Zona 2. Mereka yang berada di Zona 2 ini berebut kuota 20 persen dari Jalur Zonasi.

Baca Juga  Persiapkan SNBT Mulai Sekarang, Materi Wajib yang Harus Dipelajari Sebelum UTBK 2025!
  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SK PPPK Paruh Waktu Sidoarjo

    Akhirnya Nasib 3.862 PPPK Paruh Waktu Sidoarjo Dapat SK

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Nasib 3.862 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Sidoarjo, akhirnya mendapat kepastian. Ribuan pegawai yang selama ini berstatus non-ASN tersebut, resmi menerima SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu secara digital, dalam acara yang digelar di Parkir Timur GOR Delta Sidoarjo, pada Senin (17/11)2025). Hal itu sesuai pengumuman No. 800/2817/438.6.4/2025 […]

  • kebiasaan pakai smartphone picu anxiety

    6 Kebiasaan Pakai Smartphone yang Picu Anxiety, Hindari Sebelum Terlambat!

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Smartphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan pakai smartphone bisa memicu anxiety atau kecemasan? Menurut Tasha Bailey, psikoterapis asal London, kebiasaan seperti terlalu sering scrolling media sosial atau menghindari interaksi sosial lewat ponsel bisa menjadi tanda bahaya bagi kesehatan mental. Yuk, simak 6 kebiasaan pakai smartphone […]

  • Bank Emas

    OJK dan Antam Dukung Bank Emas Dampak Ekonomi Nasional dan Peluang Investasi Emas

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan pendirian Bank Emas pada 26 Februari 2025. Langkah strategis ini disambut positif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Antam Tbk. Kehadiran Bullion Bank dinilai sebagai terobosan untuk memaksimalkan potensi emas Indonesia sekaligus memperkuat ekonomi nasional. OJK: Bank Emas Berpotensi Tingkatkan Konsumsi Emas Ritel Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan […]

  • Inspektorat Surabaya Periksa kecamatan

    Wali Kota Surabaya Instruksikan Inspektorat Periksa Tiga Kecamatan Bermasalah

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan, pejabat birokrasi harus hadir di tengah persoalan warga, bukan sekadar menikmati fasilitas jabatan. Dalam arahannya saat melantik 57 pejabat, Eri menekankan fungsi utama pejabat merupakan melayani masyarakat. “Jabatan ini bukan untuk tidur nyenyak. Dedikasikan jiwa dan pikiran untuk warga Surabaya,” tegasnya. Penegasan itu muncul, setelah inspeksi […]

  • UU Lembaga Kepresidenan

    Prof Hufron Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Soroti Urgensi UU Lembaga Kepresidenan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah mengukuhkan dua guru besar baru dalam sidang senat terbuka yang digelar di Auditorium Graha Wiyata. Prof. Hufron, S.H., M.H. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara dan menyampaikan pandangan kritis mengenai sistem ketatanegaraan Indonesia. Dalam orasi ilmiah yang dibacakannya, ia menekankan kebutuhan mendesak atas pembentukan undang-undang […]

  • LIpatan kulit lebih gelap

    Kenapa Lipatan Kulit Lebih Gelap? Ternyata Ini Penyebab dan Solusinya!

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa lipatan kulit, seperti ketiak, leher, atau selangkangan, sering kali memiliki warna yang lebih gelap daripada area kulit lainnya? Fenomena ini cukup umum terjadi dan sering menimbulkan rasa tidak percaya diri. Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab utama kondisi ini, cara merawatnya, serta rekomendasi produk skincare yang aman […]

expand_less