Sidoarjo, Ruang.co.id – Bupati Sidoarjo, Subandi, memimpin percepatan perbaikan jalan rusak di ruas Kedungrejo-Wadungasri, Kecamatan Waru, secara serentak pada Jumat (6/2/2026), guna memastikan keamanan akses transportasi masyarakat sebelum memasuki momentum Lebaran.
“Perbaikan dilakukan sepenuhnya oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo,” tegas Subandi saat inspeksi mendadak di lapangan, untuk memastikan pengerjaan berjalan presisi sesuai standar.
Langkah ini menyasar 16 ruas jalan pada gelombang pertama yang tersebar di lima kecamatan, meliputi Sidoarjo, Buduran, Sedati, Gedangan, dan Waru. Pemerintah berkomitmen bekerja ekstra tanpa mengenal hari libur demi memberikan hak kenyamanan bagi pengguna jalan.
Kualitas material menjadi prioritas utama meski pengerjaan dilakukan di tengah tantangan musim hujan. Penggunaan aspal hotmix (campuran aspal panas yang tahan lama) dipilih untuk menjamin ketahanan struktur jalan dari beban kendaraan yang padat.
“Biar nanti kita tahu kualitas materialnya seperti apa, kegiatannya seperti apa. Di musim hujan minimal pembenahan aspal ini betul-betul bertahan cukup lama,” ujarnya lagi.
Selain perbaikan fisik, Pemkab Sidoarjo berencana membangun sistem drainase (saluran pembuangan air) secara masif hingga pada tahun 2027. Hal ini bertujuan memutus siklus kerusakan jalan yang kerap disebabkan oleh genangan air hujan yang meresap ke struktur aspal.
Kepala Dinas PUBMSDA, Muhammad Makhmud, menambahkan bahwa program ini akan bersinergi dengan Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Skema PIWK merupakan anggaran, yang dialokasikan khusus bagi kecamatan untuk menangani kerusakan jalan lingkungan secara mandiri dan cepat.
“Minggu kedua yang diperbaiki ada 15 ruas jalan, dan minggu ketiga ada 12 ruas jalan. Harapan kami kerjakan simultan ini juga diikuti oleh program kecamatan melalui PIWK,” kata Makhmud menjelaskan strategi percepatan tersebut.
Target besar telah ditetapkan, yakni seluruh lubang di jalan-jalan protokol Sidoarjo harus tuntas diperbaiki sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Komitmen ini menjadi angin segar bagi warga yang mendambakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman kecelakaan akibat jalan rusak.

