Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebuah pesan kuat tentang kepedulian sosial, disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, saat menghadiri kegiatan santunan anak yatim, yang digelar Majelis Ta’lim Qurrota A’yun, di Sun Hotel Sidoarjo, Sabtu (28/2/2026).
Di hadapan jamaah majelis taklim, dalam rilis Diskominfo Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana mengajak masyarakat memperkuat empati sosial, dengan lebih peduli terhadap warga di lingkungan sekitar yang membutuhkan perhatian. Kegiatan tersebut diisi buka bersama, doa bersama, serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.
“Kami akan terus peduli dengan rakyat Sidoarjo. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan,” kata Mimik.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membantu pemerintah menemukan warga yang belum tersentuh bantuan sosial. Informasi dari lingkungan sekitar, dinilai menjadi jalur cepat agar bantuan pemerintah dapat tepat sasaran.
“Apabila ada di sekitar panjenengan yang membutuhkan bantuan dari pemerintah, silakan disampaikan. Insyaallah kami siap membantu sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.
Momentum kegiatan itu, juga bertepatan dengan hari ulang tahun Wabup Mimik Idayana yang ke-55. Di hadapan jamaah, ia memohon doa agar diberi kesehatan serta kekuatan, dalam menjalankan amanah sebagai wakil kepala daerah.
“Saya mohon doa agar diberikan kesehatan dan kemampuan untuk terus mengabdi kepada masyarakat Sidoarjo,” ucapnya.
Secara regulasi, semangat kepedulian sosial yang disampaikan pemerintah daerah, sejalan dengan amanat Undang‑Undang Nomor 11 Tahun 2009, tentang Kesejahteraan Sosial.
Undang-undang tersebut menegaskan bahwa, kesejahteraan sosial merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, untuk membantu warga yang mengalami kerentanan sosial.
Melalui kegiatan keagamaan seperti majelis taklim—forum pengajian atau pembelajaran agama Islam—Pemkab berharap solidaritas sosial masyarakat terus tumbuh.
Dengan kepeduliannya yang kuat, kesejahteraan warga di Sidoarjo diharapkan dapat dirasakan lebih merata.

