Breaking News
light_mode
Minggu, 11 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Dibalik Relokasi PKL CFD Sidoarjo: Nasibnya Tak Jelas Antara Paksaan Opsi dan Sengkarut Tata Kelola Sampah

Dibalik Relokasi PKL CFD Sidoarjo: Nasibnya Tak Jelas Antara Paksaan Opsi dan Sengkarut Tata Kelola Sampah

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Sidoarjo resmi diliburkan selama Ramadhan 1447 H. Namun, pemindahan sekitar 1.200 Pedagang Kaki Lima (PKL) ke halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur menyisakan polemik tajam. Investigasi lapangan mengungkap, adanya tekanan dalam pengambilan keputusan serta koordinasi antar-dinas yang karut-marut.

Dalam rapat evaluasi terakhir yang dipimpin Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo pada Jumat (20/2/2026), para pedagang dihadapkan pada “pilihan sulit”.

Perwakilan dari enam kelompok PKL, termasuk Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia (Pedalindo) yang menaungi 502 pedagang PKL, mengaku hanya diberikan dua opsi: berjualan di halaman MPP atau tidak berjualan sama sekali.

Ketua Umum Pedalindo (Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia), Junius Bram mengatakan, pihaknya bertanggungjawab dengan 502 PKL binaannya, dan terpaksa memilih berjualan di MPP lantaran nasib perekonomian PKL selama Ramadhan hingga Lebaran  IdulFitri, katimbang memilih tidak berjualan sama sekali aras opsi pilihan ditiadakan kegiatan di MPP. Itu disampaikannya di kantor Pedalindo, pada Jumat (20/2/2026).

Amad Adi Subhan, Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkop dan UMKM Sidoarjo, membenarkan bahwa yang mengikuti rapat pada Jumat terakhir kemarin hanya diikuti dari pihak Pemkab, yaitu pihaknya, Dinas Perizinan, dan Satpol PP. Sedangkan perwakilan dari masing masing satu asosiasi PKL yakni Pedalindo dan 5 paguyuban PKL.

“Terkait kesepakatan tertulis tidak ada bapak. Pedagang yang di wakili oleh Pedalindo merasa keberatan, karena tempat tersebut jauh dari perkotaan dan atas pemindahan tersebut karena tidak ada kepastian di mana di tempat pasca lebaran nanti kurang,” ujar Amat, sapaan akrabnya.

Ketimpangan koordinasi terlihat jelas saat instansi kunci terutama seperti DLHK dan Dishub yang tak hadir dari rapat krusial tersebut. Akibatnya, persoalan teknis seperti kebersihan sampah di lokasi baru di MPP, belum menemui titik temu.

Vira, Kabid Pertamanan dan Kebersihan DLHK Sidoarjo, berdalih baru menerima undangan rapat pada siang hari setelah pertemuan usai. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang di halaman MPP karena wilayah tersebut di bawah manajemen MPP.

Lebih jauh, Vira mengungkap fakta mengejutkan bahwa selama tiga pekan pelaksanaan CFD di Alun-Alun sebelumnya, DLHK tidak menerima perintah dari Sekda untuk mengurus sampah di luar zona dalam Alun-Alun.

“Terkait CFD di zona Alun-Alun, kami dari DLHK mendapatkan mandat perintah dari pimpinan dan Sekda, untuk menangani sampah dan kebersihan di lingkungan dalam Alun-Alun. Untuk luar lingkungan Alun – alun, termasuk di jalan, sepenuhnya diserahkan pada PKL. Mohon kerjasamanya, kami hanya ingin tahu bersih setelah acara CFD selesai,” ujar tegas Vira kepada Ruang.co.id via call WA (WhatsApp), pada Jumat malam (20/2/2026).

Pihak DLHK saat pelaksanaan CFD telah menyiapkan tenaga petugas kebersihan sebanyak 14 orang ditambah mandor dan pengawas, hanya untuk menangani di dalam. Kawasan Alun-Alun, dan tidak bertanggungjawab dengan sampah kebersihan di luar Alun-Alun.

Ia bahkan mengaku balik mengeluh atas atas perilaku warga masyarakat pengunjung CFD di zona lingkungan dalam Alun-Alun, yang dilihatnya masih banyak membuang sampah sembarangan.

“Karna kan habit (kebiasaan) masyarakat itu buruk banget, tapi mereka kan yang tidak mau disalahkan, ya suda biarlah pemerintah yang disalahkan,” keluhnya.

Sengkarut ini kian memanas, setelah Pedalindo melayangkan protes keras terkait pungutan sampah sebesar Rp10.000 per pedagang untuk durasi 4 jam berjualan. Belum lagi muncul angka yang didapat dari sejumlah paguyuban PKL lain, yang bervariatif fantastis nominal pungutannya.

Bahkan, dalam pemberitaan klarifikasi DLHK pekan lalu, pungutan untuk kebersihan sampah yang mencuat angka sebesar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per PKL per hari itu berjualan, meski nominal itu ditepis tidak benar pada pekan lalu oleh Arif Mulyono, Plt. Kepala DLHK Sidoarjo, kepada sejumlah media peliput, dan pihaknya tidak tahu menahu soal pungutan tersebut.

Angka ini yang pasti bagi para PKL CFD yang tergabung dalam asosiasi dan paguyuban – paguyuban, dinilai sangat memberatkan, terlebih dikelola oleh pihak ketiga tanpa regulasi yang transparan.

Tak hanya para PKL binaan Pedalindo, Putin, Koordinator Paguyuban PKL Taman Abirama juga mengeluhkan keberatan pemberlakuan pungutan retribusi kebersihan sebesar Rp10 ribu per PKL hanya saat sekali berlangsungnya CFD. Apalagi mendengar kabar ada pungutannya hingga mencapai Rp25 ribu.

Ketua Umum Pedalindo, Junius Bram, menegaskan bahwa relokasi ke MPP hanyalah solusi sementara selama Ramadhan. Jika setelah Idul Fitri Pemkab tidak membuka kembali zona Alun-Alun, pihaknya bersikeras akan kembali ke zona awal di kawasan Ponti.

“Kami terutama dari Pedalindo, mempertanyakan mana visibility study sebelum pelaksanaan CFD. Semestinya Pemkab membuat Visibility Study-nya dan disosialisasikan kepada PKL. Jangan asal main gusur pindah lokasi saja, di mana Pemkab tidak memperhatikan nasib hajat hidup PKL mula dari zona Ponti sampai kami dikasih tempat di MPP,”tandas lugas Bram, sapaan akrabnya.

Baca Juga  Karut Marut Nasib PKL CFD Sidoarjo Songsong Ramadhan: Tempat Terkucil dan Retribusi Mahal

“Karena masih karut marut penataan PKL, kami juga sudah berkirim surat aduan kami ke parlemen. Kami meminta kepastian nasib dan kejelasan tata kelola sampah yang selama ini tumpang tindih,” tegas Bram.

Menanggapi gejolak ini, Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, memastikan akan memanggil dinas terkait dalam rapat dengar pendapat (hearing) pada Rabu (24/2/2026) mendatang untuk mengurai benang kusut tata kelola CFD Sidoarjo.

“Ya benar, kemarin ada surat permintaan hearing (dengar pendapat) dari Pedalindo. InsyaAllaah kita tindak lanjuti dan akan dilaksanakan Rabu depan,” ujar cak Nasik, sapaan akrab Abdillah Nasih.

Nasib PKL yang menempel di kegiatan CFD, sementara waktu ini berjualan di halaman MPP. Namun nasibnya usai lebaran masih tidak jelas. Pihak DLHK dan Dinkop UMKM Sidoarjo mengonfirmasikan “Masih menunggu instruksi dari Bupati lewat Sekda”. Lalu kemana nasib seribu lebih PKL ini berjualan selanjutnya yang dibolehkan Pemkab?.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Moana 2

    Film “Moana 2” Sudah Tayang di Bioskop! Petualangan Disney yang Dinanti

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film Moana 2 rilis di bioskop pada 27 November 2024. Sekuel ini melanjutkan kisah Moana dan Maui yang berpetualang ke lautan luas bersama kru pelaut baru. David Derrick Jr. sebagai sutradara film ini dan musik dari pencipta lagu pemenang Grammy, seperti Abigail Barlow, Emily Bear, Opetaia Foaʻi, dan Mark Mancina. Kolaborasi ini […]

  • bsi Pembiayaan Otomotif Capai Rp5,258 Triliun

    BSI Gaspol! Pembiayaan Otomotif Capai Rp5,258 Triliun di 2024

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali bikin gebrakan di dunia otomotif syariah! Lewat layanan BSI OTO, bank ini berhasil menyalurkan pembiayaan otomotif sebesar Rp5,258 triliun hingga November 2024. Angka ini melonjak hingga 33,8% secara tahunan (year on year/yoy). Menurut SEVP Consumer Product Solution BSI, Wawan Setiawan, pembiayaan ini sudah mencakup sekitar […]

  • arus balik Lebaran Tanjung Perak

    Arus Balik Lebaran 2025 di Tanjung Perak! Bambang Haryo Beberkan Kesiapan Kapal hingga Inovasi Cek-In Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), turun langsung ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Kamis (3/4/2025) untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025. Kunjungan ini tidak sekadar seremonial, melainkan evaluasi mendalam terhadap kesiapan infrastruktur, respons penumpang, dan inovasi teknologi yang diterapkan PT Dharma Lautan Utama (DLU). BHS memulai pantauannya dengan […]

  • Ipar Adalah Maut

    Film Ipar Adalah Maut, Adaptasi dari Kisah Nyata Penuh Emosi

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film berjudul Ipar Adalah Maut sudah tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 13 Juni 2024. Film Garapan Hanung Bramantyo ini sangat heboh sekarang karena dinilai sangat menguras emosi dan air mata penonton. Film yang diadaptasi dari kisah nyata seorang wanita bernama Nissa. Kisah yang dicurahkan melalui akun tiktok milik Eliza Sifaa menceritakan […]

  • Rencana Menu Buka Puasa Praktis dan Murah Selama 7 Hari

    Rencana Menu Buka Puasa Praktis dan Murah Selama 7 Hari, Lezat Tanpa Bikin Dompet Menangis!

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Mau Makan Apa Nanti?” – Pertanyaan Abadi Saat Ramadan. Selalu bingung menentukan menu buka puasa. Bulan Ramadan adalah momen penuh berkah, tapi juga momen penuh dilema setiap sore: “Buka puasa nanti makan apa ya?” Entah karena bosan dengan menu yang itu-itu saja, atau karena ingin sesuatu yang lezat tapi tetap hemat, memilih menu […]

  • Pelatihan literasi digital Dinas Kominfo

    Pelatihan Literasi Digital di Surabaya, Fokus Keamanan dan Etika Bermedia Sosial

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Surabaya, bekerja sama dengan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mengadakan workshop bertajuk “Keamanan dan Etika Digital” di Balai Literasi Digital (BLC) Kominfo, Jalan Jimerto, Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital masyarakat, khususnya anggota BLC Kominfo, dengan fokus pada aspek keamanan dan etika dalam […]

expand_less