Breaking News
light_mode
Sabtu, 10 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » ORI vs NICA: Drama Perebutan Kedaulatan di Setiap Lembar Uang Indonesia

ORI vs NICA: Drama Perebutan Kedaulatan di Setiap Lembar Uang Indonesia

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di tengah hiruk-pikuk revolusi fisik 1945, Indonesia tak hanya bertempur dengan senjata, tapi juga dengan kertas. Oeang Republik Indonesia (ORI) hadir sebagai senjata ekonomi melawan uang NICA Belanda dan Dai Nippon Jepang. Inilah kisah bagaimana secarik kertas menjadi bukti nyata kedaulatan bangsa yang baru lahir.

Kekacauan Moneter: Medan Pertempuran yang Terlupakan

Pasca-proklamasi, peredaran uang menjadi simbol kekuasaan yang saling tarik-menarik. Uang Jepang yang sudah tak bernilai bersaing dengan uang NICA yang dipaksakan Belanda. Menteri Keuangan A.A Maramis menyadari, tanpa mata uang sendiri, kemerdekaan hanyalah ilusi. Dekrit 2 Oktober 1945 menjadi pukulan telak terhadap otoritas keuangan kolonial, memutus rantai ketergantungan yang telah berabad-abad.

Percetakan Salemba: Markas Rahasia Pembuat Uang Revolusi

Di sebuah gedung tak mencolok di Salemba, Jakarta, sejarah keuangan Indonesia ditorehkan dengan mesin cetak tua. Percetakan Republik Indonesia bekerja siang-malam secara rahasia sejak Januari 1946. Desainnya sederhana—hanya tulisan “ORI” dan nominal—tapi maknanya luar biasa: inilah currency of revolution. Tantangannya berat: kertas langka, tinta terbatas, dan ancaman razia musuh.

Baca Juga: Parenting Styles Decoded 4 Pola Asuh yang Membentuk Masa Depan Anak

30 Oktober 1946: Hari Dimana Uang Indonesia Akhirnya Bernyanyi

Ketika ORI resmi beredar pada 30 Oktober 1946, rakyat dibuat bingung sekaligus bangga. Nilainya fluktuatif akibat inflasi, tapi semangatnya tak ternilai. Di pasar-pasar Jawa, pedagang mulai menolak uang NICA. Di Sumatera, ORI menjadi barang berharga yang diperjuangkan. Pemerintah gencar berkampanye dengan poster “ORI Uang Kita, Uang Merdeka!”—sebuah narasi patriotik yang menyatukan ekonomi dan nasionalisme.

Warisan ORI: Jejak Revolusi dalam Rupiah Modern

ORI mungkin hanya bertahan hingga 1949, tapi rohnya hidup dalam Rupiah. Nilai-nilai itu terlihat dari simbol Garuda Pancasila yang menggantikan cap ORI, atau frasa “Bank Indonesia” yang kini menjadi penjaga kedaulatan moneter. Setiap kali kita memegang uang kertas, ingatlah: ini bukan sekadar alat tukar, tapi senjata ekonomi yang pernah memenangkan pertempuran paling dahsyat—pertempuran mengukuhkan Indonesia di peta dunia.

Baca Juga  Cara Anak Menyukai Matematika dengan Mudah dan Menyenangkan

(Berbagai Sumber)

Baca Juga: Misteri Superposisi Kuantum: Ketika Elektron Menari di Dua Dunia Sekaligus
  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proliga 2025 memasuki babak Final Four. (Dok proliga 2025)

    Delapan Tim Lolos Final Four Proliga 2025

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kompetisi bola voli kasta tertinggi di Indonesia, Proliga 2025, semakin mendekati klimaks! Setelah melalui persaingan sengit di babak reguler, akhirnya delapan tim terbaik memastikan diri melaju ke Final Four. Jakarta Lavani Livin’ Transmedia dan Jakarta Popsivo Polwan berhasil mengunci posisi puncak masing-masing divisi, membuktikan kualitas dan dominasi mereka sepanjang musim. Tim Putri Jakarta […]

  • Penyebab Rambut BErcabang

    Awas! 5 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Rambut Bercabang Tanpa Kamu Sadar

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Rambut panjang yang sehat dan berkilau adalah impian banyak orang. Namun, apa jadinya jika ujung rambut malah bercabang seperti ranting kering? Bayangkan sudah susah payah merawat rambut dengan berbagai produk, tapi tetap saja ujungnya bercabang dan kusut. Fenomena ini bikin frustrasi dan sering kali berakhir dengan potongan rambut dadakan. Rambut bercabang bukan hanya […]

  • walikota surabaya eri cahyadi

    Pemkot Surabaya Tindak Tegas ASN yang Terlibat Judi Online

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya terus melakukan pencegahan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat dalam judi online. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Dinkominfo akan melakukan pemantauan terhadap ASN yang terlibat dalam judi online. Menurutnya, pemantauan dilakukan karena ASN adalah contoh bagi masyarakat. “Konsentrasi kita ke ASN sudah ada. […]

  • Event Catur King Knight Surabaya

    King Knight Bangkitkan Gelora Catur Surabaya Usai Raih Emas Porprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Prestasi gemilang tim catur Surabaya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 menjadi energi baru bagi King Knight Creative. Dengan torehan satu emas dan dua perunggu, komunitas ini tak berhenti berinovasi. Mereka kini fokus pada regenerasi, menyiapkan bibit-bibit muda melalui serangkaian event catur kreatif yang menjangkau semua kalangan. Senin, (22/7/2025). Hesnud Daulah, Ketua […]

  • Pemain AC milan bersiap menghadapi Bologna di Final Coppa Italia.(c) AP Photo/Luca Bruno

    AC Milan vs Bologna: Final Coppa Italia 2025 yang Jadi Penebusan Musim Penuh Gejolak

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id –  Final Coppa Italia 2024/2025 akhirnya tiba. AC Milan dan Bologna akan saling berhadapan di Stadio Olimpico, Roma, Kamis dini hari, 15 Mei 2025 pukul 02.00 WIB. Ini bukan cuma soal gelar—ini tentang kebangkitan, sejarah, dan penebusan musim. Milan terakhir kali mencicipi trofi ini 22 tahun lalu, pada 2003. Bologna? Lebih lama lagi—lima dekade […]

  • Timnas Indonesia U-17 Vs Yaman

    Timnas Indonesia U-17 Vs Yaman Tantangan Berat di Piala Asia U-17, Ini Strategi Nova Arianto!

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Euforia kemenangan atas Korea Selatan belum usai, tapi Timnas Indonesia U-17 sudah harus berhadapan dengan tantangan baru: Yaman. Laga kedua Grup C Piala Asia U-17 2025 ini digelar di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, dan menjadi penentu peluang lolos ke perempat final. Pelatih Nova Arianto tak mau anak asuhnya terlena. Yaman baru saja […]

expand_less