Geliat Catur Junior Jatim Kian Bergairah, King Knight Creative Hadirkan Cap Kapal Checkmate

Cap Kapal Checkmate
King Knight Creative bersama Garam Cap Kapal menggelar Cap Kapal Checkmate di BG Junction Mall Surabaya, diikuti 240 pecatur junior dari berbagai daerah. Turnamen catur cepat ini menjadi bukti meledaknya tren catur anak di Jawa Timur berkat sinergi teknologi dan dukungan orang tua. (Ist)
Mascim
Mascim
Print PDF

Ruang.co.id – Sebanyak 240 pecatur junior dari berbagai daerah di Jawa Timur dan luar provinsi mengikuti turnamen catur cepat Cap Kapal Checkmate yang digelar di BG Junction Mall Surabaya, Minggu (26/4/2026). Turnamen yang digagas King Knight Creative bersama sponsor utama Garam Cap Kapal ini menjadi magnet bagi atlet muda untuk mengasah mental bertanding pada kategori usia dini.

Ajang tersebut mempertandingkan delapan kategori usia ganjil, yakni U7, U9, U11, dan U13 untuk kelompok Putra maupun Putri. Seluruh peserta bertanding menggunakan sistem Swiss sebanyak lima hingga enam babak, bergantung pada jumlah peserta di tiap kategori.

Hesnud Daulah, M.Psikolog, selaku Ketua King Knight Creative, menegaskan bahwa kegiatan rutin ini dirancang untuk menstimulasi keberanian pecatur pemula. “Kami ingin anak-anak terbiasa tampil pada kategori seusianya sejak dini. Mental bertanding tidak bisa dibangun instan, harus melalui pengalaman kompetisi yang konsisten seperti ini,” ujarnya di sela pembukaan turnamen.

Menurut Hesnud, para juara dari masing-masing kategori akan dipertandingkan kembali pada babak Grand Final yang dijadwalkan berlangsung November 2026 mendatang. Puncaknya, jawara Grand Final berhak mendapatkan tiket ke turnamen FIDE Rated yang rencananya digelar pada Desember 2026. “Ini jalur pembinaan berjenjang yang kami siapkan. Dari turnamen lokal, naik ke grand final, lalu ke level internasional berating FIDE. Target kami mencetak atlet muda Jatim yang siap bersaing di panggung dunia,” tambahnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Founder King Knight Creative, mengamati lonjakan signifikan minat catur di kalangan anak-anak Jawa Timur. Ia menyebut kemudahan akses aplikasi catur daring seperti Chess.com menjadi pemicu utama perubahan citra olahraga ini. “Dulu catur dianggap permainan orang tua, sekarang anak SD dan usia dini sudah sangat familiar. Mereka bisa berlatih kapan saja lewat ponsel, berhadapan dengan lawan dari seluruh dunia. Ditambah konten kreator catur yang mengemasnya jadi seru, image-nya berubah total menjadi keren dan menantang,” jelasnya.

Baca Juga  Bidik Grandmaster Muda Surabaya Lewat Ajang Catur Penuh Strategi

Ia juga menyoroti peran krusial para orang tua yang membentuk ekosistem pendukung. Sinergi antara dukungan keluarga, kemudahan teknologi, dan maraknya turnamen junior membuat geliat catur di Jawa Timur kian bergairah. Hesnud pun menyampaikan pesan khusus kepada para wali atlet. “Saya selalu mengingatkan orang tua untuk terus mendukung putra-putrinya, tidak hanya saat menang. Kalah dan menang itu biasa dalam kompetisi. Yang terpenting anak-anak tetap semangat berlatih dan belajar,” tuturnya.

Pihak King Knight Creative berkoordinasi dengan pengurus catur setempat untuk memastikan kelancaran rangkaian turnamen hingga Desember nanti. Masyarakat diimbau dapat terus memantau informasi kegiatan catur junior berikutnya melalui kanal resmi penyelenggara.