Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Makin Mengeras Viral Tarif Parkir RSUD Notopuro Dikeluhkan Publik Sidoarjo, Ini Penjelasanya

Makin Mengeras Viral Tarif Parkir RSUD Notopuro Dikeluhkan Publik Sidoarjo, Ini Penjelasanya

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Keluarga pasien RSUD RT Notopuro, Dirga Anabil, warga Sidoarjo, mengeluhkan tarif retribusi parkir progresif di area rumah sakit, mencakup motor, mobil, dan kendaraan besar, bagi pengunjung layanan kesehatan, yang berlangsung penerapan sejak 2025, berujung sorotan hingga April 2026.

Dirga, satu dari sejumlah keluarga pasien RSUD Notopuro, sedikitnya 10 orang yang mengirim pesan singkat melalui WhatsApp (WA) jurnalis Ruang.co.id, yang mengeluh dengan tarif retribusi parkir, yang kini cukup viral diunggah di media sosial (medsos).

Pengunjung ini menyampaikan keluhan tarif rumah sakit tersebut, makin meningkat kepada pengelola, mencakup biaya dasar dan progresif. Penerapan tarif inilah yang memberatkan bagi keluarga pasien, terutama pendamping lama, mencapai kenaikan dua kali lipat.

Di lokasi areal parkir rumah sakit, papan tarif menampilkan angka resmi kepada pengguna, mencakup motor Rp3.000 mobil Rp5.000 kendaraan besar Rp6.000, bagi seluruh pengunjung, dalam durasi empat jam, meningkat seratus persen, diterapkan sistem progresif, di pintu masuk area parkir, sejak diberlakukan.

“Sebab kasihan bagi saudara atau orang tuanya yang sakit dirawat Inap, dengan biaya tarif parkir seperti itu, kan riwa riwi masuk RS untuk jaga Pasien dan lain – lain, sangat membebani mereka, apalagi bagi masyarakat ekonomi ke bawah,” keluh kesah Dirga kepada Ruang.co.id pada Senin (37/4/2026).

“Kami berharap pemerintah kabupaten memperhatikan keluhan ini, untuk segera menurunkan pemberlakuan tarifnya, dan warga yang lain juga mengeluh sama sampa viral di TikTok,” imbuh keluhnya.

Hal senada juga dialami MR, warga di lingkungan Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Dia parkir menginap di RSUD tersebut selama tiga hari, dikenakan tarif Rp 20.000. Sekalipun dengan perasaan dongkolnya dipendam, dia pun membayar tarif supaya bisa keluar dari areal parkir rumah sakit.

Baca Juga  Fatal! Seleksi Direksi PDAM Sidoarjo Disorot Tajam, Garuda Muda Delta Pertanyakan Sertifikat Kompetensi Peserta

“Ya mau gimana lagi, saya bayar. Soal kemahalan atau tidak, kami berharap dengan pemberitaan yang mengedepankan obyektifitas, dapat memberikan solusi yang terbaik bagi semua pihak,” harap MR kepada Ruang.co.id pada Senin (27/4/2026).

Regulasi daerah, menetapkan dasar hukum kepada pemerintah, mencakup Perda Nomor 4 Tahun 2025, bagi pengelolaan pajak dan retribusi, sebagai turunan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, berjalan menyesuaikan kebijakan nasional, di Kabupaten Sidoarjo, sejak disahkan.

Penggalan keluh kesah keluarga pasien menyampaikan pengalamannya tersebut, mencakup beban biaya parkir, bagi kondisi darurat, selama menunggu perawatan, meningkat seiring waktu, berujung keberatan langsung, di area parkir RSUD Notopuro, saat kunjungan berlangsung.

“Ini bukan tempat rekreasi. Kami datang karena kondisi darurat, tapi biaya parkir terasa bertambah seiring waktu,” ujar seorang keluarga pasien saat keluar dari gerbang lokasi parkir, menegaskan dampak langsung kebijakan tarif progresif, pada situasi layanan kesehatan mendesak.

Pengelolaan parkir dijelaskan sebagai sistem kepada publik, mencakup kemungkinan kerja sama pihak ketiga, bagi optimalisasi layanan, menghasilkan pendapatan daerah atau PAD, berjalan melalui skema kemitraan, di sektor layanan publik, dalam praktik umum pemerintah daerah.

Rizki Maulana Hadi, Kepala Subbagian Humas RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, menanggapi segala keluhan pengunjung rumah sakit. Kepada Ruang.co.id menjelaskan bahwa, penerapan tarif parkir progresif di lingkungan rumah sakitnya, merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025.

Dia menyebut bahwa mayoritas pasien RSUD Notopuro adalah pengguna BPJS, yang mencapai sekitar 90 persen. Hal ini menjadi pertimbangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara pelayanan publik dan pengelolaan fasilitas secara mandiri sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Tetapi kami tetap mengacu pada Perda nomor 4 tahun 2025. Semua terkait tarif yang kami terapkan ada pada Perda itu. Meski demikian, kami berterima kasih atas kritik dan masukannya dari warga pengunjung rumah sakit, untuk menjadi pertimbangan selanjutnya,” terang Rizki pada Senin (27/4/2026).

Baca Juga  Wabup Mimik Idayana Nyalakan Semangat Budaya dengan Dentuman Sound Horeg di Desa Semambung Sidoarjo

Meski demikian, Rizki mengakui masih terdapat kendala dalam aspek sosialisasi kebijakan, terutama terkait informasi tarif khusus bagi keluarga pasien. Pihak rumah sakit berkomitmen untuk meningkatkan penyebaran informasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

Ia menegaskan, kebijakan ini berada dalam posisi dilematis, antara tuntutan regulasi dan kebutuhan pelayanan. “Kami hanya menjalankan aturan yang ada,” ujarnya.

“Memang untuk penanganan parkir RS UD Notopuro kami kelola secara mandiri, tidak masuk Dishub, tapi kami kerjasamakan dengan pihak ketiga,” terangnya lagi.

Selain itu, kebijakan ini, menurutnya, tidak berdiri sendiri sebagai upaya profesionalisme pelayanan publik, melainkan lahir dari kebutuhan penataan area parkir yang selama ini kerap disalahgunakan.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, sekitar 30 persen kendaraan yang parkir di area rumah sakit, bukan berasal dari pasien atau keluarga pasien, melainkan kendaraan yang dititipkan berhari-hari.

Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan lahan parkir, terutama saat lonjakan kunjungan seperti hari raya, sehingga mengganggu kenyamanan pasien yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Dalam praktiknya, tarif dasar parkir tetap mengacu pada perda, yakni sekitar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Skema progresif diterapkan sebagai instrumen pengendalian durasi parkir.

Namun, Rizki menegaskan bahwa terdapat perlakuan khusus bagi keluarga pasien rawat inap. Mereka dapat memperoleh tarif khusus, melalui mekanisme pendataan menggunakan formulir resmi rumah sakit, dengan ketentuan satu kendaraan per pasien, baik roda dua maupun roda empat.

“Bagi setiap keluarga pasien yang rawat inap, bisa meminta form tarif khusus ke bagian loket parkir ata ke ruang scurity di bagian depan areal parkir. Atas masukannya, kami akan perjelas tambahan informasi penerapan tarif khusus untuk keluarga pasien yang rawat inap, pada papan pengumuman tarif retribusi parkir di beberapa titik yang sudah ada,” pungkas Rizki.

Baca Juga  Gara-gara Tower BTS, Lahan Desa 'Dibajak' 11 Tahun: Pelanggaran Aturan Terbongkar!

Terkait penerapan tarif retribusi parkir secara progresif di titik – titik pelayanan publik milik pemerintah, memang tidak sedikit yang mengeluhkannya dengan istilah umum

“Biaya parkir mahal dan terkesan mementingkan aspek bisnisnya semata”, sekalipun dengan alih – Alih dari pihak pemerintah untuk mendongkrak Pendapatan Asli Delaerah (PAD)-nya.

Hal demikian, kata MR warga yang mengeluh, dapat menjadi pertimbangan parlemen sebagai wakil rakyat dan pengawas kebijakan publik, untuk dilakukan pengkajian.

Sekalipun dalam Perda No. 4 tahun 2025 tersebut menerangkan retribusi progresif dapat diberlakukan di tempat pelayanan kesehatan dan pusat perbelanjaan.

Harapannya, para dewan pengawas kebijakan publik, dapat memberikan masukan atas kepatutan dan kepantasan di tempat layanan kesehatan masyarakat, perlu dan tidaknya diterapkan tarif progresif.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Guru PPG untuk Sekolah Rakyat

    Guru PPG Jadi Jembatan Pendidikan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Program Sekolah Rakyat, gebrahan pemerintah Juli mendatang, punya misi besar: menghadirkan pendidikan berkualitas di daerah yang kesulitan guru. Nah, siapa pahlawan pendidikannya? Ternyata, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bakal menjadi ujung tombak! Dirjen GTK Kemendikbud, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa seleksi guru untuk program ini sangat ketat dan berfokus pada lulusan PPG yang sudah […]

  • Lirik Lagu Jennie Blackpink berjudulMantra

    Lirik dan Makna Lagu “Mantra”: Debut Pertama Jennie BLACKPINK Bersama Agensi Terbarunya

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Jennie BLACKPINK kembali dengan pesona baru! Debut solo perdananya di bawah agensi baru, ODDATELIER, dengan single ‘Mantra’ siap memukau dunia. Lagu ini adalah sebuah mantra kepercayaan diri yang akan membuatmu terhipnotis Lagu “Mantra” adalah sebuah himne untuk kepercayaan diri dan kekuatan perempuan. Jennie melalui lagu ini ingin menginspirasi para pendengar, terutama perempuan, […]

  • Curanmor Surabaya polsek simokerto

    Tendangan Polisi Gagalkan Aksi Curanmor di Surabaya: Dua Pelaku Tak Berkutik!

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Aksi pencurian motor (curanmor) yang viral di media sosial baru-baru ini berhasil digagalkan oleh Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Simokerto Surabaya. Dalam kejadian yang berlangsung pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 12.10 WIB, polisi yang sedang melakukan patroli di kawasan Jalan Gembong Gang IV tersebut menindak tegas dua pria yang diduga kuat hendak mencuri […]

  • Ekonomi Tanggulangin

    Semarak Tanggulangin Fair 2026: Wabup Mimik Idayana Riding Bareng Komunitas Otomotif Bangkitkan UMKM

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Wakil Bupati Mimik Idayana memimpin konvoi otomotif legendaris, menyapu jalanan Sidoarjo menuju Pasar Wisata Tanggulangin guna menutup resmi Tanggulangin Fair 2026, menyentuh hati para perajin UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro), Minggu (8/2/2026). Aksi ini menjadi simbol perlawanan terhadap kelesuan ekonomi pasca-pandemi dan tantangan pasar global. Dengan menggandeng komunitas Volkswagen (VW) dan […]

  • Zulkifli Hasan stop impor beras

    Menko Pangan Janji Stop Impor Beras, Petani Indonesia Dapat Angin Segar

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan kembali memberikan harapan besar bagi petani Indonesia. Dalam kunjungannya ke Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (7/1/2025), ia menyampaikan komitmen pemerintah untuk menghentikan impor beras tahun ini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam pertemuan tersebut, Zulkifli […]

  • Konser Amal Gempa NTT

    Konser Amal Happy Asmara di Sidoarjo Raup Ratusan Juta untuk Gempa NTT

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sabtu malam Minggu (22/8/2026), ribuan warga Sidoarjo tumpah ruah memadati hamparan lapang dengan sebuah panggung berukuran besar, di Mal Pelayanan Publik (MPP), di kawasan jalan lingkar timur. Di balik kilauan lampu panggung dan irama musik, yang membakar semangat warga di MPP Sidoarjo ini, ada denyut empati dan menggugah simpati yang bergetar dahsyat. Malam […]

expand_less