Menko Pangan Zulhas Guyur Sembako Ratusan Ojol Surabaya Guna Pertebal Dompet Rakyat Surabaya

Menko Pangan Ojol
Menko Pangan Zulkifli Hasan bagikan 600 paket sembako bagi ojol di Surabaya guna perkuat ketahanan pangan rakyat kecil. Foto: Istimewa
Ruang Nurudin
Ruang Nurudin
Print PDF

Surabaya, Ruang.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, membagikan langsung 600 paket sembako, kepada pengemudi ojek online (ojol) pengemudi gojek dan motor grab, di Gedung Graha Sativa, Surabaya, Selasa (27/1/2026). Langkah taktis ini bertujuan memperkuat jaring pengaman sosial dan menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok awal tahun.

“Bapak Presiden Prabowo memerintahkan kami untuk hadir disini memastikan para pejuang jalanan tetap tangguh karena pemerintah menjamin stok pangan nasional melimpah dan harga harus terjangkau rakyat kecil,” ujar Menko Pangan Zulkifli Hasan dalam doorstop awak media Pers, dan saat menyapa ratusan pengemudi ojol yang memadati lokasi acara di Kantor Wilayah BULOG Jawa Timur tersebut.

Pemilihan pengemudi ojek online sebagai penerima manfaat didasari pada peran mereka sebagai indikator ekonomi riil yang paling rentan terhadap kenaikan biaya operasional.

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kemasan 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir, dan sebungkus tepung terigu kemasan. Komoditas ini dipilih karena sering mengalami volatilitas atau perubahan harga yang tajam di pasar.

Berdasarkan data regulasi Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbanas) Nomor 7 Tahun 2023, pemerintah mewajibkan penyaluran beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Kehadiran Menko Pangan, atau yang akrab disapa Zulhas, di Surabaya juga menjadi sinyal bahwa Jawa Timur tetap menjadi tulang punggung lumbung pangan nasional yang menyuplai kebutuhan wilayah Indonesia Timur.

“Stok beras kita di BULOG untuk Ramadhan aman dan saat ini mencapai jutaan ton, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Kami memastikan harga jual ke konsumen tetap stabil. Fokus kita adalah memastikan distribusi lancar agar tidak ada oknum yang bermain harga di lapangan,” tegas Zulhas dalam sesi wawancara.

Baca Juga  Polri Pimpin Tanam Jagung Kuartal III Serempak 2025, DPRD dan Bupati Sidoarjo Siap Sidak Pupuk Mahal dan Langka

Kepala BULOG Kanwil Jatim, Langgeng Wisnu Adibugroho turut mengonfirmasi, bahwa kesiapan stok untuk wilayah Jawa Timur sangat mencukupi hingga memasuki masa Ramadan 2026 dan untuk 14 bulan ke depan.

“Untuk stok bulan Ramdhan kami sangat siap aman, Untuk stok BULOG Jawa Timur 796 ribu ton, dan siap untuk stok 14 bulan ke depan,” ujar Langgeng.

Sinergi antara kementerian dan instansi logistik ini, diharapkan mampu menekan angka inflasi pangan yang sering kali meningkat pada kuartal pertama tahun berjalan.

Selain bantuan fisik, agenda ini juga menjadi momentum sosialisasi program “Beras Satu Harga” yang dicanangkan pemerintah mulai 2026. Program ini bertujuan menyamakan harga eceran beras medium di seluruh wilayah Indonesia melalui subsidi ongkos angkut yang dikelola oleh negara.

Bagi para pengemudi ojol, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi nyata terhadap peran mereka sebagai ujung tombak distribusi logistik perkotaan.

Budi Susanto, pengemudi Gojek asal Sidoarjo penerima bantuan paket sembako gratis ini, mengaku berterima kasih pada pemerintah, untuk meringankan beban biaya kebutuhan hidup keluarga.

“Tentu sangat senang, sembako gratis ini untuk kebutuhan sehari – hari keluarga, disaat persaingan banyaknya jumlah sesama pengemudi dan aplikasi ojol,” ujar Budi.

Dengan Hari Jaminan (ketersediaan) Ketahanan Pangan (HAJATAN) yang stabil di Jatim, pemerintah optimis kesejahteraan masyarakat kelas bawah tetap terjaga, di tengah upaya menuju swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.