Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pemerintah » Belum Serahkan PSU, 20 Pengembang di Black List dan Ditahan Semua Perizinannya

Belum Serahkan PSU, 20 Pengembang di Black List dan Ditahan Semua Perizinannya

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sebanyak 20 pengembang di Kota Surabaya akhirnya diberikan sanksi administratif berupa pencantuman ke dalam daftar hitam atau black list oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pasalnya, 20 pengembang itu belum menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) kepada pemkot.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan Pemkot Surabaya melalui Keputusan Wali Kota nomor 100.3.3/6828/436.7.4/2024 secara resmi mem-black list 20 pengembang karena melanggar kewajiban penyerahan PSU.

“Sebelum dikenakan black list, pemkot sudah melakukan berbagai upaya kepada pengembang itu, mulai dari penagihan, teguran, dan sanksi administratif berupa peringatan, penundaan perizinan, dan pengumuman di media massa,” kata Lilik di ruang kerjanya, Kamis (18/4/2024).

Menurutnya, jenis sanksi administratif itu sudah diatur dalam Pasal 22 Perda nomor 7 tahun 2010 dan Pasal 21 Perwali nomor 131 tahun 2023. Dalam regulasi itu, terdapat saksi administratif kepada pengembang yang tidak menyediakan dan menyerahkan PSU. Jenis sanksi itu berupa peringatan tertulis, penundaan pemberian persetujuan dokumen dan/atau perizinan, denda administrasi sebesar Rp 50 juta, pengumuman kepada media massa, dan terakhir dimasukkan ke dalam daftar hitam atau black list.

“Nah, semua sanksi administratif itu sudah kami lakukan, dan terakhir ini kami black list. Sampai dengan hari ini ada sebanyak 20 pengembang yang kami black list,” kata dia.

Lilik menegaskan bahwa 20 pengembang yang di-black list itu akan berkurang jika pengembang itu sudah punya etikad baik untuk menyerahkan PSU-nya. Artinya, ketika mereka sudah berusaha mengumpulkan persyaratan untuk penyerahan PSU-nya itu, maka bisa dicabut black listnya.

“Jadi, jumlah ini bisa naik turun karena kadang sudah ada pengembang yang mau menyerahkan PSU-nya. Apalagi kami terus melakukan pendekatan supaya mereka segera mematuhi kewajibannya dengan menyerahkan PSU-nya,” katanya.

Baca Juga  DPRD Jatim Soroti Misi Dagang Ke Luar Negeri Harus Dikaji

Ia juga menjelaskan bahwa dengan di-black list ini, maka sebenarnya pemkot membatasi ruang gerak dan ruang kerja seseorang maupun perusahaan itu karena mereka dengan sengaja tidak melaksanakan kewajibannya, sehingga ruang gerak mereka terhadap bidang usahanya itu tidak akan mendapatkan pelayanan seperti biasanya. “Jadi, kalau masuk ke dalam black list, seluruh perizinan di Pemkot Surabaya tidak akan dilayani,” tegasnya.

Selain itu, ketika pengembang itu sudah di-black list, maka bisa dilanjutkan dengan proses penyerahan secara sepihak oleh pihak-pihak yang berhak memanfaatkan, yaitu masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi. Ia mencontohkan pengembang yang sudah tidak ada kabarnya atau bahkan sudah pailit, tentunya pengembang yang seperti ini akan kena black list, sehingga ketika sudah di-black list, maka masyarakat yang tinggal di perumahan itu bisa menyerahkan langsung kepada Pemkot Surabaya. “Banyak ternyata yang seperti ini, tiba-tiba ditinggal begitu saja sama pengembang,” ujarnya.

Lilik juga menjelaskan alasan kenapa Pemkot Surabaya sangat tegas dalam penertiban PSU ini. Pertama, karena memang persoalan PSU ini ada pengawasan langsung dari KPK melalui MCP KPK. Kedua, karena memang penyerahan PSU itu sangat penting, apabila tidak segera diserahkan kepada pemerintah, dikhawatirkan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang hanya menguntung kelompok tertentu dan ini sangat membahayakan dan merugikan negara.

“Makanya, penyerahan PSU itu diwajibkan oleh Pemkot Surabaya untuk segera diserahkan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terjadi hal-hal yang merugikan negara dan merugikan Pemkot Surabaya,” tegasnya.

Hingga saat ini, Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong para pengembang segera menyerahkan PSU-nya. Di Surabaya, saat ini ada sebanyak 132 pengembang dan ada sebanyak 255 perumahan. “Yang sudah menyerahkan PSU-nya ada sebanyak 230 perumahan sampai bulan Maret. Jadi, sisa 25 perumahan dan insyaallah akan tuntas tahun ini,” pungkasnya. (*)

Baca Juga  Menteri ATR/Kepala BPN Dampingi Presiden Joko Widodo Serahkan 10.323 Sertipikat Tanah di Banyuwangi
  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konferensi Pers Pengumuman SNBP 2024

    Lewat Jalur SNBP 1.895 Calon Mahasiswa Baru di Terima UNAIR

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id- Lewat Jalur SNBP proses seleksi telah memasuki babak akhir. 1.895 Calon Mahasiswa Baru di Terima Universitas Airlangga Surabaya pada Pengumuman SNBP 2024 (26/3/2024). Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak menyampaikan bahwa seleksi nasional kali ini UNAIR menerima 20 persen dari keseluruhan daya tampung UNAIR. Menjadi perguruan tinggi dengan peringkat 345 dunia, berhasil […]

  • Yayasan D'Mart dan Jo Panda Bahas Film Difabel

    Merajut Asa di Balik Lensa, Yayasan D’Mart Tithiek Tenger dan Jo Panda Garap Film Perjuangan Difabel

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Syarif Wajabae
    • 0Komentar

    Malang, Ruang.co.id – Yayasan D’Mart Tithiek Tenger bersama tim kreatif YouTuber Jo Panda menginisiasi proyek film bertema kehidupan penyandang disabilitas. Langkah kolaboratif ini ditandai dengan pertemuan perkenalan yang berlangsung di Lobby Lantai 1 Gedung DPRD Kota Malang pada Kamis (16/7). Proyek film tersebut dirancang untuk mengangkat semangat dan potensi difabel agar dapat menginspirasi publik secara […]

  • minum air es sebabkan gemuk

    Mitos atau Fakta: Minum Air Es Bikin Gemuk? Ini Jawaban yang Bikin Kamu Tercengang!

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa di sini yang pernah dengar larangan dari orang tua atau teman soal minum air es? Katanya, minuman dingin bisa bikin berat badan naik. Padahal, di tengah teriknya cuaca, segelas air es itu rasanya seperti penyelamat hidup. Tapi, apa benar minum air es bikin gemuk? Atau ini cuma mitos yang udah turun-temurun? […]

  • Hadiah Kambing Solek

    Semarak Lomba 17 Agustus Warga Desa Cangkring Hadiah Utama Kambing Solek

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sorak sorai warga RT 7 RW 2 pecah saat hadiah utama lomba diumumkan, yakni seekor kambing dihias. Kemeriahan HUT RI ke-81 tahun kali ini terasa ada yang sedikit berbeda. Jalan sehat, senam, hingga ruwatan malam 17 Agustus menjadi rangkaian penuh makna. Imam Syafi’i, Ketua RT 07, melepas peserta dengan semangat. “Merdeka! Mari […]

  • Gregorius Ronald Tannur

    Hakim PN Surabaya, Bebaskan Gregorius Ronald Tannur Dari Dakwaan Pembunuhan

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co,id – Gregorius Ronald Tannur terdakwa Pembunuhan jalani sidang putusan vonis di Pengadilan Negeri ( PN) Surabaya ruang Cakra Rabu (24/7/2024). JPU Much Muzaki dari Kejari Surabaya menghadirkan terdakwa Gregorius Ronald Tannur di persidangan. Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik membebaskan Gregorius Ronald Tannur, anak dari Edward Tannur, eks anggota DPR RI, dari dakwaan pembunuhan […]

  • Pakar Gizi IPB Prof Rizal Martua Damanik

    Pakar Gizi IPB: Makan Bergizi Gratis Solusi Atasi Anemia di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Makan bergizi gratis dapat menjadi solusi efektif dalam menurunkan prevalensi anemia atau kekurangan darah merah di kalangan siswa. Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Rizal Martua Damanik, saat menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti isu siswa yang belum sarapan sebelum […]

expand_less