Breaking News
light_mode
Rabu, 26 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Meski Sudah Klarifikasi, Bukber Mewah Sidoarjo Masih Marak Kritik Tajam Netizen dan Cek Fakta Kejanggalan Alibinya

Meski Sudah Klarifikasi, Bukber Mewah Sidoarjo Masih Marak Kritik Tajam Netizen dan Cek Fakta Kejanggalan Alibinya

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – perkembangan kejadian Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Fenny Apridawati, menghadiri acara buka bersama bersama kepala OPD dan camat, masih marak dan viral obrolan dan kritik tajam di medsos.

Dalam cuplikan unggahan dokumentasi video yang menyebar di Medsos sejak dua minggu lalu, acara itu berlangsung di Mahabarata Palace, Surabaya, pada Jumat, 6 Maret 2026. Lokasi berada di luar wilayah administratif Sidoarjo, memunculkan perhatian karena melibatkan pejabat aktif dalam satu forum bersama.

Kegiatan tersebut menampilkan dua agenda, yaitu buka bersama dan rapat koordinasi. Agenda rapat membahas percepatan perbaikan jalan serta distribusi beras SPHP, yaitu Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, program pemerintah untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok.

Kritik publik muncul di media sosial, menyoroti kesenjangan antara suasana acara dengan kondisi jalan rusak dan tekanan ekonomi masyarakat.

Lokasi kegiatan di luar daerah, juga dinilai tidak memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal dan tidak memberikan feedback pendapatan daerah Kab. Sidoarjo.

Sementara banyak pihak menilai, di lingkungan pemerintahan Kab. Sidoarjo, kini tengah dilakukan berbagai pemotongan anggaran.

Komentar publik beragam dan terekam dalam unggahan video itu. Salah satu akun menulis, “yakin tidak pakai APBD? bukanya bukber sekaligus rapat ya,” sementara akun lain menyatakan, “gak punya empati dgn Masy yg skrg lg susah…..”.

Beberapa hari kemarin, Fenny Apridawati telah menanggapi dan menyampaikan klarifikasi terbuka. Ia menyatakan, “Saya meminta maaf atas kegaduhan ini, kegiatan tersebut tidak menggunakan APBD dan murni dana pribadi peserta.”

Ia juga menambahkan, “Kegiatan itu bagian koordinasi strategis di luar jam kerja untuk percepatan program daerah, termasuk perbaikan jalan dan distribusi pangan,” serta menegaskan dukungan pada produk UKM melalui busana yang dikenakan.

Baca Juga  Sekda Sidoarjo Diduga Tabrak Aturan Pusat Terkait Undangan Shalat Id

Bupati Sidoarjo, Subandi, di pemberitaan sejumlah media memberikan teguran lisan kepada Sekda. Ia menyatakan, “Saya mengingatkan pentingnya sensitivitas sosial pejabat dalam setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan persepsi publik.”

Wakil Bupati, Mimik Idayana, juga merespons dengan mengirim surat resmi terkait penguatan etika ASN. Surat tersebut menekankan, pentingnya batas antara kegiatan pribadi dan kedinasan, agar tidak menimbulkan multi tafsir publik yang beragam.

Harta kekayaan Fenny Apridawati juga kini mulai disentil Netijen. Data LHKPN menunjukkan total kekayaan Fenny per 31 Desember 2024 sebesar Rp6,5 miliar. Komposisi meliputi aset tanah dan bangunan, kendaraan, serta kas, yang dilaporkan melalui sistem pelaporan resmi pejabat negara.

Kasus buka bersama (bukber) mewah Sekda bersama jajaran pimpinan OPD Sidoarjo, di Graha Unesa Surabaya (6 Maret 2026), masih memicu kontroversi serius. Berikut cek fakta dari lima poin penting alibi – alibi tersebut.
1. Kejanggalan Anggaran
Sekda mengklaim acara tersebut menggunakan dana pribadi. Namun, fakta bahwa acara tersebut disisipi agenda Rapat Koordinasi (Rakor) resmi, terkait infrastruktur dan pangan, memicu tanda tanya.
Secara administrasi, Rakor pejabat eselon, biasanya menggunakan pos anggaran “Belanja Rapat” di APBD. Klaim dana pribadi dinilai publik sebagai upaya menghindari audit, atau menutupi penggunaan SPPD/kuitansi dinas.
2. Cek Fakta Busana Saree
Klaim bahwa kostum ala India tersebut merupakan produk UKM Sidoarjo, diragukan secara teknis. Saree bukan produk khas lokal seperti Batik Jetis. Diduga, kemungkinan hanya jasa penjahitan, atau modifikasi yang dilakukan di Sidoarjo, sementara material kainnya kemungkinan besar impor. Narasi UKM ini dianggap sebagai “perisai” untuk meredam kritik gaya hura-hura.
3. Alasan Promosi Gedung
Bupati Subandi sempat menyebut di pemberitaan sebelumnya, kehadiran Sekda untuk mempromosikan gedung Unesa. Namun, fakta dan konfirmasi pengelola menunjukkan, Mahabarata Palace merupakan gedung premium dengan okupansi tinggi di Surabaya. Alasan promosi gedung di luar wilayah Sidoarjo oleh pejabat setempat, dinilai sangat lemah dan tidak relevan dengan tupoksi Sekda.
4. Dinamika Internal Pemkab
Langkah Wakil Bupati Mimik Idayana mengirim surat resmi, terkait etika ASN kepada Sekda mengungkap adanya disharmoni politik. Muncul faksi di internal ASN; sebagian mendukung ketegasan Wabup, sementara respons Sekda masih sebatas permohonan maaf di media sosial tanpa jawaban administratif formal.
5. Kewajaran LHKPN yang diungkap
Kekayaan Sekda sebesar Rp6,5 miliar secara administratif dianggap wajar, untuk masa kerja puluhan tahun. Namun, masalah utamanya adalah krisis sensitivitas. Gaya hidup mewah yang dipamerkan dianggap melukai perasaan masyarakat, di tengah kondisi infrastruktur jalan Sidoarjo yang sedang rusak parah.

Baca Juga  Sekda Sidoarjo Diduga Tabrak Aturan Pusat Terkait Undangan Shalat Id

Secara regulasi, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, mengatur prinsip profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas ASN. Surat Edaran MenPAN-RB Nomor 13 Tahun 2014, juga menekankan pola hidup sederhana bagi aparatur.

Penggunaan anggaran kegiatan rapat, umumnya diatur dalam nomenklatur belanja daerah. Kegiatan resmi seperti rapat koordinasi biasanya tercatat dalam RKA OPD, sebagai belanja rapat atau konsumsi kegiatan, sesuai mekanisme APBD.

Hingga kini, belum ada langkah audit resmi, yang menyatakan pelanggaran penggunaan anggaran. Pemerintah daerah menyatakan pengawasan dilakukan secara internal, melalui mekanisme pembinaan ASN dan evaluasi etika jabatan.

Kasus ini berkembang sejak 6 Maret 2026 dan memasuki tahap klarifikasi serta pengawasan hingga pertengahan Maret 2026, seiring meningkatnya perhatian publik dan respons administratif dari pimpinan daerah.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengap Prioritaskan Perbaikan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda, Dengar Aspirasi Mahasiswa Tabanan

    Sengap Prioritaskan Perbaikan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda, Dengar Aspirasi Mahasiswa Tabanan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    BALI, Ruang.co.id– Calon Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Ardika (Jro Sengap), bertemu mahasiswa Tabanan untuk membahas infrastruktur. Diskusi tersebut difokuskan pada kondisi memprihatinkan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda di Kecamatan Pupuan yang selama dua periode pemerintahan sebelumnya terabaikan. Mahasiswa menyoroti jalan tersebut sebagai jalur vital ekonomi, pendidikan, dan pariwisata, namun kondisinya yang rusak parah meningkatkan biaya transportasi dan […]

  • penurunan penumpang Stasiun Pasar Turi

    Dampak Perbaikan Rel KA di Grobogan: Stasiun Pasar Turi Surabaya Alami Penurunan Penumpang, Namun Layanan Tetap Stabil

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Puncak libur panjang dan cuti bersama Imlek 2025 membawa sejumlah tantangan bagi layanan kereta api, terutama di Stasiun Pasar Turi Surabaya. Meskipun terjadi penurunan jumlah penumpang hingga 30 persen akibat perbaikan rel KA di Grobogan, Jawa Tengah, pihak stasiun memastikan bahwa layanan tetap berjalan dengan baik dan stabil. Rabu, (19/01) 2025. Pada puncak […]

  • Kemenhub siapkan 404 pesawat

    Kemenhub Siapkan 404 Pesawat untuk Mudik Lebaran 2025, Antisipasi Lonjakan 12% Penumpang

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan 404 armada pesawat untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mencapai 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyampaikan hal ini pada Rabu (19/3/2025). Lonjakan Penumpang Lebaran 2025: […]

  • bantuan hukum gratis

    Membuka Pintu Keadilan, Bantuan Hukum Gratis untuk Masyarakat Miskin

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan hak masyarakat miskin dalam memperoleh akses hukum. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, Haris Sukamto, menegaskan pentingnya kemudahan bagi masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan hukum melalui Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang telah terakreditasi. Haris menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan hangat […]

  • Direktorat Reserse Narkoba polda jatim

    2 TSK DPO Jaringan Internasional Fredy Pratama Diamankan Polda Jatim

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – DPO Internasional Jaringan Fredy Pratama (FP) dibekuk Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur, dan langsung menggelar Konfrensi pers yang langsung dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto. Dalam pengungkapan tersebut, barang bukti yang disita sebanyak 84 kg sabu dan 2.100 butir extacy. Selain itu dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap […]

  • Perawatan Kulit Wajah pada Pria

    Perawatan Pria untuk Kulit Wajah Alami agar Tetap Segar dan Terhidrasi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah nggak sih kamu merasa kalau perawatan wajah itu seperti “wilayah terlarang” untuk pria? Padahal, punya kulit wajah yang sehat dan segar itu nggak kenal gender, lho! Siapa bilang pria nggak boleh punya ritual perawatan wajah sendiri? Nah, buat kamu yang masih ragu atau baru mau mulai, yuk kita bahas cara perawatan wajah […]

expand_less