Breaking News
light_mode
Sabtu, 24 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Jalan Gajah Mada Sidoarjo Menuju Senja Sejarah Perdagangan Legendaris Kini Pusat Kuliner Sepi

Jalan Gajah Mada Sidoarjo Menuju Senja Sejarah Perdagangan Legendaris Kini Pusat Kuliner Sepi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Jalan Gajah Mada Sidoarjo, pernah menjadi koridor perdagangan paling ramai sejak masa kolonial Belanda hingga di bawah tahun 2000. Kini, kawasan legendaris itu perlahan kehilangan denyut ekonominya.

Pedagang lama, mengungkapkan, dulu pembeli selalu ramai, sekarang hanya lewat begitu saja. Omzetnya rata – rata turun drastis sejak pusat belanja modern muncul, terlebih sejak Pandemi COVID-19.

Bangunan bersejarah sejumlah toko di deretan raya Gajah Mada, masih berdiri kokoh. Pemiliknya bertahan menjaga warisan keluarga. Namun generasi muda jarang berkunjung.

Relokasi PKL ke Sentra Kuliner Gajah Mada pada 7 tahun silam, awalnya sempat memberi harapan.

Tetapi setelah Pandemi para pedagangnya bayak yang mengeluh sepi pembeli, dan sebagian mencoba bertahan berjualan apa adanya, dan sebagian lagi hengkang entah pindah berjualan kemana?.

Eni (45) pedagang warkop Sentra Kuliner Gajah Mada lantai dasar, tetap bertahan buka meski pengunjung berkurang. Ia mengaku omzet harian kini terkadang hanya sekitar Rp200 ribu.

“Kalau ramai bisa lebih kalau sebelum Pandemi, tapi sekarang pembeli sering hanya lewat. Dulu meja penuh, kini banyak kosong,” tutur sedihnya.

Ia berharap pemerintah membantu menghidupkan kawasan sentra kuliner ini. “Kami ingin tempat ini kembali ramai. Banyak pembeli, banyak penjual. Kalau tidak, usaha makin berkurang,” ujar warga kampung Daleman, Gang I.

Meski tantangan besar, Eni tetap bertahan. “Duwik’e (uangnya) muter, asal cukup buat belanja harian, saya lanjut jualan,” katanya penuh keteguhannya kepada Ruang.co.id.

Ia berjualan sudah 3 tahun ini, meneruskan warisan ibunya yang berjualan sejak 7 tahun silam, awal berdirinya Sentra Kuliner Gajah Mada.

Meski demikian, kata dia, dulu yang berjualan sampai 100 lapak/ stand. Kini menurutnya, 60 persen penjualnya pergi mencari lokasi yang ramai pembeli.

Baca Juga  Bupati Jember Luncurkan Hotline Wadul Gus'e untuk Pengaduan Masyarakat 24 Jam

“Pembeli sepi, banyak yang tutup dan pindah jualan ke tempat lain. Sekarang yang tersisa sekitar 40 penjual,” pungkasnya.

Nasib serupa dialami Cak Gundul, penjual STMJ, yang bertahan meski omzet menurun drastis sejak Pandemi.

Ilham (51), akrab disapa Cak Gundul, mengaku, “Dulu bisa habis 100 liter STMJ sehari. Sekarang paling 10 liter, kadang sisa satu atau dua liter.”

Ia telah berjualan sudah tujuh tahun di lokasi ini. “Sejak diresmikan Bupati Saiful Ilah, saya terus bertahan. Sepi tetap dilakoni,” ujarnya dengan nada pasrah.

Pandemi menjadi titik balik kemerosotan. “Mulai Corona, meja jarang penuh. Malam hanya habis lima liter. Piala dunia kemarin pun tidak menambah pengunjung,” katanya.

Meski pendapatan harian hanya Rp100 ribu hingga Rp150 ribu, ia tetap berusaha. “Duwik’e (uangnya) muter, asal cukup buat sekolah anak, saya lanjut,” tegas warga Pandean Gang I dengan 3 anak.

Anak keduanya, kini sudah kelas VIII di SMPN 3 Sidoarjo. “Uang penghasilan dicukupi– cukupkan untuk biaya sekolah anak. Dua tahun lalu bayar seragam SMP saja sampai Rp1 juta lebih di sekolahnya. Saya cicil, demi pendidikan anak,” ungkapnya.

Bahkan, selama berjualan di sentra kuliner ini, Dia mengaku tekor dua unit motornya ludes, buat perputaran modal usaha jualannya agar bisa bertahan sampai sekarang.

“Aku Sampek torok rong sepeda montor (tekor dua unit motor) buat perputaran modal karena sepi pembeli,” kenang sedihnya kepada Ruang.co.id.

Cak Gundul berharap pemerintah menata ulang kawasan sentra kuliner ini. “Kalau ramai pembeli, kami ikut senang. Jangan sampai pedagang terus keluar,” pintanya penuh harapan.

Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo, kembali menjadi sorotan publik. Wakil Bupati, Mimik Idayana, kemudian melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa siang, (21/7/2026).

Baca Juga  Wajah Baru Alun-Alun Sidoarjo Jadi Oase Jiwa Masyarakat Kota Delta

Ia meninjau langsung kondisi sebenarnya mulai bangunan, fasilitas, serta aktivitas para pelaku UMKM yang berjualan di kawasan tersebut. Mimik menemukan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak.

Ia menyoroti bangunan kusam, retakan pada pilar, serta penataan lapak yang belum optimal.

“Kasihan pelaku UMKM. Jangan sampai mereka terus bertahan dalam kondisi seperti ini. Penataan harus segera dilakukan agar tempat ini layak, aman, dan menarik pengunjung,” tegasnya.

Saat berkeliling, Mimik juga menyoroti lapak pedagang di bagian belakang yang sepi karena kurang terlihat.

“Kalau yang di belakang terus sepi, tentu tidak adil. Penataannya harus dipikirkan supaya semua pedagang bisa berkembang,” ujarnya.

Kondisi bangunan yang retak membuat Mimik meminta pemeriksaan teknis segera. “Kalau sampai ada bagian bangunan jatuh menimpa pengunjung atau pedagang, siapa yang bertanggung jawab? Keselamatan harus prioritas,” tandasnya.

Sedangkan Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Amat Adi Subhan, di lokasi sidak menjelaskan luas kawasan sentra kuliner ini mencapai 2.147 meter persegi.

Usai sidak Ia menerangkan, pemerintah tengah menyiapkan program revitalisasi dengan konsep modern.

“Konsep yang kami siapkan bukan hanya sentra kuliner, tetapi juga sentra oleh-oleh UMKM Sidoarjo, dilengkapi ruang kelas untuk pelatihan dan pembinaan. Perencanaan sudah kami susun dan akan dibahas bersama tim TAPD,” jelasnya.

Sejatinya, sidak ini juga menyingkap persoalan klasik, regenerasi usaha yang lambat. Banyak lapak masih dikelola keluarga lama tanpa inovasi. Generasi muda cenderung memilih usaha di pusat belanja modern atau e-commerce.

Hal ini membuat daya tarik kawasan menurun. Wabup Mimik akhirnya menegaskan komitmen pemerintah mempercepat penataan.

“Revitalisasi bukan sekadar fisik, tetapi juga pengelolaan. Harus ada agenda rutin seperti festival kuliner, pertunjukan seni, dan pasar tematik agar kawasan hidup kembali,” ujarnya.

Baca Juga  Menyalakan Pelita Harapan Kader PKK Sidoarjo Garda Terdepan Wujudkan Kabupaten Ramah Anak

Analisis akademik perguruan tinggi lokal menunjukkan, penurunan pengunjung dipengaruhi kombinasi faktor. Mulai dari promosi lemah, daya tarik menurun, parkir terbatas, serta kurangnya aktivitas kawasan. Relokasi PKL menertibkan trotoar, tata ekonomi bisnis yang merata, bukan merelokasi titik pusat perbelanjaan baru, namun mematikan pusat perbelanjaan lama, dan masih banyak lagi pembenahan.

Menghidupkan kembali Jalan Gajah Mada Sidoarjo, tidak cukup dengan perbaikan fisik. Kawasan ini perlu identitas baru, berakar pada sejarah perdagangan legendarisnya.

Kusumo Adi Nugroho, anggota DPRD Sidoarjo, pernah berdiskusi dengan Ruang.co.id terkait menggairahkan UMKM Sidoarjo. Ia tertarik untuk pembenahan Sentra Kuliner Gajah Mada dengan ide atau gagasan yang out of the box.

Kata Kusumo, “Jika ditetapkan sebagai kawasan heritage, fasad bangunan lama bisa jadi daya tarik wisata sekaligus menjaga sejarah kota.”

Gagasan yang pernah tercetusnya, “Festival kuliner dan car free night”, akan menghidupkan kembali suasana. Pengunjung datang bukan hanya belanja, tapi menikmati hiburan.

Konsep revitalisasi menekankan sejarah, kuliner khas, UMKM, dan ruang publik. Dengan pengelolaan konsisten, kawasan ini dapat berpotensi menjadi “Malioboro-nya Sidoarjo,” pungkas Kusumo.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • jadwal KM Tidar Mei 2025

    KM Tidar Mei 2025: Petualangan Laut Kijang-Kupang & Trik Lolos Antrean Tiket

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Pelni kembali menghadirkan petualangan laut tak terlupakan dengan KM. Tidar Voyage 10.2025 pada 9–23 Mei 2025. Rute yang membentang dari Kijang (Kepulauan Riau) hingga Kupang (NTT) ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan ekspedisi menyusuri keindahan Indonesia timur. Bagi para traveler yang ingin merasakan sensasi pelayaran panjang sambil menikmati panorama pantai eksotis, inilah […]

  • Wajah terlihat tua sebelum waktunya

    Wajah Terlihat Tua Sebelum Waktunya? Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Wajah adalah cerminan jiwa. Ungkapan ini semakin terasa kebenarannya ketika kita melihat perubahan yang terjadi seiring bertambahnya usia. Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah munculnya tanda-tanda penuaan pada wajah. Kerutan halus, kulit kendur, dan bintik-bintik hitam adalah beberapa di antaranya. Penuaan adalah proses alami yang tidak bisa dihindari. Mungkin Anda mulai […]

  • Rekrutmen BUMN 2025

    Rekrutmen BUMN 2025 Kesempatan Emas bagi Penyandang Disabilitas di 107 Perusahaan BUMN

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025 resmi dibuka! Tahun ini, lebih dari 2.000 posisi di 107 perusahaan BUMN menanti para lulusan SMA hingga S2, termasuk penyandang disabilitas. Program ini menjadi bukti nyata komitmen BUMN dalam menciptakan lapangan kerja inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua kalangan. Bagi penyandang disabilitas, RBB 2025 menawarkan jalur […]

  • UPPKA Ramadhan Sale 2025

    UPPKA Ramadhan Sale 2025 Resmi Dibuka, BKKBN Dorong Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Jawa Timur

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur resmi membuka UPPKA Ramadhan Sale 2025 pada Rabu, 19 Maret 2025. Acara ini digelar di Jalan Airlangga 31-32 Surabaya dan diikuti oleh 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah sekitar Surabaya. Tujuannya? Meningkatkan pendapatan keluarga akseptor melalui kelompok Usaha […]

  • Film Romantis untuk ditonton saaat Valentine

    10 Film Romantis yang Bikin Valentine Kamu Makin Spesial

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hari Valentine sudah dekat! Selain cokelat, bunga, dan makan malam romantis, menonton film juga bisa menjadi pilihan untuk merayakan hari kasih sayang bersama pasangan. Simak berikut 10 film romantis yang bisa bikin Valentine kamu makin spesial! (Surabaya, 07/02/2025) 1. Titanic (1997) Kisah cinta abadi antara Jack, seorang seniman miskin, dan Rose, seorang wanita […]

  • Film Erika Carlina Pengantin Setan Jadwal

    Jadwal Tayang Film Pengantin Setan di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film Pengantin Setan adalah salah satu karya terbaru dari dunia perfilman horor Indonesia yang langsung menarik perhatian sejak awal diumumkan. Film ini bercerita tentang sebuah pernikahan yang berubah menjadi mimpi buruk setelah berbagai ritual kuno dan kutukan mulai mengancam kehidupan sang pengantin. Dibintangi oleh aktris berbakat seperti Erika Carlina, Pengantin Setan menawarkan perpaduan […]

expand_less