Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Lifestyle » Tradisi Bekarang Iwak di Palembang, Warisan Kearifan Lokal yang Tak Lekang oleh Waktu

Tradisi Bekarang Iwak di Palembang, Warisan Kearifan Lokal yang Tak Lekang oleh Waktu

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Hidup di daerah yang dialiri sungai besar seperti Palembang tentu membawa banyak cerita dan tradisi yang erat kaitannya dengan air. Salah satu yang paling seru dan tetap bertahan hingga sekarang adalah Bekarang Iwak—tradisi menangkap ikan secara massal yang melibatkan banyak orang dan penuh dengan nuansa kebersamaan.

Kegiatan ini bukan sekadar cara mendapatkan ikan segar untuk lauk sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari budaya dan identitas masyarakat Palembang. Ada nilai gotong royong, kebersamaan, serta kesenangan yang membuat tradisi ini tetap lestari meskipun zaman terus berubah.

Buat kamu yang belum tahu, Bekarang Iwak bukanlah sekadar memancing atau menjaring ikan seperti biasa. Ada keseruannya tersendiri yang bikin tradisi ini unik dan menarik untuk dibahas. Yuk, kita kulik lebih dalam tentang salah satu tradisi khas Palembang ini!

Apa Itu Bekarang Iwak?

Bekarang Iwak adalah tradisi menangkap ikan secara beramai-ramai yang biasanya dilakukan saat air sungai mulai surut. Pada momen ini, ikan-ikan yang sebelumnya berenang bebas mulai terkumpul di tempat-tempat tertentu, sehingga lebih mudah ditangkap.

Biasanya, kegiatan ini dilakukan di sungai, rawa, atau kolam yang airnya sengaja dikeringkan dalam waktu tertentu. Ketika air sudah mulai surut, warga akan turun bersama ke area tersebut, membawa alat tangkap ikan seperti jala, serok, atau bahkan hanya menggunakan tangan kosong.

Bekarang Iwak bukan hanya dilakukan oleh nelayan atau warga desa, tetapi juga sering diikuti oleh berbagai kalangan. Dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, semuanya ikut ambil bagian dalam keseruan menangkap ikan bersama.

Di era modern seperti sekarang, banyak tradisi yang mulai ditinggalkan. Namun, Bekarang Iwak tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Palembang. Ada beberapa alasan kenapa tradisi ini tetap bertahan dan terus dilakukan hingga kini.

Baca Juga  Pori-Pori Wajah Besar? Ini Penyebab dan Cara Mengecilkannya dengan Cepat!

1. Bagian dari Warisan Budaya Lokal

Bekarang Iwak bukan hanya sekadar aktivitas menangkap ikan, tetapi juga bagian dari identitas budaya Palembang dan Sumatera Selatan secara keseluruhan. Tradisi ini diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai.

2. Sarana Gotong Royong dan Kebersamaan

Ada nilai kebersamaan yang sangat kuat dalam Bekarang Iwak. Orang-orang berkumpul, bekerja sama, dan saling membantu dalam menangkap ikan. Setelahnya, hasil tangkapan pun sering dibagikan atau dimasak bersama.

3. Menjadi Atraksi Wisata yang Menarik

Banyak wisatawan yang penasaran ingin merasakan bagaimana serunya ikut Bekarang Iwak. Beberapa daerah di Sumatera Selatan bahkan mulai menjadikannya sebagai bagian dari daya tarik wisata budaya yang bisa diikuti oleh siapa saja.

Bagaimana Cara Bekarang Iwak Dilakukan?

Bekarang Iwak bukan sekadar turun ke sungai dan menangkap ikan sembarangan. Ada tahapan dan teknik khusus yang biasa dilakukan oleh masyarakat Palembang.

1. Menunggu Waktu yang Tepat

Biasanya, Bekarang Iwak dilakukan saat musim kemarau ketika air sungai atau rawa mulai surut. Selain itu, ada juga kolam buatan yang sengaja dikeringkan untuk mengumpulkan ikan di satu tempat.

2. Menggunakan Alat Tradisional

Meskipun banyak yang menggunakan tangan kosong, beberapa orang juga memakai alat tangkap ikan tradisional seperti serok, jala, atau bubu (perangkap ikan dari bambu). Teknik ini sudah diwariskan sejak lama dan masih digunakan hingga sekarang.

3. Bagi Hasil yang Adil

Setelah ikan berhasil ditangkap, biasanya ada sistem bagi hasil yang sudah disepakati bersama. Ada yang membaginya secara merata, ada juga yang memberikan bagian lebih kepada pemilik kolam atau wilayah perairan yang digunakan.

Baca Juga  7 Menu Makanan Ringan Buka Puasa Tanpa Digoreng yang Lebih Sehat dan Tetap Lezat

Bekarang Iwak dan Kesenian Daerah Sumatera Selatan

Selain menjadi tradisi menangkap ikan, Bekarang Iwak juga sering dikaitkan dengan kesenian daerah Sumatera Selatan. Momen ini kerap diiringi dengan berbagai ekspresi budaya seperti musik tradisional, tarian, dan bahkan ritual adat tertentu sebelum dimulai.

Di beberapa tempat, acara Bekarang Iwak juga menjadi bagian dari festival budaya yang lebih besar. Biasanya, masyarakat setempat akan mengenakan pakaian adat, memainkan alat musik seperti Gending Sriwijaya, dan menikmati makanan khas Palembang seperti pempek dan pindang patin setelah acara selesai.

Kesenian yang muncul dalam acara ini semakin menguatkan identitas budaya Sumatera Selatan dan membuat Bekarang Iwak lebih dari sekadar aktivitas menangkap ikan. Ini adalah perayaan kebersamaan dan penghormatan terhadap alam yang sudah memberikan kehidupan bagi masyarakat.

Bekarang Iwak bukan hanya soal menangkap ikan, tapi juga tentang kebersamaan, kearifan lokal, dan cara hidup yang sudah diwariskan turun-temurun. Tradisi ini membuktikan bahwa masyarakat Palembang masih memegang erat budaya mereka, meskipun zaman terus berkembang.

Dengan semakin banyaknya orang yang tertarik untuk ikut serta, baik sebagai peserta maupun wisatawan, ada harapan bahwa Bekarang Iwak bisa terus bertahan dan dikenal lebih luas. Bukan hanya di Sumatera Selatan, tetapi juga di seluruh Indonesia sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Jadi, kapan mau ikut Bekarang Iwak? Siapkan tenaga, bawa alat tangkap, dan rasakan sendiri keseruannya!

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah satu adegan film It Ends with Us

    Blake Lively Hadapi Trauma Toxic Relationship dalam Film It Ends with Us

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film “It Ends with Us” berhasil memukau penonton dengan akting memukau dari para pemainnya. Film drama yang menyentuh hati dari novel laris karya Colleen Hoover ini sudah tayang di bioskop mulai 9 Agustus 2024. Blake Lively memerankan karakter Lily Bloom dengan penuh kedalaman, berhasil menyampaikan emosi kompleks seorang wanita yang berjuang mengatasi […]

  • Drama Korea di Bulan Oktober

    Drama Korea Terbaru Oktober yang Siap Bikin Kamu Baper dan Penasaran

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pecinta drakor, bersiaplah untuk menikmati kembali drama korea yang bikin baper di bulan Oktober! Bulan Oktober ini, deretan drama Korea terbaru siap menemani hari-harimu. Banyak drama Korea menarik yang akan tayang, mulai dari genre romansa hingga thriller psikologis. Dari kisah romansa yang bikin baper hingga misteri yang bikin penasaran, semuanya ada di […]

  • DJP Jawa Timur II Tax Gathering 2024

    DJP Jawa Timur II Gelar Tax Gathering 2024: Sinergi Bersama Pembayar Pajak

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II kembali mengadakan acara Tax Gathering 2024, yang dihadiri oleh 100 Wajib Pajak prominen dari wilayah Jawa Timur. Acara ini diselenggarakan pada Selasa (15/10/2024) di Surabaya dengan mengusung tema “Eratkan Sinergi, Wujudkan Harmoni, Bersama Membangun Negeri.” Kegiatan yang mengambil simbol “ARTALASENA” ini bertujuan untuk […]

  • Jadwal Imsak Surabaya 9 Maret 2025

    Jadwal Imsakiyah Surabaya 9 Maret 2025: Waktu Imsak, Subuh, dan Tips Lancar Puasa Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Umat Islam di Surabaya telah memasuki hari kesembilan puasa Ramadan 1446 H atau 9 Maret 2025. Mengetahui jadwal imsakiyah Surabaya yang dirilis oleh Kementerian Agama sangat penting untuk memastikan ibadah puasa dan salat berjalan lancar. Jadwal ini tidak hanya membantu menentukan waktu sahur dan berbuka, tetapi juga memastikan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat. […]

  • Trailer Spider-Man Brand New Day

    Bukan Gol, Kali Ini Messi Cetak Kejutan di Film Spider-Man Terbaru

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Jika biasanya publik menanti gol spektakuler Lionel Messi di lapangan hijau, kali ini berbeda. Sang megabintang sepak bola justru mencuri perhatian lewat kemunculannya yang tak terduga di trailer terbaru Spider-Man: Brand New Day. Bukan di stadion, melainkan di sebuah kafe kecil di Manhattan, Messi beradu momen dengan Tom Holland. Kamis, (02/7/2026). Cuplikan promosi […]

  • Kasus TKD Damarsi

    Sekdes Damarsi Diperiksa Maraton Kasus TKD Rumah Kos  

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, kembali memeriksa Sekretaris Desa Damarsi, Muhammad Faroid, terkait dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa menjadi rumah kos elite, Kamis (25/6/2026). Pemeriksaan kali kedua ini berlangsung seharian penuh. Faroid hadir seorang diri mulai pukul 08.00 WIB, tanpa didampingi perangkat desa lain, sebagaimana pemeriksaan sebelumnya. Kasi […]

expand_less