Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » 500 Batang Disita, Surabaya Perangi Rokok Ilegal Lewat Edukasi dan Aksi

500 Batang Disita, Surabaya Perangi Rokok Ilegal Lewat Edukasi dan Aksi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan ketegasannya dalam membendung peredaran rokok ilegal yang kian meresahkan. Dalam operasi gabungan yang digelar Rabu (19/6/2025), petugas menyisir enam toko kelontong di wilayah Surabaya Pusat dan Selatan. Hasilnya, 500 batang rokok ilegal tanpa pita cukai resmi berhasil diamankan.

Operasi ini melibatkan Satpol PP Kota Surabaya, Bea Cukai Sidoarjo, Kejaksaan Negeri Surabaya, serta unsur TNI dan Polri. Bukan hanya penertiban, kegiatan ini juga menyasar edukasi masyarakat, terutama pemilik toko, agar lebih waspada dalam menerima barang dagangan dari distributor.

“Kami menemukan dua toko yang menjual rokok ilegal, sebagian besar adalah rokok salah peruntukan dengan pita cukai tidak sesuai. Ini sangat merugikan negara dan membahayakan masyarakat,” ungkap I Gusti Agung, Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama Bea Cukai Sidoarjo, saat dikonfirmasi di lokasi.

Menurut Agung, penertiban ini bukan sekadar tindakan hukum, tapi juga upaya membangun kesadaran kolektif agar masyarakat memahami dampak negatif rokok ilegal, dari kerugian pendapatan negara hingga risiko kesehatan. “Kami akan terus bersinergi dengan Pemkot Surabaya, memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk memperluas sosialisasi,” jelasnya.

Langkah kolaboratif ini dinilai strategis. Tak hanya berfokus pada efek jangka pendek berupa penindakan, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

Ketua Tim Kerja Penindakan Satpol PP Surabaya, Agnis Juistityas, menegaskan bahwa edukasi kepada pedagang adalah kunci.

“Kami menyasar toko-toko kelontong karena mereka menjadi simpul awal distribusi rokok ilegal. Edukasi kami tekankan agar mereka tidak tergiur menjual produk murah yang tidak legal,” ucap Agnis.

Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar. “Jika melihat aktivitas mencurigakan atau menemukan rokok tanpa pita cukai resmi, jangan ragu melapor ke Satpol PP atau Bea Cukai, termasuk melalui media sosial resmi kami,” imbuhnya.

Baca Juga  Gaji ke-13 Pensiunan PNS Juni 2025: Bocoran PMK-23 yang Bikin Lega!

Upaya penertiban ini membuktikan bahwa pemberantasan rokok ilegal tidak bisa hanya bertumpu pada aparat penegak hukum. Partisipasi warga menjadi pilar utama agar pasar rokok ilegal di Surabaya dapat ditekan secara signifikan.

“Ini bukan hanya tentang hukum, tapi tentang tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat menjadi garda terdepan dalam pengawasan,” tutup Agnis.

Dengan kombinasi tindakan represif dan pendekatan persuasif, Surabaya menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan publik dan menjaga hak negara atas pendapatan dari cukai. Momentum ini diharapkan jadi inspirasi kota-kota lain dalam memerangi peredaran rokok ilegal.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi anti korupsi Mojokerto

    Pegiat Anti Korupsi Gelar Aksi Sindir Anggaran DPRD di Mojokerto

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Mojokerto, Ruang.co.id – Gabungan pegiat anti korupsi di Mojokerto menggelar aksi pada Selasa (9/12/2025), mulai dari kantor Kejari Kabupaten Mojokerto, DPRD Kabupaten Mojokerto jingga kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Didepan Kejari Kabupaten Mojokerto, massa aksi membentangkan banner bertuliskan gratis bukan rejeki, suap bukan berkah, sogokan bukan rahmat, tangkap dan adili pejabat korup sekarang juga. Dilokasi kedua […]

  • BEM Nusantara Jatim

    BEM Nusantara Datangi Fraksi Golkar DPRD Jatim

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Demi menjalin sinergitas dengan pimpinan DPRD Jatim, Badan Ekesekutif Mahasiswa ( BEM ) Nusantara Jawa Timur mendatangi Fraksi Golkar DPRD Jatim, (9/3). Dalam pertemuan itu, anggota BEM Nusantara yang datang berlima ditemui langsung oleh ketua Fraksi Golkar Pranaya Yudha Mahardhika di ruang rapat Fraksi Partai Golkar. Dalam kesempatan itu, BEM Nusantara yang diketuai […]

  • Emak-Emak Mutiara Regency

    Emak – Emak Korban Tembok Mutiara Regency Meja Hijaukan Siasat Busuk Pengembang dan Eksekutif juga Lapor ke Komnas HAM

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Luapan rasa senang warga Perumahan Mutiara Regrncy, saat mendengar parlemen Sidoarjo telah membela suara hak kenyamanannya telah runtuh, dijebol oleh pasukan Satpol PP. Meski kegembiraan mereka, terutama kaum emak – emak yang masih berbalut perasaan shock dan rasa sakit mendalam. Mereka menganggap itu sebuah kemenangan awal dari pembelaan para dewan. “Kami bersyukur […]

  • Kerja Tetap Optimal Saat Puasa Tanpa Loyo dan Ngantuk Sepanjang Hari

    Kerja Tetap Optimal Saat Puasa Tanpa Loyo dan Ngantuk Sepanjang Hari

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bulan Ramadan sering dianggap sebagai tantangan bagi banyak pekerja. Rasa lapar mulai terasa sejak pagi, mata mulai berat menjelang siang, dan jam kerja terasa lebih panjang dari biasanya. Tapi, apakah puasa harus selalu identik dengan lemas dan kurang produktif? Faktanya, banyak orang tetap bisa bekerja dengan optimal saat puasa tanpa kehilangan fokus atau […]

  • Film Anak Kolong

    Film Indonesia Terbaru “Anak Kolong” Menggugah Kenangan Masa Lalu dan Kritik Sosial

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya menarik dengan rilisnya film terbaru berjudul Anak Kolong. Disutradarai oleh Ivan Bandhito, film ini mengisahkan kehidupan anak-anak yang tumbuh di lingkungan militer, dikenal dengan sebutan “anak kolong.” Cerita yang diangkat dalam film ini penuh dengan nostalgia, refleksi pribadi, dan kritik sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari […]

  • Komisi C Kecewa ke Pansel Bank Jatim

    Pansel Bank Jatim ‘Tutup Mata’ Dua Kali: Komisi C Sindir Drama Keterlambatan & Rekomendasi Pahit

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Merasa kecewa dengan jajaran komisaris dan direksi serta Panitia seleksi ( Pansel) PT Bank Jatim. Karena Tim Pansel Bank Jatim tidak bisa hadir untuk kedua kalinya dalam rapat dengar pendapat di komisi C. Maka Komisi yang membidangi masalah keuangan itu membuat tiga rekomendasi untuk meluapkan rasa kecewanya pada para petinggi Bank Jatim tersebut. […]

expand_less