Sidoarjo, Ruang.co.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, memberikan bantuan 200 unit Becak Listrik untuk para tukang Becak melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.
Terkait pelaksanaan teknis penyerahan bantuan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Mimik Idayana menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di rumah dinas (rumdis) Wabup, Senin (19/1/2026).
Rabu ini (21/1/2026) ratusan Becak Listrik yang kabarnya sumbangan pribadi Prabowo Subianto, siap diarak dari GOR (Gelanggang Olah Raga) sampai Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.
Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki, Kepala Disporapar Yudi Irianto, perwakilan Polresta Sidoarjo Kanit Kamsel AKP Alfriansyah, Kepala Dinas Kominfo Eri Sadewo, Kabag Protokol Kusdianto, Kabag Umum, PLN Cabang Sidoarjo, Ketua TIDAR Sidoarjo Jizam KZ Awan, Kepala Satpol PP, serta sejumlah OPD terkait lainnya.
Koordinasi penyerahan bantuan kepada 200 penerima manfaat itu, termasuk membahas kesiapan lokasi pengisian daya (charging station) di beberapa titik strategis, serta pelatihan perawatan becak listrik yang akan dipandu oleh PT Pindad.
Bantuan becak listrik itu merupakan hasil inisiasi Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, yang juga saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sidoarjo.
“Hari Rabu (21/01/2026) kita akan melaksanakan penyerahan simbolis becak listrik bantuan Presiden Prabowo. Karena jumlahnya banyak, kami mohon seluruh OPD membantu agar pelaksanaan berjalan aman dan tertib,” ujar Mak Mimik, sapaan akrab Wabup Mimik Idayana.
Secara teknis pelaksanaan penyerahan, Ketua TIDAR Sidoarjo Jizam KZ Awan menjabarkan terkait kebutuhan daya listrik saat uji coba pengisian di GOR Gelora Delta. Termasuk kendala yang akan dihadapinya.
”Satu becak membutuhkan waktu pengisian 4 hingga 6 jam. Saat dicoba di GOR, kapasitas listrik belum mencukupi. Kami berharap ada beberapa stasiun pengisian dengan daya yang kuat,” jelasnya.
Rencananya, seluruh becak listrik yang saat ini terparkir di Gedung Tenis GOR Gelora Delta, akan dikonvoi keliling kota menuju Pendopo Kabupaten Sidoarjo, sebagai lokasi acara penyerahan simbolis. Rute konvoi dimulai dari GOR Gelora Delta melalui Jalan Pahlawan, dan berakhir di Pendopo Kabupaten.
Mengantisipasi kondisi para penerima yang mayoritas lansia di atas 55 tahun, pengawalan ketat akan dilakukan oleh Polresta Sidoarjo, didukung tenaga medis siaga serta pengamanan dari Satpol PP.
Program bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan tukang becak Sidoarjo, sekaligus mendorong transportasi ramah lingkungan di Kabupaten Sidoarjo.
Berdasarkan informasi terbaru bantuan tersebut merupakan program bagian dari inisiatif nasional melalui yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang menggunakan dana pribadi Presiden Prabowo.
Untuk diketahui, Becak listrik ini dirancang dengan sistem hybrid (dapat dikayuh manual atau menggunakan mesin listrik), untuk memudahkan para pengayuh yang mayoritas sudah lanjut usia.
Kecepatan Maksimum moda transportasi ini dibatasi sekitar 15 km/jam, demi faktor keamanan penumpang dan pengemudi. Daya Angkutny mampu menampung beban hingga 150 kg.
Dalam kondisi baterai penuh, becak dapat menempuh jarak sekitar 50–60 kilometer. Baterai sanggup bertahan untuk penggunaan aktif selama kurang lebih 6 jam.
Sistem pengisian daya didesain agar tidak menyulitkan para pengemudi becak. Metode pengisiannya dilakukan dengan menyambungkan kabel ke stopkontak listrik rumahan, mirip dengan pengisian daya ponsel.
Durasi pengisian secara penuh, membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk pengisian dari kosong hingga penuh. Untuk pengisian di fasilitas umum, di beberapa wilayah sudah berlangsung (seperti Pekalongan), pemerintah daerah bekerja sama dengan Dishub menyediakan titik pengecasan di tempat umum.
Untuk Sidoarjo, diharapkan ada sinergi serupa untuk memudahkan pengemudi, yang memiliki keterbatasan daya listrik di rumah.
Bantuan Becak Listrik ini merupakan produksi oleh PT Eltrans Indonesia (anak perusahaan PT LEN Industri), di bawah naungan Kementerian Pertahanan.

