Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Rujak Uleg 2025: Menguleg Tradisi, Mengaduk Inovasi di Surabaya Expo

Rujak Uleg 2025: Menguleg Tradisi, Mengaduk Inovasi di Surabaya Expo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Surabaya kembali menyulut semangat budaya dan kebersamaan melalui Festival Rujak Uleg 2025, sebuah perayaan kuliner yang tidak hanya menggoda lidah, tetapi juga menyentuh jiwa. Dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732, festival ini bukan sekadar acara tahunan, yang merupakn representasi rasa cinta pada tradisi, ruang nostalgia, dan semangat berinovasi yang dikemas dalam satu momentum.

Mengusung tema “The Legend of THR”, festival kali ini pindah lokasi dari Kya-Kya Kembang Jepun ke Surabaya Expo Center (SBEC), bekas lokasi Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS).

Pemindahan ini bukan tanpa alasan. Selain menghindari kepadatan lalu lintas, SBEC juga dipilih karena mampu menampung ribuan pengunjung dengan lebih nyaman dan memberikan ruang ekspresi budaya yang lebih leluasa.

Tempat ini adalah simbol masa lalu yang diberi napas baru, sebuah penghormatan pada kenangan, sekaligus pembuka pintu untuk generasi mendatang.

Festival tahun ini tak sekadar menguleg rujak, tetapi juga mengaduk emosi dan ingatan kolektif warga kota. Dengan kostum bernuansa vintage, peserta diajak kembali ke era keemasan THR, menjembatani masa lalu dan masa kini melalui visual dan rasa. Bahkan sarasehan dan pameran foto sejarah 20 tahun perjalanan festival turut dihadirkan sebagai upaya edukatif, terutama bagi generasi muda yang mulai jauh dari akar budaya lokal.

Uniknya lagi, kehadiran kategori Rujak Nusantara memperkaya palet rasa festival ini. Lima daerah sekitar Surabaya, yaitu Bangkalan, Sampang, Sidoarjo, Gresik, dan Pasuruan, ikut memamerkan variasi rujak khas daerah masing-masing. Inilah wujud konkret kolaborasi lintas daerah untuk menghidupkan kuliner sebagai identitas budaya yang cair dan inklusif.

Partisipasi melonjak signifikan. Sebanyak 131 meja disiapkan untuk peserta dari hotel, masyarakat umum, hingga mahasiswa asing. Tak ketinggalan, cobek raksasa, ikon yang selalu ditunggu, akan kembali menghimpun tamu kehormatan untuk bersama menguleg rujak secara simbolis. Sekitar 3.300 porsi rujak akan dibagikan secara gratis, dengan sistem distribusi yang tertib dan terorganisir.

Aspek fashion pun tak kalah menarik. Sebanyak 34 OPD dan 31 kecamatan siap memamerkan kostum terbaik mereka dalam parade busana bertema THR. Ini bukan hanya pertunjukan gaya, tapi panggung kreativitas warga dalam membungkus tradisi dengan pendekatan modern.

Baca Juga  Ratusan Peserta Akan Ikuti Festival Rujak Uleg HJKS ke-731
Baca Juga  Surabaya Menyemai Generasi Emas! Pendidikan Berkarakter sebagai Pondasi Bangsa Tangguh

Penilaian dalam dua kategori, yakni hotel dan umum, didorong oleh inovasi dan kesesuaian dengan tema. Hotel, misalnya, ditantang untuk memadukan rujak dengan kreasi baru seperti tomyam atau plating ala fusion food. Sementara peserta umum dinilai dari dekorasi dan orisinalitas kostum.

Soal teknis, Dinas Perhubungan menjamin parkir memadai di SBEC dan Hi-Tech Mall. Ketertiban lalu lintas pun dijaga ketat agar euforia festival tak mengorbankan kenyamanan publik. Edukasi tertanam di setiap detail: mulai dari sejarah kuliner, pentingnya pelestarian budaya, hingga praktik pengelolaan acara yang terorganisir dan bertanggung jawab.

Festival Rujak Uleg 2025 bukan sekadar festival. Ia adalah cermin dari kota yang terus bertumbuh tanpa melupakan akar. Di tengah globalisasi dan digitalisasi, Surabaya menunjukkan bahwa tradisi bisa tetap relevan, bahkan menjadi viral dan mendunia, asal dikemas dengan hati, kreativitas, dan kesadaran akan nilai yang dikandungnya.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Limbah medis Tambaksumur

    Teror Limbah Medis Beracun Ancam Nyawa Warga Tambaksumur, Pejabat Surabaya dan Sidoarjo Usut Tuntas Pelakunya

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ribuan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), ditemukan berserakan secara ilegal. Lokasinya berada di parit Exit Tol Tambaksumur, kawasan Pondok Chandra, Sidoarjo. Temuan mengejutkan ini berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026. Sepuluh kantong plastik berisi jarum suntik bekas, botol obat vial, dan kasa berdarah, yang dapat mengancam lingkungan. Dugaan awal mengarah […]

  • PPG Unusa akreditasi unggul

    PPG Unusa Masuk 10 Besar LPTK Terbaik, Raih Akreditasi Unggul

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mencatatkan pencapaian luar biasa. Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No 1950/SK/LAMDIK/Ak/P/XII/2024. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa PPG Unusa terus unggul dalam mencetak tenaga pendidik berkualitas tinggi di Indonesia. Wakil Rektor 1 Unusa, Prof. Kacung Maridjan, Ph.D, […]

  • foto blur SNPMB

    Foto di Bukti Simpan Permanen Akun SNPMB 2025 Blur atau Mengecil? Pengaruhnya Terhadap Peluang Lolos SNBP & SNBT!

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pendaftaran akun SNPMB 2025 sudah dimulai sejak 13 Januari dan akan berakhir pada 18 Februari 2025. Untuk banyak siswa, terutama yang ingin mengikuti seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) atau SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), pendaftaran di portal SNPMB adalah langkah pertama menuju perguruan tinggi negeri impian. Namun, beberapa pendaftar mengalami masalah yang […]

  • Cara Memilih Kursi Kereta Ekonomi agar tidak mundur

    Trik Memilih Kursi Kereta Ekonomi Agar Tidak Duduk Mundur

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Buat kamu yang sering naik kereta ekonomi, pasti pernah mengalami kejadian duduk mundur alias menghadap arah berlawanan dari laju kereta. Awalnya mungkin terasa biasa saja, tapi setelah beberapa jam perjalanan, kepala mulai pusing, perut terasa aneh, dan rasanya ingin segera sampai! Ditambah kalau dapat kursi dekat toilet—selamat, pengalaman naik keretamu akan semakin berkesan. […]

  • Rapat Koordinasi IBI Jawa Timur 2024, bidan dan pejabat berdiskusi untuk menurunkan AKI dan AKB.

    Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jatim Masih Menjadi Tantangan

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) terus menjadi fokus penting di Jawa Timur. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., menekankan pentingnya peran bidan dalam mengawal kesehatan ibu dan anak, mulai dari masa kehamilan hingga nifas. Hal ini disampaikan dalam […]

  • Konflik Yayasan masjid Al-Ikhlas

    Konflik Yayasan Masjid Al-Ikhlas, Mantan Ketua Pengurus Ajukan Petisi Penolakan Pemberhentian

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Konflik Yayasan masjid Al-Ikhlas, kembali digelar dalam Sidang terbuka untuk umum Pengadilan Negeri Surabaya Ruang Tirta 2. 26/6/24. Mantan ketua yayasan Masjid Al-Ikhlas Tanjung Sadari Surabaya, periode 2015-2024 tengah menghadapi konflik internal setelah keluarnya Surat Keputusan (SK) pemberhentian Ketua yayasan ‘Mukhlisin dan para pengurus lainnya. Setelah keluarnya Petisi awal desember 2023. yang […]

expand_less