Breaking News
light_mode
Rabu, 26 Agustus 2026
Beranda » Lifestyle » Bukan Sekadar Kolak Makna Tersembunyi di Balik Kata Takjil

Bukan Sekadar Kolak Makna Tersembunyi di Balik Kata Takjil

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Setiap petang di bulan Ramadan, kata “takjil” begitu akrab terdengar. Kita berbondong-bondong memburu aneka dagangan, menyebut semuanya sebagai takjil. Tapi, pernahkah Anda merasa ada yang ganjil? Mengapa sebuah kata yang berarti “makanan” bisa terasa begitu pas untuk menggambarkan aktivitas membeli dan menyantap hidangan berbuka? Mungkin saja, selama ini kita semua terjebak dalam pemahaman yang keliru tanpa menyadarinya. Minggu, (22/2/2026).

Fenomena ini memicu pertanyaan mendasar: apa sebenarnya yang dimaksud dengan takjil? Jawabannya tidak sesederhana yang kita kira. Dibutuhkan penelusuran lebih dalam ke akar bahasa dan budaya untuk mengungkap makna tersembunyi di balik istilah yang begitu populer ini. Ternyata, ada cerita menarik tentang perjalanan sebuah kata dari bahasa asing hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kita.

Istilah takjil berasal dari bahasa Arab, sebuah bahasa yang kaya akan makna dan derivasi kata. Dalam perjalanannya memasuki khazanah bahasa Indonesia, kata ini mengalami adaptasi dan penyesuaian, baik dalam pelafalan maupun ejaan. Proses ini lumrah terjadi, namun yang menarik adalah bagaimana masyarakat kemudian memaknai dan menggunakan kata tersebut dalam keseharian, hingga akhirnya kata “takjil” resmi tercatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Baca Juga  5 Rekomendasi Menu Takjil Sehat dan Lezat untuk Buka Puasa, Bikin Tubuh Tetap Bugar!

Menurut KBBI yang dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), takjil memiliki arti “mempercepat dalam berbuka puasa”. Kata ini diserap dari bahasa Arab, ‘ajila, yang secara harfiah bermakna menyegerakan sesuatu. Jadi, inti dari kata ini adalah kecepatan atau kesegeraan dalam melakukan tindakan, bukan wujud fisik dari benda yang dikonsumsi.

Dari pengertian itu, takjil sejatinya mengandung sebuah pesan moral dan spiritual, yaitu anjuran untuk tidak menunda-nunda waktu berbuka puasa. Makna ini menekankan betapa pentingnya menyegerakan pembatalan puasa begitu waktu Magrib telah tiba, sesuai dengan tuntunan dalam ajaran Islam. Esensinya adalah sebuah tindakan (verba), bukan sekadar objek (nomina) seperti yang selama ini dipahami secara luas.

Mengutip penjelasan dari Balai Bahasa Provinsi Aceh, kekayaan bahasa Indonesia memungkinkan sebuah kata serapan memiliki lebih dari satu fungsi gramatikal. Dalam perkembangannya, takjil diserap sebagai verba (kata kerja) yang merujuk pada tindakan menyegerakan berbuka, namun juga dapat berfungsi sebagai nomina (kata benda) yang merujuk pada makanan yang disantap saat berbuka. Celah inilah yang menjadi pintu masuk bagi perluasan makna di masyarakat.

Baca Juga  8 Menu Takjil Sederhana dan Murah untuk Berbuka Puasa, Anti Ribet!

Secara etimologis dalam bahasa Arab, takjil memang berarti menyegerakan secara umum, tanpa terikat pada konteks ibadah puasa. Namun, setelah kata ini diserap ke dalam bahasa Indonesia dan penggunaannya dikaitkan erat dengan bulan Ramadan, terjadi pergeseran atau perluasan makna (generalisasi). Kata “takjil” kemudian secara khusus diidentikkan dengan aneka hidangan pembatal puasa, sebuah fenomena linguistik yang lazim terjadi ketika bahasa bertemu dengan budaya setempat.

Melansir informasi yang dipublikasikan Pemerintah Kota Surakarta, makna imbauan untuk menyegerakan berbuka itu lambat laun melebur dan bergeser maknanya menjadi kudapan yang biasa disantap saat berbuka. Seiring waktu, istilah takjil atau takjilan di Indonesia identik dengan kurma, kolak, es buah, gorengan, hingga beragam jajanan pasar lainnya. Mereka menjelaskan bahwa “pergeseran makna ini menunjukkan bagaimana sebuah istilah asing tidak hanya diserap secara linguistik, tetapi juga diintegrasikan ke dalam praktik sosial dan budaya masyarakat.” Dengan demikian, meskipun secara harfiah kita selama ini keliru memaknai takjil, kekeliruan ini telah melahirkan sebuah tradisi kuliner Ramadan yang khas dan memperkaya budaya Nusantara. (Sumber)

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Child Friendly City Initiative

    Perkuat Sistem Perlindungan Anak, UNICEF Kunjungi Surabaya

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Untuk perkuat sistem perlindungan anak, tim Child Friendly City Initiative (CFCI) UNICEF, yang terdiri dari para ahli perlindungan anak global dan regional, melakukan kunjungan khusus ke Kota Surabaya (26/3/2024). “Kunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian Kota Surabaya untuk menjadi anggota CFCI tingkat dunia,” ujar Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa, Arie Rukmantara.   […]

  • Raditya Dika berhasil Financial Freedom di Usia Muda

    Kiat Sukses Raditya Dika Capai Financial Freedom di Usia 30-an

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa yang tak kenal Raditya Dika? Komika, penulis, dan YouTuber ini telah menjadi salah satu figur publik yang menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda. Salah satu pencapaian Raditya Dika yang patut diacungi jempol adalah keberhasilannya meraih financial freedom di usia yang relatif muda, yakni 30-an. Apa itu Financial Freedom? Financial freedom adalah […]

  • Petugas BBKK Surabaya melakukan pengambilan sampel swab pada jemaah umrah di Bandara Internasional Juanda

    Kolaborasi Penelitian Meningitis, BBKK Surabaya Swab pada 675 Jemaah Umrah

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya berhasil menyelesaikan pengambilan sampel swab pada 675 jemaah umrah yang baru saja pulang ke tanah air. Langkah ini merupakan bagian dari penelitian surveilans carrier meningokokus yang bertujuan untuk mengidentifikasi risiko meningitis pada jemaah umrah. Penelitian ini adalah hasil kolaborasi antara Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. […]

  • Gus Miftah Gebyar Shalawat Hari Santri Nasional

    Gebyar Shalawat HSN 2024 di Sidoarjo, Gus Miftah Serukan Mentalitas Santri

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo,Ruang.co.id – Acara Gebyar Shalawat Ngaji Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024, berlangsung di lapangan parkir terbuka GOR (Gelanggang Olah Raga) Kab. Sidoarjo, Selasa malam (22/10). Acara Gebyar Shalawat Hari Santri ini juga bertepatan dalam rangka menyambut 100 tahun Ponpes (Pondok Pesantrèn) Al Falah Desa Ploso, Kec. Mojo, Kab. Kediri, yang diperingati […]

  • Petugas TPS Pilkada Jatim melakukan penghitungan suara di TPS, suasana rekapitulasi suara Pilkada Jatim

    Jumlah Petugas Pilkada Jatim Meninggal Dunia Bertambah 5 Orang dan 15 Petugas Dilaporkan Sakit

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Jumlah petugas penyelenggara Pilkada Jawa Timur yang meninggal dunia bertambah menjadi 5 orang. Sebelumnya dilaporkan ada 2 korban jiwa dan 7 petugas sakit. Kini, data terbaru menunjukkan ada tambahan 3 korban meninggal dan 8 petugas jatuh sakit. Total petugas yang sakit menjadi 15 orang hingga Kamis (28/11). Menurut anggota Komisi Pemilihan Umum […]

  • Manchester United merayakan gol dalam kemenangan 1-4 atas Wolves. (Pho : Ofiicial ManUtd)

    Manchester United Gaspol Tumbangkan Wolves 1-4: Fernandes & Mbeumo Menggila di Molineux

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester United melanjutkan tren positif di laga tandang setelah menghantam Wolves 1-4 di Molineux. Bruno Fernandes mencetak dua gol, sementara Bryan Mbeumo dan Mason Mount ikut menyumbang angka. Dengan kemenangan ini, MU menjaga rekor lima pertandingan tandang tanpa kekalahan dan naik ke posisi enam klasemen sementara Premier League. Babak Pertama: Bruno Buka Skor, […]

expand_less