Kejurcab Domino ORADO Perdana Digelar, Sidoarjo Bidik Juara Porprov 2027

Kejurcab ORADO Sidoarjo
Kejurcab ORADO Sidoarjo perdana digelar di Youth Center Disporapar, membuka jalan lahirnya atlet domino menuju Porprov Jatim 2027. Foto: Nurudin
Ruang Nurudin
Ruang Nurudin
Print PDF

Sidoarjo, Ruang.co.id — Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Federasi Olahraga Domino Nasional ORADO Kabupaten Sidoarjo, resmi digelar di Gedung Youth Center Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Minggu (15/3/2026). Ajang ini menjadi momentum awal pengembangan domino, sebagai olahraga prestasi di Sidoarjo.

Kompetisi yang berlangsung sejak pagi itu, dibuka oleh Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Irianto. Sejumlah pengurus organisasi olahraga domino tingkat provinsi dan kabupaten turut hadir, antara lain Ketua Umum ORADO Jawa Timur Mahenda Abdillah Kamil, Sekretaris ORADO Jatim Esti Nalurani, serta Ketua Harian KONI Sidoarjo Imam Purwanto.

Kejurcab perdana tersebut diikuti 20 tim, atau 40 atlet yang bertanding dalam dua kategori, yakni junior usia 15–17 tahun dan kategori umum. Para peserta berasal dari berbagai komunitas dan lingkungan di Sidoarjo.

Ketua ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, menyebut penyelenggaraan kejuaraan di Sidoarjo menunjukkan kesiapan daerah, dalam mengembangkan domino sebagai cabang olahraga yang terstruktur.

“Kejuaraan di Sidoarjo ini luar biasa karena dihadiri lengkap oleh Kepala Disporapar dan Ketua KONI. Ini memungkinkan percepatan ORADO untuk resmi masuk sebagai cabang olahraga di bawah naungan KONI,” ujarnya.

Mahenda menjelaskan, secara nasional organisasi ORADO baru dideklarasikan sekitar tiga bulan lalu. Namun sejumlah daerah di Jawa Timur mulai bergerak cepat membangun struktur organisasi hingga kompetisi resmi.

Sidoarjo menjadi daerah kedua di Jawa Timur yang menggelar Kejurcab setelah Banyuwangi. Agenda serupa sebenarnya dijadwalkan berlangsung serentak di berbagai kabupaten dan kota, pada akhir Maret mendatang. Namun Sidoarjo memperoleh izin lebih awal karena kesiapan teknis dan administratif.

Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Irianto, berharap kejuaraan ini menjadi titik awal pembinaan atlet domino daerah. Ia menilai olahraga tersebut memiliki potensi, untuk berkembang dan berprestasi di tingkat provinsi.

Baca Juga  Gebrakan Olahraga Domino Sidoarjo Menepis Stigma Menuju Prestasi Dunia

“Harapan kami, dengan kesiapan yang cepat ini, ORADO Sidoarjo bisa melahirkan atlet unggulan. Minimal kita targetkan juara dua setelah Surabaya atau bahkan bisa menjadi juara umum di Porprov nanti,” kata Yudhi.

Ia juga menegaskan, pentingnya menjaga citra domino sebagai olahraga yang bersih dari praktik taruhan. Menurut dia, sosialisasi di lingkungan masyarakat harus terus dilakukan, agar domino dipahami sebagai cabang olahraga prestasi.

“Sosialisasikan terus di lingkungan rumah atau kompleks. Jaga nama olahraga ini tetap bersih tanpa taruhan uang, murni untuk mencari bibit atlet,” ujarnya.

Kompetisi yang berlangsung sepanjang hari itu, memperebutkan tiket menuju Kejuaraan Provinsi ORADO Jawa Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2026 di Surabaya.

Atlet terbaik dari tingkat provinsi, selanjutnya dipersiapkan mengikuti Kejuaraan Nasional pada pertengahan April mendatang.