Sidoarjo, Ruang.co.id – Penemuan mayat pria, belakangan diketahui identitasnya bernama M. Irfan (46), warga ber-KTP Pekalongan, yang bekerja di Desa Punggul, menggegerkan warga setelah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin pagi (6/4/2026).
Korban ditemukan oleh pelajar, saat buang sampah. Mayat pria ini ditemukan sudah dalam keadaan membujur dalam keadaan di tutup, di sebelah kursi sofa bekas, di area belakang konter HP, dekat pepohonan pisang sebelum sawah di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Sementara, istri korban yang telah dihubungi, masih di Jakarta bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang pelajar kelas IX SMP saat hendak membuang sampah. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi. Tak lama, petugas kepolisian, Satpol PP, dan ambulans swasta tiba untuk melakukan pengamanan dan persiapan evakuasi.
Suwandi (50), adik ipar korban, memastikan identitas jenazah. Ia menyebut korban memang asli warga Punggul dan sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan dan berjualan air dari PAM (Perusahaan Air Minum) di seberang lokasi kejadian. “Korban memang sering istirahat di situ kalau capek kerja, cari udara segar,” ujarnya.
Menurut keluarga, korban memiliki riwayat sesak napas, asam urat, dan nyeri lambung yang kerap kambuh. Novel (42), adik jenazah yang tinggal serumah, menambahkan korban terakhir terlihat pada Minggu malam usai Maghrib saat membeli makanan. “Semalam pintu rumah terbuka, tidak seperti biasanya. Kami cari, tapi tidak ketemu,” katanya.
Keluarga juga membantah dugaan korban meninggal akibat pengaruh minuman keras. “Bukan habis minum, itu tidak benar,” tegas Suwandi.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah masih berada di lokasi menunggu proses evakuasi. Polisi belum memastikan penyebab kematian dan masih menunggu keputusan keluarga terkait kemungkinan autopsi atau tidaknya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk memastikan tidak adanya unsur lain di balik kematian korban.

