Dramatis! Miguel Pereira Selamatkan Persebaya dari Kekalahan atas PSS Sleman
- account_circle Ruang Wawan
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Miguel Pereira merayakan gol bersama Tim Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Pho : Official Persebaya
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu, 18 Oktober 2026. Dua gol Miguel Pereira, termasuk sundulan pada menit ke-90+1, menyelamatkan Green Force dari kekalahan di kandang sendiri.
Persebaya sempat kesulitan mengembangkan permainan setelah PSS membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui situasi tendangan bebas. Miguel kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-36 untuk membawa kedua tim menutup babak pertama dengan skor 1-1.
Memasuki babak kedua, Persebaya berusaha membalikkan keadaan. Namun, PSS kembali unggul pada menit ke-61. Ketika kekalahan mulai membayangi tuan rumah, Miguel muncul sebagai penyelamat lewat gol pada masa injury time.
Hasil ini membuat Persebaya gagal mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri. Sementara itu, dua gol Miguel menjadi penentu keberhasilan Bajol Ijo menghindari kekalahan dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Persebaya Tertinggal Lebih Dahulu, Miguel Pereira Samakan Skor
Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal. Bermain di hadapan Bonek dan Bonita, Green Force mencoba menekan pertahanan PSS Sleman untuk menciptakan peluang lebih awal.
Sundulan Gledson Paixao sempat mengancam gawang tim tamu, tetapi bola masih melebar tipis. Pada menit keenam, Alex Martins memperoleh kesempatan emas dari jarak dekat. Sayangnya, penjaga gawang PSS berhasil menepis sepakan tersebut.
Alih-alih unggul lebih dahulu, Persebaya justru kebobolan pada menit kedelapan. PSS memanfaatkan situasi tendangan bebas untuk menjebol gawang Ernando Ari dan mengubah skor menjadi 0-1.
Tertinggal satu gol, Persebaya terus meningkatkan tekanan. Jefferson memperoleh peluang pada menit ke-33 melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti. Namun, upayanya belum membuahkan hasil.
Gol penyeimbang akhirnya lahir tiga menit kemudian. Miguel Pereira menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal dihentikan penjaga gawang PSS. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Green Force. Pada menit ke-39, Gledson Paixao melepaskan tendangan keras yang masih bisa diamankan kiper PSS. Satu menit berselang, Yuran Fernandes juga mengancam melalui sundulan, tetapi bola melebar tipis.
Hingga turun minum, kedua tim tidak mampu mencetak gol tambahan. Persebaya dan PSS Sleman memasuki ruang ganti dengan kedudukan sama kuat 1-1.
Persebaya Kembali Tertinggal pada Babak Kedua
Selepas jeda, Persebaya kembali mencoba mengambil kendali permainan. Malik Risaldi mendapatkan peluang melalui sundulan pada menit ke-46, tetapi penjaga gawang PSS masih mampu menggagalkannya.
Dua menit berselang, Diogo Ramalho berada dalam posisi menjanjikan. Namun, sepakan gelandang Persebaya itu dari jarak dekat justru melenceng dari sasaran. Toni juga memperoleh kesempatan pada menit ke-54, tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Pelatih Bernardo Tavares merespons situasi itu dengan melakukan pergantian pemain pada menit ke-56. Yann Mabella dan Ricky Pratama masuk menggantikan Malik Risaldi serta Diogo Ramalho.
Namun, ketika Persebaya berusaha mencari gol kedua, PSS justru kembali memimpin. Tim tamu mencetak gol pada menit ke-61 untuk mengubah kedudukan menjadi 1-2.
Persebaya pun kembali berada dalam posisi tertekan. Walber Mota sempat mengancam melalui sundulan pada menit ke-64, tetapi upaya tersebut belum mampu menyamakan kedudukan.
Tavares kemudian memasukkan Saddil Ramdani untuk menggantikan Toni pada menit ke-68. Pada menit ke-79, Catur dan Gledson Paixao juga ditarik keluar. Syahrul Lasinari serta Risto Mitrevski masuk untuk membantu Persebaya mengejar ketertinggalan.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya tuan rumah meningkatkan tekanan pada sisa pertandingan. Persebaya membutuhkan gol tambahan agar tidak kehilangan poin di kandang sendiri.
Gol Injury Time Miguel Pereira Selamatkan Persebaya
Memasuki menit-menit akhir, Persebaya terus mencari celah di pertahanan PSS. Saddil Ramdani mendapatkan peluang melalui sontekan jarak dekat pada menit ke-81. Namun, bola masih melebar dari gawang tim tamu.
Waktu semakin menipis, sedangkan Persebaya masih tertinggal 1-2. Tekanan demi tekanan menjadi upaya terakhir Green Force untuk menyelamatkan hasil pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+1. Miguel Pereira kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan yang mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Gol tersebut menjadi momen penting bagi Persebaya. Miguel tidak hanya menyamakan skor pada babak pertama, tetapi juga memastikan tuan rumah terhindar dari kekalahan pada penghujung pertandingan.
Hingga pertandingan berakhir, skor 2-2 tetap bertahan. Persebaya pun harus menerima hasil imbang setelah dua kali berada dalam situasi tertinggal.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Bernardo Tavares dan anak asuhnya, terutama dalam menjaga konsentrasi pertahanan serta memaksimalkan peluang di depan gawang. Di sisi lain, dua gol Miguel Pereira memberikan suntikan semangat bagi Green Force setelah berjuang hingga menit-menit terakhir.
- Penulis: Ruang Wawan
