Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Rekomendasi » Wajib Tahu! Perbedaan Prona dan PTSL: Program Sertifikasi Tanah yang Perlu Kamu Ketahui

Wajib Tahu! Perbedaan Prona dan PTSL: Program Sertifikasi Tanah yang Perlu Kamu Ketahui

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Program sertifikasi tanah menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah kepada masyarakat. Dua program yang sering disebut dalam konteks ini adalah Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Meski keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan sertifikat tanah, ada beberapa perbedaan mendasar antara keduanya. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai perbedaan Prona dan PTSL serta data terbaru terkait program ini.

Apa Itu Prona?

Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) adalah program pemerintah yang mulai dilaksanakan sejak tahun 1981 di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Tujuan utama Prona adalah membantu masyarakat, khususnya golongan ekonomi menengah ke bawah, dalam mendapatkan sertifikat tanah secara gratis atau dengan biaya sangat terjangkau. Prona awalnya lebih ditujukan untuk mempercepat proses sertifikasi tanah di daerah-daerah tertentu yang dianggap memerlukan prioritas.

Namun, program Prona sering kali terbatas dalam cakupan wilayah, jumlah penerima manfaat, serta kurang sistematis dalam proses pelaksanaannya. Oleh karena itu, seiring waktu, muncul kebutuhan untuk memperbarui dan meningkatkan program sertifikasi tanah, yang kemudian melahirkan PTSL.

Apa Itu PTSL?

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah pengganti dan pengembangan dari Prona yang mulai diimplementasikan secara masif pada tahun 2017. PTSL memiliki cakupan yang lebih luas dan sifatnya lebih menyeluruh dibandingkan dengan Prona. Melalui PTSL, pemerintah menargetkan agar seluruh tanah di Indonesia, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan, dapat terdaftar dan bersertifikat.

Data dari Kementerian ATR/BPN menunjukkan bahwa hingga tahun 2023, lebih dari 81 juta bidang tanah di seluruh Indonesia telah terdaftar melalui program PTSL. Program ini juga menargetkan bahwa seluruh tanah di Indonesia akan terdaftar pada tahun 2025, sebuah ambisi yang tak pernah dicapai oleh Prona sebelumnya.

Baca Juga  Yogyakarta Catat Angka Kasus Skizofrenia Tertinggi di Indonesia, Apa Penyebabnya?

Perbedaan Prona dan PTSL

Perbedaan utama antara Prona dan PTSL terletak pada metode pelaksanaan, cakupan wilayah, serta target program. Berikut ini beberapa poin perbedaan yang lebih rinci:

Cakupan Wilayah: Prona sering kali bersifat terbatas pada wilayah-wilayah tertentu dan tidak mencakup seluruh tanah di suatu daerah. Sebaliknya, PTSL mencakup seluruh wilayah Indonesia secara sistematis dan lengkap.
Proses Pendaftaran: Pada Prona, pendaftaran tanah lebih bersifat sporadis dan tergantung pada inisiatif masyarakat setempat. Sementara itu, pada PTSL, pendaftaran tanah dilakukan secara kolektif dan terorganisir oleh pemerintah, dengan mengidentifikasi bidang tanah yang belum terdaftar.
Target Akhir: Prona tidak memiliki target waktu yang jelas dalam menyelesaikan seluruh sertifikasi tanah di Indonesia, sedangkan PTSL memiliki target yang lebih ambisius, yaitu semua tanah di Indonesia harus terdaftar pada tahun 2025.
Sistem Pendataan: PTSL menggunakan teknologi yang lebih canggih dalam proses pendataan tanah, seperti pemetaan menggunakan sistem informasi geografis (GIS), yang tidak dilakukan dalam program Prona.

Berdasarkan data dari Kementerian ATR/BPN, berikut adalah perkembangan terbaru mengenai PTSL dan Prona:
PTSL: Hingga 2023, lebih dari 81 juta bidang tanah di Indonesia telah terdaftar melalui PTSL, dengan target 126 juta bidang tanah pada tahun 2025. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk mempercepat proses sertifikasi tanah melalui PTSL, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kepemilikan tanah belum bersertifikat yang tinggi.
Prona: Meski Prona telah berhenti dilaksanakan secara terpisah sejak PTSL diimplementasikan, program ini tetap memiliki kontribusi penting pada awal proses sertifikasi tanah di Indonesia. Namun, karena sifatnya yang sporadis, pencapaian Prona relatif kecil dibandingkan dengan PTSL.

Secara umum, PTSL merupakan penyempurnaan dari program Prona, dengan cakupan yang lebih luas, sistem yang lebih terorganisir, serta target yang lebih ambisius. Program PTSL telah memberikan dampak yang signifikan dalam mempercepat proses sertifikasi tanah di Indonesia, dan diharapkan seluruh tanah di Indonesia akan terdaftar pada tahun 2025. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya, memahami perbedaan antara Prona dan PTSL sangatlah penting, terutama terkait prosedur dan target yang berbeda.

Baca Juga  Labuan Bajo, Surga Dunia di Indonesia Timur

Dengan PTSL, pemerintah berupaya untuk memberikan perlindungan hukum yang lebih baik kepada seluruh masyarakat, sehingga diharapkan seluruh tanah di Indonesia akan tersertifikasi dalam waktu dekat.

  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMMD Kodim 0816 Sidoarjo

    TMMD 126, Komitmen Kuat Kodim 0816 dan Warga Bangun Akar Semangat Hidup dari Lapangan Desa

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Suara hentakan kaki terdengar bersahutan di lapangan Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Penanda ratusan warga bersama prajurit TNI dari Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo, berbaur dalam apel dan senam pagi yang menggugah semangat kebersamaan. Letda Inf M. Rafly Fatoni, Komandan SSK TMMD ke-126 yang memimpin kegiatan itu, […]

  • Majelis Taklim Sidoarjo

    Di Ulang Tahunnya, Wabup Mimik Idayana Ajak Majelis Taklim Peduli Warga Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebuah pesan kuat tentang kepedulian sosial, disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, saat menghadiri kegiatan santunan anak yatim, yang digelar Majelis Ta’lim Qurrota A’yun, di Sun Hotel Sidoarjo, Sabtu (28/2/2026). Di hadapan jamaah majelis taklim, dalam rilis Diskominfo Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana mengajak masyarakat memperkuat empati sosial, dengan lebih peduli terhadap […]

  • TRen Velocity di Tiktok

    Viral di Tiktok! Tren Baru Velocity yang Lagi Hype

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Scrolling media sosial sekarang terasa seperti berada di lintasan balap: semuanya serba cepat, dari tren yang datang dan pergi hingga perubahan informasi yang terjadi dalam hitungan detik. Salah satu istilah yang belakangan sering muncul adalah velocity. Bukan sekadar kata keren yang digunakan anak Twitter buat keliatan pintar, velocity ternyata punya makna yang lebih […]

  • Pemain AC Milan ketika menghadapi Cremonese (Dok. Official AC MIlan)

    Cremonese Permalukan AC Milan 1-2 di San Siro, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Pahlawan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – AC Milan memulai laga dengan percaya diri. Bermain di hadapan publik San Siro, AC Milan kalah dari Cremonese 1-2.  Rossoneri langsung menekan pertahanan Cremonese. Alur serangan mereka banyak digerakkan oleh Luka Modric yang menjadi otak permainan di lini tengah. Meski terus digempur, justru Cremonese yang membuka keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-28, Federico […]

  • Defisit APBD Jatim

    Defisit Rp 1,5 Triliun, RAPBD Jawa Timur 2025 Disahkan dengan Fokus Pendidikan dan Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dengan dihadiri kurang lebih 80 anggota. Rapat Paripurna DPRD Jatim yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025 digelar di gedung paripurna DPRD Jatim, kamis (21/11) sore. Dalam rapat yang dipimpin langsung ketua DPRD Jatim M Musyafak Rouf dan didampingi tiga wakil ketua Deny Wicaksono, Blegur Prijanggono dan Sri Wahyuni, […]

  • Perawatan Kulit Wajah pada Pria

    Perawatan Pria untuk Kulit Wajah Alami agar Tetap Segar dan Terhidrasi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah nggak sih kamu merasa kalau perawatan wajah itu seperti “wilayah terlarang” untuk pria? Padahal, punya kulit wajah yang sehat dan segar itu nggak kenal gender, lho! Siapa bilang pria nggak boleh punya ritual perawatan wajah sendiri? Nah, buat kamu yang masih ragu atau baru mau mulai, yuk kita bahas cara perawatan wajah […]

expand_less