Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Laut Tersembunyi di Bawah Bumi, Penemuan Air di Kedalaman 660 Km

Laut Tersembunyi di Bawah Bumi, Penemuan Air di Kedalaman 660 Km

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Baru-baru ini, para ilmuwan telah membuat penemuan mengejutkan yang mengubah pandangan kita tentang bumi. Di bawah permukaan bumi, sekitar 660 kilometer di bawah lapisan kerak, terdapat “laut” tersembunyi. Volume airnya kurang lebih tiga kali lebih banyak dari semua lautan yang ada di permukaan bumi.

Penemuan ini menjadi titik awal bagi pemahaman baru tentang siklus air global dan proses geologis yang berlangsung di dalam planet kita.

Bagaimana Air Bisa Berada di Kedalaman 660 Km?

Air yang terkandung di dalam bumi ini bukanlah seperti lautan yang kita kenal di permukaan. Namun berada dalam bentuk molekul air yang terperangkap dalam mineral yang disebut ringwoodite. Mineral ini ada di lapisan mantel bumi dan memiliki kemampuan menyerap air dalam jumlah besar. Ketika ilmuwan mengeksplorasi lebih dalam, mereka menemukan bahwa ringwoodite mengandung molekul air yang bisa dilepaskan dalam kondisi tekanan tinggi dan suhu ekstrem di dalam bumi.

Penemuan ini memberi gambaran baru tentang bagaimana air bisa terkandung di dalam bumi dan menjadi bagian dari siklus air planet kita. Pada permukaan bumi, siklus air melibatkan penguapan, kondensasi, dan presipitasi (hujan atau salju). Namun, di bawah permukaan, ada proses subduksi dan pelepasan yang mengatur pergerakan air dalam skala yang sangat berbeda. Dalam proses subduksi, lempeng tektonik yang bergerak memasukkan air dari permukaan ke dalam lapisan bumi, di mana ia bisa terperangkap dalam ringwoodite atau mineral lain.

Ketika lempeng ini tenggelam lebih dalam, suhu dan tekanan meningkat, menyebabkan molekul air terperangkap dan terakumulasi di lapisan mantel. Pada titik tertentu, air ini bisa kembali dilepaskan ke permukaan melalui aktivitas vulkanik, yang berarti bahwa air di bawah permukaan bumi bisa kembali ke siklus air yang kita kenal.

Baca Juga  Mengenal Kesenian Tradisional Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT)

Dampak Penemuan: Menjawab Pertanyaan Geologi yang Lebih Dalam

Penemuan air dalam jumlah besar di dalam bumi ini memberikan implikasi penting bagi geologi dan sains lingkungan. Beberapa dampak dan pertanyaan yang muncul di antaranya adalah:

1. Pemahaman Lebih Mendalam tentang Siklus Air Global

Penemuan ini menunjukkan bahwa siklus air bumi jauh lebih kompleks dari yang kita ketahui sebelumnya. Air yang terkandung di lapisan dalam bumi berpotensi menjadi “reservoir” air yang bisa memengaruhi iklim dan sirkulasi air global.

2. Pengaruh Terhadap Aktivitas Vulkanik dan Gempa Bumi

Air yang terkandung di dalam mantel bumi dapat mempengaruhi tekanan dan komposisi di sekitar lempeng tektonik. Hal ini bisa berperan dalam memicu aktivitas vulkanik dan gempa bumi. Air yang dilepaskan dari lapisan mantel melalui erupsi vulkanik bisa menjadi kunci dalam memahami dinamika aktivitas vulkanik yang lebih kompleks.

3. Menambah Informasi tentang Pembentukan Planet

Sebagai planet yang sebagian besar dipenuhi air, bumi memiliki karakter unik dibandingkan dengan planet-planet lain di tata surya. Menemukan air di lapisan mantel menambah wawasan tentang bagaimana planet kita terbentuk dan berevolusi selama miliaran tahun.

Untuk menemukan “laut” tersembunyi ini, ilmuwan menggunakan metode gelombang seismik untuk mendeteksi perubahan dalam komposisi dan kepadatan material di bawah permukaan bumi. Gelombang seismik membantu ilmuwan “melihat” ke dalam bumi dan memetakan wilayah di mana air mungkin terkandung. Penelitian ini juga didukung oleh eksperimen laboratorium yang mencoba mereplikasi kondisi tekanan dan suhu tinggi untuk memahami bagaimana mineral ringwoodite dapat menyimpan air di dalamnya.

Penemuan ini memicu penelitian lanjutan yang bertujuan mengungkap lebih banyak tentang air di bawah permukaan bumi. Para ilmuwan terus melakukan penelitian untuk memetakan lokasi air yang lebih tepat dan memahami bagaimana air ini berperan dalam siklus alam dan fenomena geologi yang besar. Studi tentang “laut dalam bumi” ini mungkin akan membuka jalan baru bagi ilmu pengetahuan, menjawab pertanyaan-pertanyaan lama tentang struktur dan evolusi bumi.

Baca Juga  SMAS Al Fattah Sidoarjo Ukir Rekor Baru Kelulusan SNBT 2026

Penemuan “laut” tersembunyi di dalam lapisan bumi adalah langkah besar dalam memahami proses geologis yang selama ini belum kita ketahui. Ilmuwan terus meneliti bagaimana peran air dalam struktur bumi bisa mempengaruhi segala hal, mulai dari iklim hingga aktivitas vulkanik. Siapa tahu, di masa depan, kita mungkin menemukan bahwa air di bumi jauh lebih dalam dan lebih luas dari yang terlihat di permukaan.

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • SNBP 2026 Ponpes Amanatul Ummah

    275 Siswa Ponpes Amanatul Ummah Tembus PTN via SNBP

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebanyak 275 siswa-siswi Pondok Pesantren Amanatul Ummah dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 ke berbagai perguruan tinggi negeri favorit. Sebanyak 30 di antaranya diterima di Fakultas Kedokteran Umum. Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini. Ia menyebut peningkatan jumlah kelulusan terjadi […]

  • Bayi menangis menirukan aksesn ibu mereka

    Fakta Menarik Bayi Menangis dengan Aksen yang Mirip Bahasa Ibu Mereka

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Saat mendengar tangisan bayi, seringkali kita berpikir bahwa mereka hanya mengekspresikan rasa lapar, ketidaknyamanan, atau kelelahan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa bayi juga dapat menangis dengan intonasi yang mirip dengan aksen bahasa ibu mereka! Ini adalah fenomena menarik yang mengungkap bagaimana bahasa memengaruhi perkembangan komunikasi sejak usia dini. Memahami bahwa bayi bisa mengekspresikan […]

  • Siaga Rob Surabaya

    Siagakan Pesisir Surabaya Kala Super New Moon Membawa Rob

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pesisir Surabaya bersiaga menghadapi ancaman banjir rob, menyusul fenomena astronomis Super New Moon, yang memicu kenaikan air laut maksimum dalam sebelas hari ke depan. Berdasarkan rilis Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Tanjung Perak, potensi banjir rob ini diprediksi berlangsung pada tanggal dua puluh hingga tiga puluh September tahun dua ribu dua puluh enam. […]

  • unusa tridarma perguruan tinggi

    Unusa Raih Klaster Mandiri: Bukti Nyata Peningkatan Tridarma Perguruan Tinggi

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mencatatkan sejarah dengan masuk ke dalam klaster mandiri di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Unusa menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang berhasil meraih posisi ini bersama 16 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lainnya dari total 51 perguruan tinggi se-Indonesia. Pengumuman ini berdasarkan surat dari Direktur Riset, […]

  • tawaran N-Max dan Avanza Muktamar NU

    PCNU Bengkulu Bongkar Tawaran N-Max dan Avanza di Tengah Pemilihan Muktamar NU

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – Ketua PCNU Kota Bengkulu, Rahmad Ramdani, membongkar adanya tawaran berupa sepeda motor Yamaha N-Max dan mobil Toyota Avanza yang beredar menjelang proses pemilihan di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pengakuan itu disampaikan di sela kegiatan Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Rahmad tidak merinci siapa pihak yang […]

  • Perbaikan jalan Wabup Mimik Idayana

    Perbaikan Jalan Rusak Sidoarjo Tinggal 30 Persen, di Bukber Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dan Kyai Said Agil Siradj

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, di Pendopo Delta Wibawa, pada Sabtu (14/3/2026), mengatakan perbaikan jalan berlubang dan jalan rusak di Sidoarjo, tinggal 30 persen, terutama di ruas jalan Lingkar Timur Sidoarjo. “Update untuk perbaikan jalan – jalan yang berlubang, jalan yang rusak di Sidoarjo, tinggal 30 persen, terutama untuk jalan di […]

expand_less