Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Jejak Kejayaan Kerajaan Maritim Sriwijaya di Nusantara

Jejak Kejayaan Kerajaan Maritim Sriwijaya di Nusantara

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan maritim yang berdiri sekitar abad ke-7 M di wilayah Sumatra, tepatnya di sekitar Palembang. Kerajaan ini terkenal sebagai pusat perdagangan dan penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara. Nama “Sriwijaya” berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti “kemenangan yang cemerlang.”

Sriwijaya mulai dikenal dari prasasti-prasasti kuno, seperti Prasasti Kedukan Bukit (682 M), yang menyebut seorang raja bernama Dapunta Hyang. Prasasti lain, seperti Talang Tuo, menunjukkan bahwa Sriwijaya berkembang dalam bidang agrikultur dan kesejahteraan rakyat.

Selain itu, Prasasti Telaga Batu mengungkapkan sistem pemerintahan yang teratur.

Peran Maritim

Lokasi strategis Sriwijaya di Selat Malaka memungkinkan kerajaan ini menguasai jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. Sriwijaya juga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha, dengan pendeta terkenal dari Tiongkok, I-Tsing, belajar di sana pada abad ke-7.

Pada masa puncaknya, Sriwijaya menguasai wilayah luas, termasuk Sumatra, Jawa Barat, dan Semenanjung Malaya. Hubungan diplomatik dengan kerajaan besar seperti Tiongkok dan India menguatkan posisi Sriwijaya sebagai pusat perdagangan dan agama Buddha.

Ilustrasi Kerajaan Sriwijaya

Kemunduran dan Keruntuhan

Kerajaan ini mulai melemah setelah serangan dari Kerajaan Chola (India) pada abad ke-11, serta munculnya kerajaan-kerajaan baru seperti Singasari dan Majapahit di Jawa. Akhirnya, Sriwijaya kehilangan pengaruh dan runtuh.

Warisan Sriwijaya masih terlihat dari peninggalan arkeologis, seperti prasasti dan candi, serta jejak pengaruhnya dalam penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara.

Sriwijaya adalah kerajaan maritim yang berjaya sebagai pusat perdagangan dan agama Buddha di Asia Tenggara. Meskipun runtuh, pengaruhnya tetap hidup dalam sejarah dan budaya kawasan tersebut.

Baca Juga  5 Negara Penghasil Nikel Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan ke Berapa?
  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gareth Southgate dirumorkan menjadi manajer Manchester United.(c) Istimewa

    Ruben Amorim di Ujung Tanduk? Mengupas Tuntas Kandidat Pengganti Manajer Manchester United Terbaru, Dari Southgate Hingga Glasner!

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebagai penggemar sejati sepak bola, terutama drama yang terjadi di Old Trafford, saya pribadi merasa situasi di Manchester United saat ini benar-benar bikin deg-degan. Jujur saja, rangkaian hasil buruk belakangan ini membuat spekulasi tentang pergantian manajer kembali memanas. Padahal, kita semua tahu, janji manis era kepelatihan Ruben Amorim sempat membawa optimisme tinggi. Tapi, […]

  • Cegah Stunting di Surabaya

    BKKBN Jatim Gelar Apel Siaga dan Kunjungan Keluarga untuk Cegah Stunting di Surabaya

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi stunting. Pada Rabu (19/3/2025), BKKBN Jatim menggelar Apel Siaga Komitmen Sukseskan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Kegiatan ini diikuti oleh 30 motor Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang langsung terjun ke lapangan untuk mengunjungi keluarga sasaran di Surabaya. […]

  • Sertifikasi halal

    Heboh! 9 Jajanan ‘Halal’ Ini Ternyata Disusupi Babi – BPOM Buru Pelaku!

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Badai skandal kehalalan menerjang industri pangan Indonesia. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) baru saja mengungkap temuan mencengangkan: 9 produk makanan berlabel halal—termasuk jajanan anak—ternyata mengandung DNA babi. Hasil uji laboratorium parameter peptida spesifik porcine ini dipublikasikan dalam konferensi pers oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan […]

  • Bangun Percaya Diri

    Bangun Percaya Diri dengan Teknik Sederhana Ini

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Percaya diri, fondasi kokoh yang menopang keberanian kita untuk bangun meraih mimpi. Ini bukan sekadar perasaan baik, melainkan kekuatan yang mendorong kita untuk terus berkembang dan mencapai potensi maksimal. Namun, bagaimana cara menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat? Mari kita telusuri bersama. Mengenal Diri Sendiri Langkah pertama adalah memahami diri sendiri secara […]

  • Sri Untari memberikan pernyataan terkait kemenangan PDIP di Pilkada 2024 Jawa Timur, mencatat keberhasilan di 21 kabupaten/kota.

    PDIP Raih Kemenangan di 21 Kab/Kota Jawa Timur, Sri Untari Apresiasi Kepercayaan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 kembali menjadi ajang pembuktian, bahwa PDI Perjuangan masih menjadi kekuatan politik utama di Jawa Timur. Hasil sementara pilkada di 38 kabupaten/kota di Jatim, partai berlambang banteng moncong putih tersebut berhasil meraih kemenangan besar. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengungkapkan bahwa partainya memenangkan […]

  • Sengketa parkir Sidoarjo

    Kisruh Retribusi Parkir Sidoarjo: Ketika Miliaran Rupiah Tak Jelas Arah

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Sepertinya ada yang tak beres dalam pengelolaan parkir di Kabupaten Sidoarjo. Di balik deretan kendaraan yang terparkir rapi, tersembunyi kisruh panjang yang telah berlangsung selama tiga tahun. Antara Pemkab Sidoarjo dan PT Indonesia Sarana Service (ISS), hubungan kerja sama yang dulunya dijalin demi optimalisasi retribusi kini justru berujung pada saling gugat dan […]

expand_less