Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Lifestyle » Gerakan Anggun, Musik Megah! Tari Gending Sriwijaya, Jejak Budaya Sumatera Selatan

Gerakan Anggun, Musik Megah! Tari Gending Sriwijaya, Jejak Budaya Sumatera Selatan

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sebuah tarian bisa menjadi cerminan sejarah panjang sebuah peradaban. Tari Gending Sriwijaya adalah salah satunya. Gerakan yang anggun, irama musik yang khas, serta kostum mewah yang dikenakan para penari menjadi bukti bagaimana kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara, Sriwijaya, meninggalkan jejak budaya yang masih hidup hingga kini.

Di Sumatera Selatan, Tari Gending Sriwijaya bukan hanya sekadar seni pertunjukan. Tarian ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan bagi tamu-tamu kehormatan. Tak heran, tarian ini masih sering dipentaskan dalam acara resmi seperti penyambutan pejabat negara, tamu mancanegara, hingga festival kebudayaan.

Apa yang membuat Tari Gending Sriwijaya begitu istimewa? Mari kita telusuri sejarah, makna gerakan, dan bagaimana tarian ini tetap eksis di era modern!

Sejarah Tari Gending Sriwijaya, dari Istana hingga Penyambutan

Tari Gending Sriwijaya berasal dari tradisi kerajaan Sriwijaya yang berkuasa di Nusantara sekitar abad ke-7 hingga ke-13 Masehi. Dahulu, kerajaan ini dikenal sebagai pusat perdagangan, budaya, dan agama Buddha di Asia Tenggara.

Pada masa itu, tarian ini diyakini digunakan sebagai bagian dari ritual kerajaan untuk menyambut tamu agung, pejabat tinggi, atau utusan dari negeri lain. Tariannya melambangkan kebesaran dan kemegahan kerajaan, serta menunjukkan keramahan Sriwijaya kepada siapa pun yang datang.

Seiring berjalannya waktu, Kerajaan Sriwijaya memang runtuh, tetapi tradisi ini tetap bertahan. Tari Gending Sriwijaya mengalami berbagai penyesuaian dan akhirnya diresmikan sebagai tarian penyambutan khas Sumatera Selatan. Kini, tarian ini masih eksis dalam acara kenegaraan maupun perhelatan budaya.

Makna Gerakan dan Busana dalam Tari Gending Sriwijaya

Salah satu hal yang membuat Tari Gending Sriwijaya begitu memesona adalah keanggunan setiap gerakannya. Tidak ada hentakan yang keras atau gerakan cepat yang agresif. Semua dilakukan dengan lembut, seolah-olah para penari sedang mengayun dalam irama yang tenang dan penuh wibawa.

Baca Juga  Kenali Tradisi Rumpak-Rumpak, Merayakan Hari Raya Dengan Alat Musik Terbangan

Makna di Balik Setiap Gerakan

Gerakan dalam tarian ini tidak sekadar estetis, tetapi juga memiliki makna yang mendalam:

  • Gerakan tangan yang lemah gemulai melambangkan kelembutan dan keramahan rakyat Sriwijaya.
  • Langkah kaki yang anggun menandakan kebesaran dan keteguhan Sriwijaya sebagai kerajaan yang kuat.
  • Formasi tarian yang harmonis menggambarkan persatuan dan keharmonisan yang dijaga oleh rakyat Sriwijaya.

Busana Mewah ala Kerajaan Sriwijaya

Para penari Tari Gending Sriwijaya mengenakan busana khas yang memancarkan kemewahan era kerajaan. Beberapa elemen penting dalam kostumnya meliputi:

  • Baju Kurung Tanggung berwarna emas atau merah yang melambangkan kebangsawanan dan kejayaan.
  • Tanjak atau Mahkota Berhias Emas sebagai simbol kebesaran.
  • Selendang Songket Palembang yang ditenun dengan motif khas Sumatera Selatan.
  • Perhiasan emas seperti kalung, gelang, dan anting besar yang semakin menambah kesan mewah.

Dengan kostum seperti ini, tak heran jika tarian ini benar-benar memancarkan aura kebangsawanan dan kemegahan Sriwijaya!

Iringan Musik yang Khas

Tidak hanya gerakan dan kostumnya yang menarik, musik pengiring Tari Gending Sriwijaya juga memiliki peranan penting dalam menciptakan atmosfer megah. Musiknya dihasilkan dari perpaduan alat musik tradisional seperti:

  • Gamelan Sriwijaya, yang memiliki suara khas dan lembut.
  • Gong besar, yang menandakan kebesaran dan keagungan.
  • Serunai atau Suling, yang menambah nuansa mistis dan mendalam dalam pertunjukan.
  • Kendang, yang mengatur tempo gerakan para penari.

Lagu yang mengiringi tarian ini juga memiliki lirik yang berisi doa dan harapan, menyiratkan pesan bahwa tamu yang datang diterima dengan penuh berkah dan kebahagiaan.

Pelestarian Tari Gending Sriwijaya di Era Modern

Meskipun zaman terus berubah, Tari Gending Sriwijaya tetap hidup di tengah masyarakat Sumatera Selatan. Banyak sanggar tari yang terus mengajarkan dan mempertunjukkan tarian ini dalam berbagai acara.

Baca Juga  Mengapa Pembaca Itu Berbeda? Mengungkap Karakteristik Uniknya

Di Palembang, misalnya, banyak festival budaya yang menampilkan Tari Gending Sriwijaya, seperti:

  • Festival Sriwijaya yang diadakan setiap tahun untuk merayakan warisan budaya Sriwijaya.
  • Pertunjukan Tari di Museum Balaputradewa, tempat di mana wisatawan bisa menyaksikan tarian ini secara langsung.
  • Sanggar Tari di Palembang dan Sekitarnya yang masih aktif melatih anak-anak muda untuk melestarikan Tari Gending Sriwijaya.

Kehadiran sanggar tari ini menjadi bukti bahwa Tari Gending Sriwijaya bukan sekadar sejarah, tetapi juga seni yang terus berkembang dan diapresiasi.

Tari Gending Sriwijaya adalah bukti bahwa budaya bisa bertahan dan tetap relevan meskipun zaman terus berubah. Dari tradisi istana Sriwijaya hingga menjadi tarian penyambutan khas Sumatera Selatan, tarian ini tetap menjadi simbol kebesaran dan keramahan yang membanggakan.

Keindahan gerakan, kemewahan busana, dan kemegahan musiknya menjadikan Tari Gending Sriwijaya sebagai salah satu tarian tradisional paling anggun di Indonesia. Semoga generasi muda terus menjaga dan melestarikan tarian ini agar tetap dikenal dunia!

Kamu sudah pernah menyaksikan Tari Gending Sriwijaya langsung? Kalau belum, pastikan masukin ke bucket list-mu ya!

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bonus Atlet Sidoarjo

    Harumkan Sidoarjo, Atlet Porprov, KORMI dan NPC Peraih Medali Segera Terima Bonus

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabar gembira datang bagi para atlet Sidoarjo yang telah berjuang mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Jatim 2025, KORMI Jatim 2025, dan NPC Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan bonus bagi peraih medali segera cair pada November tahun ini. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Sidoarjo, Yudhi Irianto menegaskan, prosesnya telah […]

  • Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Ikut Sebarkan Hoax Gempa

    Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Ikut Sebarkan Hoax Gempa

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya melalui Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar hoaks yang beredar seputar gempa. Ia juga menekankan agar warga tidak semakin panik, mengingat Surabaya masih dalam keadaan aman meskipun baru-baru ini terdampak gempa. Eri Cahyadi menegaskan bahwa setiap bangunan tinggi di Surabaya sudah dirancang […]

  • Libur Nasional Idulfitri 2025

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Idulfitri 2025 Persiapan Libur Panjang Lebaran 1446 H

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Masyarakat Indonesia bersiap menyambut momen spesial Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Simak informasi lengkapnya agar Anda bisa merencanakan liburan dengan baik! Libur Nasional dan Cuti Bersama Idulfitri 2025 Tahun 2025, Lebaran akan dirayakan dengan libur panjang […]

  • Gebyar Batik Sidoarjo 

    Batik Sidoarjo Harumkan Daerah di Panggung Catwalk, Bupati Subandi: “Cintai Daerahmu, Pakailah Batikmu” 

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pagi itu, pelataran Pendopo Delta Wibawa, menjadi saksi kebangkitan Batik khas Sidoarjo, Selasa (1/7/2025). Yang benar-benar mendebarkan, semangat para desainer muda dan ibu-ibu perajin batik yang karyanya melenggang anggun di atas catwalk. Mereka bukan sekadar menampilkan busana, tetapi jiwa, warisan leluhur yang dituangkan dalam sehelai kain batik. Dalam gelaran Gebyar Batik Sidoarjo, […]

  • Lirik Lagu Aku Dah LUpa

    Lirik dan Makna Lagu Aku Dah Lupa dari Kolaborasi Zia dan Mikky

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Aku Dah Lupa”, lagu duet terbaru dari Zia dan Mikky, tengah viral di TikTok dan berbagai platform media sosial lainnya. Lirik lagu “Aku Dah Lupa” yang relate dengan pengalaman banyak orang, dipadukan dengan melodi yang easy listening, membuat lagu ini dengan cepat menarik perhatian para pendengar. “Aku Dah Lupa” mengisahkan tentang proses penyembuhan […]

  • Pemuda pesta miras

    44 Pemuda Pesta Miras dan Vandalisme Diamankan dan Dibina di Liponsos

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya. Kota Pahlawan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan moralitas publik. Dalam operasi malam bertajuk Asuhan Rembulan, Satpol PP Surabaya mengamankan 44 pemuda yang terlibat pesta miras dan aksi vandalisme di sejumlah titik kota, Minggu malam (15/6/2025). Sebagian besar dari mereka masih berusia belasan hingga awal 20-an tahun. Mereka kedapatan sedang menikmati […]

expand_less