Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Pendidikan » Mengenal Suku Tengger: Penjaga Spiritualitas di Kaki Gunung Bromo

Mengenal Suku Tengger: Penjaga Spiritualitas di Kaki Gunung Bromo

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Suku Tengger, sebuah kelompok etnis yang unik dan menarik perhatian, mendiami wilayah dataran tinggi sekitar kawasan pegunungan Bromo, Jawa Timur. Mereka merupakan keturunan dari Kerajaan Majapahit yang mengungsi setelah runtuhnya kerajaan tersebut pada abad ke-15.

Kehidupan mereka yang erat dengan alam dan tradisi leluhur telah menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dan peneliti budaya.

Asal-Usul dan Kepercayaan Suku Tengger

Asal-usul Suku Tengger masih menjadi perdebatan, namun yang paling populer adalah legenda tentang Roro Anteng dan Joko Seger. Pasangan ini memohon kepada Sang Hyang Widhi untuk dianugerahi keturunan, namun dengan syarat anak ke-25 harus dipersembahkan kembali kepada gunung. Tradisi inilah yang kemudian melahirkan upacara Kasada, sebuah ritual tahunan yang menjadi simbol penghormatan kepada leluhur dan alam.

Kepercayaan Suku Tengger merupakan perpaduan antara Hindu, Buddha, dan animisme. Mereka menyembah Hyang Widhi sebagai Tuhan Yang Maha Esa, serta memuja roh leluhur dan kekuatan alam. Gunung Bromo sendiri dianggap sebagai tempat suci dan pusat spiritual bagi Suku Tengger.

Upacara Kasada (pinterest/bromoeastjava.com)

Suku Tengger memiliki sejumlah tradisi dan upacara adat yang unik, di antaranya upacara Kasada yang dilakukan setiap tahun pada bulan Kasada (biasanya jatuh pada bulan purnama di bulan Juni). Masyarakat Tengger akan melemparkan sesaji berupa hasil bumi ke dalam kawah Gunung Bromo sebagai persembahan kepada para dewa.

Ada juga upacara Unan-Unan dilaksanakan setiap lima tahun sekali untuk membersihkan desa dari segala macam penyakit dan malapetaka. Selain itu, ada upacara Hari Raya Karo merupakan ritual penyucian diri dan penghormatan kepada Hyang Widhi.

Kehidupan sehari-hari Suku Tengger sangat bergantung pada alam. Mereka sebagian besar berprofesi sebagai petani, peternak, dan pedagang. Rumah-rumah tradisional mereka terbuat dari bambu dan kayu, dengan atap berbentuk limas. Pakaian adat mereka juga memiliki ciri khas yang mencerminkan kehidupan mereka yang sederhana dan dekat dengan alam.

Baca Juga  Pakar ITS Serukan Mitigasi Angin Puting Beliung Memasuki Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem

Suku Tengger saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti modernisasi, perubahan iklim, dan pengaruh budaya luar. Namun, semangat pelestarian budaya terus berkobar di kalangan generasi muda. Mereka berupaya menjaga kelestarian tradisi leluhur dan memperkenalkan budaya Tengger kepada masyarakat luas.

Suku Tengger adalah bukti nyata akan kekayaan budaya Indonesia. Kehidupan mereka yang penuh makna dan harmoni dengan alam menjadi inspirasi bagi kita semua.

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Betonisasi jalan

    Betonisasi Bringinbendo, Harapan Baru untuk Warga Sidoarjo

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek betonisasi di Jalan Bringinbendo, Rabu, (27/8/2025). Proyek yang menghubungkan Desa Bringinbendo dan Desa Kletek ini menjadi perhatian penting, mengingat potensi solusi atas persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Betonisasi jalan sepanjang 2.250 meter dan lebar 4 meter ini sudah memulai tahap pengerjaan […]

  • Polda Jatim konferensi pers Baby sister berikan Obat penggemuk

    Polda Jatim Kembangkan Kasus Baby Sister, Temukan Praktik Obat Penggemuk di Kalangan Pengasuh Anak

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur tengah mengembangkan penyidikan terhadap kasus seorang baby sister berinisial N (36) yang diduga menyekoki anak asuhnya dengan obat penggemuk. Tindakan ini dianggap berbahaya dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius bagi anak. Dalam kasus ini, N, yang merupakan warga Bone, Sulawesi Selatan, ditangkap setelah diketahui […]

  • Turnamen Bulutangkis Polda Jatim

    Tim Polda 2 Juara Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tim Polda 2 berhasil menyabet gelar juara utama dalam Kejuaraan Bulutangkis Piala Kapolda Cup 2026 yang digelar Kepolisian Daerah Jawa Timur di GOR Bulutangkis Polda Jatim, Kamis (11/6). Kemenangan ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80. Turnamen yang berlangsung sejak Senin (8/6) tersebut diikuti oleh 44 tim dari berbagai […]

  • pengasuh ponpes cabul ke santriwati

    Skandal Ponpes: Pengasuh di Sidoarjo Divonis 3 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo menjatuhkan vonis 3 tahun penjara kepada Hidayatullah, pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mahdiy di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran. Hidayat dinyatakan bersalah atas perbuatan pencabulan terhadap seorang santriwati yang masih di bawah umur. Ketua Majelis Hakim, Bambang Trenggono, menyatakan bahwa terdakwa tidak hanya dijatuhi hukuman […]

  • Doa bersama Sidoarjo

    Tahlil Mubarok: Doa Bersama untuk Wujudkan Mimpi Sidoarjo Sejahtera

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Rindu akan kedamaian dan kesejahteraan memuncak dalam acara Tahlil Mubarok Do’a Untuk Negeri yang berlangsung Rabu malam (27/8/2025). Pemerintah Kecamatan Krian menggelar tahlil dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di Pendopo Kantor Kecamatan Krian, dengan ratusan santri dan tokoh masyarakat yang hadir untuk memanjatkan doa. Acara ini dipimpin KH. Achmad Zamzuri, […]

  • Harlah GP Ansor Sidoarjo

    Futsal dan Tarik Tambang Meriahkan Harlah GP Ansor Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Menyemarakkan rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Sidoarjo mengadakan lomba futsal dan lomba tarik tambang antar PAC dan Banom (Badan Otonom) GP Ansor se- Kab. Sidoarjo. Dua perlombaan tersebut, dibuka dan diikuti internal GP Ansor Sidoarjo, sebanyak 18 PAC dan 5 Banom, dan acara […]

expand_less