Sidoarjo, Ruang.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperketat pengawasan stabilitas harga bahan pokok, dan memacu percepatan proyek infrastruktur, menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Ini dilakukan guna memastikan kenyamanan warga dalam beribadah, serta kelancaran arus mudik di wilayah penyangga utama Surabaya tersebut.
Dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda di Opsroom Setda Sidoarjo, Selasa (3/3/2026), Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa ketersediaan pangan dan kelayakan jalan adalah prioritas mutlak. Pemerintah daerah tidak ingin lonjakan harga sembako memberatkan daya beli masyarakat di tengah momentum sakral Ramadan.
“Saya meminta OPD hingga pemerintah desa mengantisipasi potensi kenaikan harga sembako dan bahan bakar minyak. Koordinasi intensif di pasar-pasar harus dilakukan, guna memastikan harga tetap terkendali dan tidak berada di atas rata-rata,” tegas Subandi.
Selain urusan dapur warga, perhatian serius tertuju pada sektor konstruksi. Subandi menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, untuk memulai betonisasi dan perbaikan 25 ruas jalan, melalui skema mini kompetisi, agar pengerjaan lebih gesit. Ia memberikan peringatan keras kepada kontraktor, agar menjaga kualitas pengerjaan tanpa ada penundaan jadwal.
“Betonisasi diharapkan segera mulai berjalan. Pekerjaan tidak boleh molor dan jangan dikerjakan dua kali. Jika kualitas pekerjaan tidak sesuai, kontraktor segera dievaluasi dan diganti. Target penyelesaian proyek sebelum Lebaran harus dimaksimalkan,” ujarnya secara lugas.
Aspek ketertiban umum juga diperketat. Pedagang kaki lima (PKL) untuk sementara direlokasi ke area GOR Sidoarjo guna menjaga estetika Alun-alun. Sementara itu, sektor kesehatan dan pelayanan air bersih dari PDAM diminta bersiaga penuh menghadapi lonjakan permintaan saat hari raya.
Upaya menyeluruh ini bukan hanya tentang pemenuhan teknis birokrasi, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak dasar warga.
Bupati berharap, sinergi lintas sektor ini mampu menciptakan suasana Lebaran yang inklusif, aman, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sidoarjo.

