Pengajian Akbar Alumni SMA 1-9 Surabaya Hadirkan Ustadz Das’ad Latif
- account_circle Mascim
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Ustadz Das'ad Latif memberikan ceramah pada Pengajian Akbar Alumni SMA Negeri 1-9 Surabaya di Masjid Al-Kautsar, Jumat 25 September 2026. (Ruangcoid)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Poin Berita:
- Forum Komunikasi Alumni SMA Negeri 1-9 Surabaya menggelar pengajian akbar di Masjid Al-Kautsar pada Jumat, 25 September 2026.
- Ustadz Das’ad Latif menekankan alumni harus memberi partisipasi nyata bagi sekolah, bukan sekadar berkumpul.
- Pengajian juga mendoakan korban KM Virgo Transport 8 dan mendesak pengawasan kelayakan kapal diperketat.
Ruang.co.id – Forum Komunikasi Alumni SMA Negeri 1-9 Surabaya menggelar pengajian akbar di Masjid Al-Kautsar, Jumat (25/9/2026). Penceramah Ustadz Das’ad Latif hadir di hadapan ratusan alumni yang khidmad.
Mengusung tema Menyambung Jejak, Memupuk Kebersamaan: Meneladani Keramahan dan Kepedulian Nabi Muhammad SAW dalam Persaudaraan Alumni, acara ini menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan. Ratusan alumni dari berbagai tahun lulus memadati area masjid. Mereka datang dengan antusias sejak Siang.
Ustadz Das’ad Latif menegaskan ikatan alumni bukan sekadar perkumpulan formal. Ia mendorong partisipasi nyata untuk almamater. “Ikatan alumni dari SMA 1 sampai SMA 9 Negeri Surabaya. Di mana-mana ikatan alumni itu tujuannya merapatkan kembali,” ujar Ustadz Das’ad.
Ia mencontohkan sumbangan yang diwujudkan dalam pembangunan masjid atau laboratorium. “Jangan sekadar berkumpul tapi tidak ada faedah,” tegasnya. Menurutnya, alumni harus memberi manfaat bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
Pengajian juga diisi doa bersama untuk korban KM Virgo Transport 8. Kapal rute Surabaya-Banjarmasin itu terbalik dan tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026. “Kita doakan yang belum ditemukan mudah-mudahan ditemukan, yang sudah arwah kita doakan diampuni dosa-dosanya dan dilapangkan alam kuburnya,” kata Ustadz Das’ad.
Ia menyoroti pentingnya pengawasan kelayakan kapal. Menurutnya, peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi Departemen Perhubungan. “Betul-betul meneliti layak tidaknya kapal itu beroperasi,” ujarnya. Pengusaha kapal juga diminta tidak menutupi kondisi armada.
“Jangan sampai tidak layak malah bohong karena akan korban penumpang,” tambah Das’ad. Para alumni yang hadir menyimak dengan khidmad. Acara berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.
Tema yang diangkat menyoroti keramahan dan kepedulian Nabi Muhammad SAW. Das’ad mengajak alumni meneladani sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, persaudaraan alumni harus melampaui batas angkatan.
Usai ceramah, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Para alumni mengikuti prosesi dengan khidmad. Das’ad juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan antaralumni. Menurutnya, perbedaan angkatan bukan penghalang untuk bersinergi.
Ke depan, Forum Komunikasi Alumni berharap kegiatan seperti ini terus mempererat persaudaraan. Kontribusi nyata bagi sekolah dan masyarakat menjadi fokus utama. Publik pun diimbau menjadikan musibah kapal sebagai pelajaran bersama.
- Penulis: Mascim

