Breaking News
light_mode
Jumat, 14 Agustus 2026
Beranda » Terkini » Kosongkan DKS Tanpa Dialog dan Tidak Patuhi Putusan PTUN Pemkot Surabaya Tindas Seniman

Kosongkan DKS Tanpa Dialog dan Tidak Patuhi Putusan PTUN Pemkot Surabaya Tindas Seniman

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Tanpa Melalui dialog resmi serta tidak mematuhi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ) Pemerintah Kota Surabaya Kosongkan Dewan Kesenian Surabaya ( DKS ) di kompleks Balai Pemuda Surabaya senin (4/5).

Pengosongan ini menimbulkan dampak besar terhadap kegiatan berkesenian. Selain membuat para seniman senior seperri perupa, pelukis, teater dan lainnya tidak bisa berkreasi lagi. Pengosongan ini juga membuat anak- anak ludruk Medang Kamulan Budaya ( MTB ) asuhan Cak Sabil Lukito yang akan berlatih untuk tampil di TVRI esok harinya. Terpaksa harus terbengkalai. Para anggota ludruk MTB yang sebagian besar anggotanya masih anak- anak usia 7 hingga 14 tahun tersebut terlantar di pelataran Balai Pemuda karena tidak bisa latihan. Sebab perangkat gamelan ludruk dibawa paksa oleh Satpol PP Pemkot Surabaya.

” Saya tidak tahu apa yang ada di pikiran Pemkot Surabaya. Kami dan anak- anak ini tidak tahu apa-apa tentang urusan pemerintahan apalagi politik. Kami ini hanya berupaya melestarikan ludruk sebagai kesenian tradisional asli Jawa Timur dengan mengajak anak- anak generasi penerus bangsa untuk mengenal ludruk.Tapi kreatifitas kami malah dikebiri oleh pemerintah kota Surabaya sendiri,” ujar Cak Sabil di tengah kelesuan para anak asuhnya yang terlantar tidam jadi latihan.

Saat pengosongan terjadi, para seniman yang dipimpin ketua DKS Chrisman Hadi langsung meldkukan perlawanan secara terbuka di lokasi dengan merobek segel yang dipasang Satpol PP di pintu ruang Sekretariat DKS.

Menurut ketua DKS, Chrisman Hadi, awal konflik administratif antara DKS dengan Pemkot terjadi pada 30 Desember 2019. Saat itu musyawarah seniman kota Surabaya memilih Chrisman Hadi sebagai ketua DKS. Namun hingga dua tahun setelah Musyawarah, Pemkot tidak segera melantik kepengurusan hasil musyawarah seniman ini. Sehingga pada tanggal 5 februari 2022 pengurus jadil musyawarah mengajukan petmohonan pelantikan. Namun pafa tanggal 29 Maret 2022, Pemkot menolak pelantikan pengurus DKS melslui surat resmi tanpa alasan yang jelas. Sehingga pada tahun itu juga pengurus DKS menggugat Pemkot Surabaya ke PTUN Surabaya dengan obyek gugatan, keabsahan tindakan Pemkot yang menolak pengukuhan DKS. Pada desember 2022 PTUN Surabaya mengabulkan gugatan DKS seluruhnya. Amar pitusan hakim PTUN itu antara lain, Mbatalkan surat penolakan Pemkot. Memerintahkan pencabutan surat tersebut. Memerintahkan penerbitan SK pengukuhan pengurus DKS. Pada tahap ini posisi DKS diakui sah secara hukum administratif.

Baca Juga  ARTSUBS 2025 di Balai Pemuda Guncang Surabaya: Festival Seni Kontemporer Masa Depan

Namun, menyikapi putusan tersebut, Pemkot Surabaya tidak langsung mengeksekusi putusan PTUN di ruang publik. Bahkan ” katanya” Pemkot mengajukan upaya banfing ke PTUN Tinggi. Namun putusan perkara banding tersebut tidak sepenuhnya jelasdalam dokumen yang mudah diakses atau seperti dikaburkan. Sehingga masa kepengurusan DKS berjalan tanpa pelantikan resmi dari Pemkot. Sehingha status kelembagaan DKS jadi mengambang. Di satu sisi punya legitimasi komunitad seni dan putusan PTUN. DI sisi lain tidak diakui secara administratif oleh Pemkot.

Sementara pada sekitar tahun 2022 itu Pemkot sempat membentuk struktur naru bernama DKKS ( Dewan Kesenian Kota Surabaya ) melalui SK yang dipersepsikan sebagai upaya menggantikan DKS yang sudah berdiri sejak 1971 atau sekitar 55 tahun yang lalu. Pendirian DKKS inilah yang menjadi konflik terus berlangsung tanpa penyelesaian tuntas.

Kemudian pada Februari 2026 Pemkot melalui Disbudporapar menyelenggarakan musyawarah kebudayaan Surabaya dengan melakukan pendaftaran terbuka, seleksi berbasis esai dan format berbeda dari musyawarah DKS sebelumnya.

Forum inilah yang menjadi dasar pembentukan lembaga baru di bidang kebudayaan. Sehingga pafa bulan maret 2026 ini terbentuklah Dewan Kebudayaan Surabaya ( DKbS ) dengan ketus Heti Palestina Yunani dan sekretaris Probo Darono Yakti. DKbS sendiri dipodisikan sebagai mitra strategis walikota Surabaya. Lembaga ini hany berfokus pada kebijakan, pengawasan dan evaluasi dan bukan penyelenggara kegiatan seni langsung. Terbentuknya DKbS inilah yang memunculkan dualisme. DKS lama berbasis sejarah dan komunitas. DKbS baru berbasis kebijakan dan legitimadi Pemkot.

Buntutnya, tanggal 25 maret 2026 Didbudporapar mengirim surat peringatan (SP 1) kepada Chrisman Hadi agar mengosongkan sekretaroat DKS di Balai Pemuda. Tanggal 31 mareg 2026, Chrisman Hadi melayangkan somasi kepada Plt Kafisbudporapar Surabaya karena Plt Kadis tersebut tidak memiliki kewenangan strategis untuk melakukan petintah pengosongan. Plt Kafis melakukan Abusing Power.

Baca Juga  Warga Mutiara Regency Menang Gugatan PTUN Surabaya, Siap Lawan Rencana Banding Bupati Subandi

Namun, somasi tersebutalah berbuntut pada perintah pengosongan yang dilakukan Disbudporapar tanpa adanya surat perintah maupun berota acara.

“Pengosongan ini bisa saya katakan sebagai tindakan pidana Abusing Power karena masuk kategori perampadan aset-aset DKS. Karena itu, Kasatpol PP dan Plt Kadibudporapar akan kami laporkan ke Polda Jatim,” tegas Chrisman Hadi.

Sementara itu, pasca pengosongan Situasi di Balai Pemuda berubah menjadi titik konsolidasi. Kalangan seniman mulai menggagas penguatan status sekretariat DKS bukan hanya sebagai ruang kerja, tetapi sebagai simbol gerakan bahkan disebut sebagai “markas perlawanan seniman Surabaya”.

Bahkan para seniman dipandegani Taufik Monyong membentuk posko perlawanan untuk memprotes kebijakan Pemkot melalui Disbudporapar ini di sekitar ruang sekretariat DKS yang dikosongkan itu.

Sementara itu, hingga saat ini Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, S.Sn. belum memberikan tanggapan.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama Korea tayang September 2024

    5 Drama Korea Terbaru September 2024 yang Wajib Masuk Watchlist

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Para pecinta drama Korea (Kdrama) pasti sudah sangat menanti drakor yang akan rilis bulan September ini. Deretan Kdrama baru siap hadir dengan berbagai cerita menarik, mulai dari kisah cinta yang penuh emosi hingga petualangan fantasi yang memukau. Dari drama yang penuh romansa hingga komedi yang menghibur, September 2024 menawarkan berbagai pilihan yang […]

  • Alat Kelengkapan DPRD Jatim

    Alat Kelengkapan DPRD Jatim Ditetapkan, Ini Ketua dan Wakil Ketua Berbagai Bidang

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.,id – Setelah jeda selama satu jam lebih. DPRD Jatim yang dipimpin Musyafak Rouf kembali menggelar rapat Paripurna keduanya untuk menetapkan ketua- ketua di alat kelengkapan dewan (AKD) serta Badan. Dalam rapat yang dimulai puluk 13.30 wib itu, Lima ketua komisi beserta wakilnya beserta badan DPRD ditetapkan dan dilantik. Dalam penetapan ketua di alat […]

  • Unusa Gandeng KCGI Jepang

    Unusa dan KCGI Jepang Jajaki Kolaborasi Berbasis AI Dongkrak Mutu Kampus

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjajaki kolaborasi strategis dengan Kyoto Computer Gakuin (KCGI) Jepang untuk mendorong transformasi pendidikan tinggi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Unusa mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-17 tentang kemitraan global. Senin, (18/05). Penjajakan kerja […]

  • Cak dan Ning Cilik Surabaya

    Cak dan Ning Cilik 2025: Generasi Emas Surabaya Lahir!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Balai Budaya Surabaya kembali bergema dengan gegap gempita Grand Final Cak dan Ning Cilik 2025, sebuah ajang yang tak hanya memamerkan bakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya anak-anak Surabaya. Dari 300 pendaftar berprestasi, tersaring 30 finalis terbaik yang siap membawa pesona dan karakter khas Surabaya ke tingkat yang lebih tinggi. Acara ini bukan […]

  • Pakai Skincare Ini Biar Bibir Tetap Lembab Sehat Saat Jalani Puasa

    Bye-Bye Bibir Kering! Ini Skincare yang Wajib Dipakai Saat Puasa

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Puasa memang membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan jiwa, tapi ada satu hal kecil yang sering mengganggu: bibir kering! Saat menjalani puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam, sehingga kulit dan bibir menjadi lebih cepat kehilangan kelembapan. Akibatnya, bibir bisa terasa kaku, pecah-pecah, bahkan sampai mengelupas. Bukannya terlihat segar saat berbuka, […]

  • sengketa tanah Babat Jerawat

    Dua Saksi Ungkap Kelemahan Bukti PT Galaxy di Sidang Tanah Surabaya

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persidangan sengketa tanah di Kelurahan Babat Jerawat, Surabaya, kembali menghadirkan fakta hukum signifikan dalam proses pembuktian. Pada persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, pihak tergugat menghadirkan dua saksi kunci yang memberikan keterangan membantah klaim kepemilikan lahan oleh PT Galaxy Alam Semesta. Kamis, (2/10/2025). Kehadiran Iwan Effendy dan Chamim ini dinilai krusial untuk mengungkap fakta […]

expand_less