Breaking News
light_mode
Kamis, 1 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Kosongkan DKS Tanpa Dialog dan Tidak Patuhi Putusan PTUN Pemkot Surabaya Tindas Seniman

Kosongkan DKS Tanpa Dialog dan Tidak Patuhi Putusan PTUN Pemkot Surabaya Tindas Seniman

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Tanpa Melalui dialog resmi serta tidak mematuhi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ) Pemerintah Kota Surabaya Kosongkan Dewan Kesenian Surabaya ( DKS ) di kompleks Balai Pemuda Surabaya senin (4/5).

Pengosongan ini menimbulkan dampak besar terhadap kegiatan berkesenian. Selain membuat para seniman senior seperri perupa, pelukis, teater dan lainnya tidak bisa berkreasi lagi. Pengosongan ini juga membuat anak- anak ludruk Medang Kamulan Budaya ( MTB ) asuhan Cak Sabil Lukito yang akan berlatih untuk tampil di TVRI esok harinya. Terpaksa harus terbengkalai. Para anggota ludruk MTB yang sebagian besar anggotanya masih anak- anak usia 7 hingga 14 tahun tersebut terlantar di pelataran Balai Pemuda karena tidak bisa latihan. Sebab perangkat gamelan ludruk dibawa paksa oleh Satpol PP Pemkot Surabaya.

” Saya tidak tahu apa yang ada di pikiran Pemkot Surabaya. Kami dan anak- anak ini tidak tahu apa-apa tentang urusan pemerintahan apalagi politik. Kami ini hanya berupaya melestarikan ludruk sebagai kesenian tradisional asli Jawa Timur dengan mengajak anak- anak generasi penerus bangsa untuk mengenal ludruk.Tapi kreatifitas kami malah dikebiri oleh pemerintah kota Surabaya sendiri,” ujar Cak Sabil di tengah kelesuan para anak asuhnya yang terlantar tidam jadi latihan.

Saat pengosongan terjadi, para seniman yang dipimpin ketua DKS Chrisman Hadi langsung meldkukan perlawanan secara terbuka di lokasi dengan merobek segel yang dipasang Satpol PP di pintu ruang Sekretariat DKS.

Menurut ketua DKS, Chrisman Hadi, awal konflik administratif antara DKS dengan Pemkot terjadi pada 30 Desember 2019. Saat itu musyawarah seniman kota Surabaya memilih Chrisman Hadi sebagai ketua DKS. Namun hingga dua tahun setelah Musyawarah, Pemkot tidak segera melantik kepengurusan hasil musyawarah seniman ini. Sehingga pada tanggal 5 februari 2022 pengurus jadil musyawarah mengajukan petmohonan pelantikan. Namun pafa tanggal 29 Maret 2022, Pemkot menolak pelantikan pengurus DKS melslui surat resmi tanpa alasan yang jelas. Sehingga pada tahun itu juga pengurus DKS menggugat Pemkot Surabaya ke PTUN Surabaya dengan obyek gugatan, keabsahan tindakan Pemkot yang menolak pengukuhan DKS. Pada desember 2022 PTUN Surabaya mengabulkan gugatan DKS seluruhnya. Amar pitusan hakim PTUN itu antara lain, Mbatalkan surat penolakan Pemkot. Memerintahkan pencabutan surat tersebut. Memerintahkan penerbitan SK pengukuhan pengurus DKS. Pada tahap ini posisi DKS diakui sah secara hukum administratif.

Baca Juga  35 CPMI Asal Medan dan Aceh Ikuti Uji Kompetensi di TUK Putri Mandiri

Namun, menyikapi putusan tersebut, Pemkot Surabaya tidak langsung mengeksekusi putusan PTUN di ruang publik. Bahkan ” katanya” Pemkot mengajukan upaya banfing ke PTUN Tinggi. Namun putusan perkara banding tersebut tidak sepenuhnya jelasdalam dokumen yang mudah diakses atau seperti dikaburkan. Sehingga masa kepengurusan DKS berjalan tanpa pelantikan resmi dari Pemkot. Sehingha status kelembagaan DKS jadi mengambang. Di satu sisi punya legitimasi komunitad seni dan putusan PTUN. DI sisi lain tidak diakui secara administratif oleh Pemkot.

Sementara pada sekitar tahun 2022 itu Pemkot sempat membentuk struktur naru bernama DKKS ( Dewan Kesenian Kota Surabaya ) melalui SK yang dipersepsikan sebagai upaya menggantikan DKS yang sudah berdiri sejak 1971 atau sekitar 55 tahun yang lalu. Pendirian DKKS inilah yang menjadi konflik terus berlangsung tanpa penyelesaian tuntas.

Kemudian pada Februari 2026 Pemkot melalui Disbudporapar menyelenggarakan musyawarah kebudayaan Surabaya dengan melakukan pendaftaran terbuka, seleksi berbasis esai dan format berbeda dari musyawarah DKS sebelumnya.

Forum inilah yang menjadi dasar pembentukan lembaga baru di bidang kebudayaan. Sehingga pafa bulan maret 2026 ini terbentuklah Dewan Kebudayaan Surabaya ( DKbS ) dengan ketus Heti Palestina Yunani dan sekretaris Probo Darono Yakti. DKbS sendiri dipodisikan sebagai mitra strategis walikota Surabaya. Lembaga ini hany berfokus pada kebijakan, pengawasan dan evaluasi dan bukan penyelenggara kegiatan seni langsung. Terbentuknya DKbS inilah yang memunculkan dualisme. DKS lama berbasis sejarah dan komunitas. DKbS baru berbasis kebijakan dan legitimadi Pemkot.

Buntutnya, tanggal 25 maret 2026 Didbudporapar mengirim surat peringatan (SP 1) kepada Chrisman Hadi agar mengosongkan sekretaroat DKS di Balai Pemuda. Tanggal 31 mareg 2026, Chrisman Hadi melayangkan somasi kepada Plt Kafisbudporapar Surabaya karena Plt Kadis tersebut tidak memiliki kewenangan strategis untuk melakukan petintah pengosongan. Plt Kafis melakukan Abusing Power.

Baca Juga  Memalukan! Ada Dugaan Pungli Praktik KKN di Java Festival Pekan Budaya Jayandaru Sidoarjo

Namun, somasi tersebutalah berbuntut pada perintah pengosongan yang dilakukan Disbudporapar tanpa adanya surat perintah maupun berota acara.

“Pengosongan ini bisa saya katakan sebagai tindakan pidana Abusing Power karena masuk kategori perampadan aset-aset DKS. Karena itu, Kasatpol PP dan Plt Kadibudporapar akan kami laporkan ke Polda Jatim,” tegas Chrisman Hadi.

Sementara itu, pasca pengosongan Situasi di Balai Pemuda berubah menjadi titik konsolidasi. Kalangan seniman mulai menggagas penguatan status sekretariat DKS bukan hanya sebagai ruang kerja, tetapi sebagai simbol gerakan bahkan disebut sebagai “markas perlawanan seniman Surabaya”.

Bahkan para seniman dipandegani Taufik Monyong membentuk posko perlawanan untuk memprotes kebijakan Pemkot melalui Disbudporapar ini di sekitar ruang sekretariat DKS yang dikosongkan itu.

Sementara itu, hingga saat ini Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, S.Sn. belum memberikan tanggapan.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • download aplikasi Cek Bansos

    Mengapa Penting Download Aplikasi Cek Bansos di HP untuk Pantau Bantuan Juni 2026? Ini Panduan Lengkapnya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Memasuki pertengahan Juni 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan empat program bantuan sosial reguler. Masyarakat kini tidak perlu lagi mendatangi kantor dinas sosial setempat untuk memastikan status kepesertaan mereka. Cukup dengan mengunduh aplikasi resmi “Cek Bansos” di ponsel pintar, seluruh informasi pencairan dana hingga jenis bantuan yang diterima dapat dipantau secara […]

  • Rekor serapan gabah BULOG Jatim 2025

    BULOG Jatim Pecahkan Rekor: 425.000 Ton Gabah Diserap, Tonggak Baru Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebuah tonggak bersejarah baru ditorehkan Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur (Kanwil Jatim). Di bawah kepemimpinan Langgeng Wisnu, BULOG Jatim mencatat rekor luar biasa dengan berhasil menyerap lebih dari 425.000 ton setara beras dari petani lokal hingga 13 Mei 2025. Angka ini bukan sekadar statistik biasa. Ini adalah capaian tertinggi yang pernah dicapai […]

  • Emil Audero pemain Baru Timnas Indonesia. (@emil_audero)

    Naturalisasi Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy: Strategi PSSI untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketua PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa proses naturalisasi tiga pemain keturunan Indonesia tengah berlangsung demi memperkuat Timnas dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Ketiga pemain tersebut adalah Emil Audero Mulyadi (kiper, Palermo), Dean James (bek, Go Ahead Eagles), dan Joey Pelupessy (gelandang, Lommel SK). “Alhamdulillah setelah proses panjang dan diskusi […]

  • Mulyadi-Ardika Hormati Pahlawan Puputan Margarana ke-78

    Mulyadi-Ardika Hormati Pahlawan Puputan Margarana ke-78

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika, mengikuti persembahyangan di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana.  Acara ini bagian dari peringatan Hari Puputan Margarana ke-78. Ratusan relawan Semut turut serta dalam kegiatan tersebut. “Kami memberikan penghormatan dan sujud kepada para pejuang Bangsa,” ujar I Nyoman Ardika. Ia […]

  • Sidang Pacitan Saksi Ahli ITS

    Batu Gronjong Jadi Buah Simalakama, Saksi Ahli ITS Urai Benang Kusut Kontrak Pacitan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id -Sidang kasus Pacitan kembali digelar Senin (6/7/2026) di ruang Cakra, Pengadilan Tipikor Surabaya di Jalan raya Ir. H. Juanda Sidoarjo. Hakim Ketua Ni Putu Sri Indayani, memimpin jalannya persidangan. Terdakwa Ir. H. Supriyanto dan Tendy Soewadji hadir bersama tim penasihat hukumnya. Agenda sidang kali ini, menghadirkan Dr. Ir. Mudji Irmawan Arkani,MS., saksi ahli […]

  • Ritual pradaksina

    Menyibak Rahasia Pradaksina: Ritual Biksu Thudong yang Menghidupkan Kembali Spirit Borobudur

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kedatangan 36 biksu Thudong asal Thailand di Candi Borobudur bukan sekadar kunjungan biasa. Mereka membawa misi spiritual yang dalam, melakukan ritual pradaksina sebagai bagian dari perayaan Waisak. Sabtu (9/5/2025) sore menjadi saksi bisu langkah-langkah khidmat mereka mengelilingi stupa induk, menorehkan makna di setiap putaran. Pradaksina: Lebih dari Sekadar Mengelilingi Stupa Filosofi di Balik […]

expand_less