Sidoarjo, Ruang.co.id – Aksi sigap seorang Polwan (Polisi Wanita) dari Satuan Samapta Polresta Sidoarjo menjadi sorotan di tengah kepadatan arus balik Lebaran 2026. Kejadian tersebut berlangsung di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru, Terminal Purabaya, Bungurasih, pada Rabu (25/3).
Petugas yang dikenal humanis itu adalah Iptu Deti Meivani. Ia membantu seorang disabilitas yang kesulitan menaiki bus tujuan Kediri, memastikan keselamatan pemudik yang rentan di tengah lonjakan penumpang.
Kasat Samapta Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Hariadi, membenarkan aksi tersebut. Menurutnya, bantuan kepada kaum rentan seperti disabilitas dan lansia merupakan instruksi khusus dalam pengamanan arus balik tahun ini.
“Kami memiliki atensi khusus terhadap pemudik dengan keterbatasan fisik. Petugas di lapangan didorong untuk proaktif membantu agar mereka tidak terlantar di tengah keramaian,” ujar AKP Sugeng saat dikonfirmasi di lokasi pos pelayanan.
Iptu Deti Meivani, yang langsung terjun membantu, mengungkapkan bahwa langkah cepatnya didasari oleh kesadaran akan situasi darurat di lapangan. Menurutnya, kondisi fisik yang lelah dan antrean panjang kerap membuat pemudik rentan semakin tertekan.
“Saya melihat beliau didorong kursi roda dan tampak kesulitan. Saat itu bus sudah hampir penuh. Tanpa berpikir panjang, saya langsung koordinasi dengan kernet dan membantu mengangkat kursi roda agar beliau bisa masuk dengan selamat. Ini soal kemanusiaan,” jelas Iptu Deti.
Tidak hanya membantu disabilitas, petugas gabungan yang berjaga di Terminal Purabaya juga dibekali dengan layanan kesehatan gratis dan posko pengaduan. Hal ini merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk menekan angka kecelakaan dan kejahatan selama masa mudik.
“Kami ingin memastikan seluruh pemudik, termasuk yang memiliki keterbatasan, mendapatkan hak yang sama untuk perjalanan yang aman dan nyaman. Pos ini buka 24 jam,” tambah AKP Sugeng.
Pihak pengelola Terminal Purabaya turut berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyediakan jalur prioritas bagi penyandang disabilitas. Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi dari kepadatan arus balik yang terjadi sejak H+2 Lebaran.
Aksi sigap Polwan tersebut menuai apresiasi dari para penumpang yang menyaksikan langsung. Masyarakat berharap, keteladanan ini dapat terus berlanjut hingga puncak arus balik berakhir.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir dan melayani. Jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada petugas mana pun yang berjaga. Keselamatan pemudik adalah prioritas utama kami,” tutup Iptu Deti Meivani menegaskan komitmennya. (Wis)

