Breaking News
light_mode
Selasa, 13 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Pansus DPRD Jatim Keluarkan Delapan Rekomendasi Untuk Perbaikan BUMD

Pansus DPRD Jatim Keluarkan Delapan Rekomendasi Untuk Perbaikan BUMD

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – selama enam bulan bekerja Panitia Khusus (Pansus) Badan Usaha Milik Negara (BUMD) DPRD Jawa Timur akhirnya mengeluarkan delapan rekomendasi untuk ditindak lanjuti Pemprov Jatim dalam memperbaiki kinerja BUMD.

Laporan Pansus yang dibacakan Abdullah Abu Bakar pada rapat paripirna (30/1) menyebutkan , rekomendasi yang dikeluarkan Pansus ini didasarkan atas temuan di lapangan setelah melakukan rapat dengar pendapat dengan masing-masing BUMD yang dipanggilnya.

Delapan rekomendasi terse but antara lain, penetapan KPI berbasis kontrak kerka yang wajib damengikat. Penataan aset BUMD berbasis klasifikasi. Restrukturisasi menyeluruh BUMD Non-keuangan dan penguatan fungsi holding.

Pembentukan biro yang menjadi pusat kendali BUMD. Penetapan DABN menjadi BUMD dengan penguatan legalitas dan model bisnis. Penguatan GCG, transparansi dan sistem keterbukaan data. Penyusunan Grand design BUMD Jawa Timur (Roadmap 3-5 tahun). Pembangunan sistem sinergi wajib dan terukur.

“Rekomendasi ini akan kami monitor dan awasi hingga tiga bulan kedepan. Jika tetap tidak berjalan, maka akan evaluasi lagi. Namun jika tidak berjalan lagi sampai bupan terakhir tahun ini. Maja ki rekomenfasikan kepada Pemprov untuk menutup BUMD tersebut,” tegas Abu Bakar.

Saat menjabarkan rekomendasi ini, Pansus juga menyoroti tingginya gaji direksi dan komisaris BUMD yang dinilai belum sebanding dengan kinerja perusahaan. Akibatnya terjadi ketimpangan antara remunerasi manajemen dan capaian kinerja BUMD.

“Pansus menemukan adanya ketidakseimbangan antara tingkat remunerasi dengan kinerja yang dihasilkan,” ujar legislator yang pernah menjabat Walikota Kediri ini.

“Dalam beberapa kasus, direksi dan komisaris tetap menerima gaji dan fasilitas yang tinggi, sementara kinerja perusahaan tidak menunjukkan hasil yang sebanding,” lanjutnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam laporan Pansus, besaran gaji pokok/ honorarium direksi dan komisaris BUMD Jawa Timur pada 2026 cukup variatif.

Baca Juga  Pesan Pemulihan Dari Presiden Prabowo, Menko Zulhas Nyalakan Harapan Santri Al-Khoziny

Untuk PT Bank Jatim Tbk, gaji Direktur Utama tercatat sebesar Rp160.000.000 per bulan, Direktur Rp128.000.000, Komisaris Utama Rp88.000.000, dan Komisaris Rp79.200.000.

Di PT Panca Wira Usaha Jatim, Direktur Utama menerima Rp100.695.000, Direktur Rp77.756.000, Komisaris Utama Rp28.462.500, dan Komisaris Rp22.770.000.

Sementara di PT Petrogas Jatim Utama, Direktur Utama memperoleh Rp71.250.000, Direktur Rp56.250.000, Komisaris Utama Rp60.000.000, dan Komisaris Rp52.500.000.

Pada PT Jamkrida Jatim, gaji Direktur Utama sebesar Rp68.110.000, Direktur Penjaminan Rp57.693.500, Direktur Keuangan Rp57.693.500, Komisaris Utama Rp31.799.400, Komisaris Rp28.269.460, serta Komisaris Independen Rp28.269.460.

Kemudian di PT Jatim Grha Utama, Direktur Utama menerima Rp54.414.526, Direktur Rp42.652.726, Komisaris Utama Rp24.750.000, dan Komisaris Rp22.275.000.

Di PT BPR Jatim, Direktur Utama sebesar Rp49.500.000, Direktur Rp39.600.000, Komisaris Utama Rp19.800.000, dan Komisaris Rp15.840.000.

Sedangkan di PT Air Bersih Jatim, Direktur Utama menerima Rp37.982.319, Direktur Umum dan Keuangan Rp34.184.087, Direktur Teknik Rp34.184.087, Komisaris Utama Rp17.092.044, dan Komisaris Rp15.382.839.

Pansus juga menyoroti ketimpangan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari total setoran dividen sekitar Rp488,1 miliar, sekitar 86 persen berasal dari Bank Jatim.

“Struktur BUMD Jawa Timur saat ini tidak mencerminkan diversifikasi sumber pendapatan daerah, melainkan justru menunjukkan ketergantungan yang sangat tinggi pada sektor perbankan,” jelasnya.

Selain itu, Pansus mengingatkan bahwa tanpa perbaikan menyeluruh, keberadaan BUMD berpotensi menjadi beban fiskal.

“Keberadaan sebagian BUMD tidak lagi dapat dipandang sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah, melainkan berpotensi menjadi beban fiskal jangka panjang,” pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Horor Indonesia Anak Kunti di Bioskop

    Jadwal Tayang Bioskop Film Anak Kunti di Surabaya Hari Ini 25 Februari 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film “Anak Kunti” membawa penonton ke dalam suasana horor yang mencekam, terinspirasi dari nuansa tahun 90-an. Disutradarai oleh Bambang Drias, film ini berlatar di Desa Wonoenggal yang menyimpan rahasia kelam. Gisellma Firmansyah tampil memukau sebagai Sarah, seorang santriwati yang kembali ke desa untuk mencari tahu tentang keluarganya. Akting dari Abun Sungkar sebagai Majid, […]

  • Ponsel lipat pertama Apple

    Bocoran Ponsel Lipat Pertama Apple Desain dan Ukuran Layar yang Akan Menyaingi Galaxy Z Fold8

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bocoran terbaru tentang ponsel lipat pertama Apple semakin memperjelas bagaimana perusahaan ini bersiap untuk memasuki pasar smartphone lipat. Dikenal dengan desain “Big Fold”, ponsel ini dirumorkan akan hadir dengan konsep yang serupa dengan seri Samsung Galaxy Z Fold, yang selama ini menjadi pionir dalam kategori ponsel lipat premium. Ponsel Lipat Apple: Terobosan Baru […]

  • Agung Satryo Wibowo CoreTax DJP

    Masalah dan Solusi dalam Penggunaan CoreTax DJP Evaluasi dan Rekomendasi 2025

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – CoreTax DJP adalah sistem administrasi pajak digital yang mulai diterapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak 1 Januari 2025. Sebagai bagian dari proyek pembaruan sistem administrasi pajak (PSIAP) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2018, CoreTax dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, dengan fitur seperti […]

  • Cegah Kekerasan Perempuan dan Perlindungan anak di Bali

    Mulyadi Ardika: Tingkatkan Pemahaman Hukum Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id– Calon wakil bupati Tabanan, I Nyoman Ardika, menyoroti kurangnya pemahaman hukum masyarakat.  Ketidaktahuan ini justru menjadi kendala perlindungan bagi korban kekerasan tindakan asusila pada perempuan dan anak.  “Pasal sangat sulit dipahami, tetapi harus diberikan informasi yang optimal kepada masyarakat,” ujar Ardika. Edukasi hukum akan kita tingkatkan, kata Ardika.  Pemahaman hukum yang baik menjadi […]

  • keracunan makanan calon dokter spesialis Unair

    172 Calon Dokter Spesialis FK Unair Diduga Keracunan Makanan di RSUD Dr Soetomo

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Poin Berita : 172 peserta PPDS FK Unair mengalami mual, muntah, dan pusing usai kegiatan Pradik di RSUD Dr Soetomo, Senin (28/9/2026). Enam peserta dirawat, empat penanganan medis dan dua observasi, seluruhnya sudah diperbolehkan pulang. Direktur RSUD Dr Soetomo Cita Rosita menyatakan dugaan sementara gangguan berasal dari makanan yang dikonsumsi peserta. Baca Juga  Ketua Komisi […]

  • Harlah GP Ansor Sidoarjo

    Futsal dan Tarik Tambang Meriahkan Harlah GP Ansor Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Menyemarakkan rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Sidoarjo mengadakan lomba futsal dan lomba tarik tambang antar PAC dan Banom (Badan Otonom) GP Ansor se- Kab. Sidoarjo. Dua perlombaan tersebut, dibuka dan diikuti internal GP Ansor Sidoarjo, sebanyak 18 PAC dan 5 Banom, dan acara […]

expand_less