Seleksi Jujitsu PORKAB Sidoarjo 2026 Ajang Penentuan Prestasi PORProv Jatim 2027 dengan Target 6 Emas
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

PORKAB Sidoarjo 2026 cabang Jujitsu jadi ajang seleksi atlet menuju PORPROV Jatim X 2027. Target perolehan 6 Medali Emas. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – Pertandingan cabang olahraga Jujitsu pada PORKAB Sidoarjo 2026, resmi digelar di SMPN 2 Sidoarjo, 27–28 Juni 2026. Ajang ini menjadi wadah seleksi atlet berprestasi menuju PORPROV Jatim X 2027.
Acara ini dibuka oleh Imam Purwanto, Ketua KONI Sidoarjo. Haji Irwan, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan.
“PORKAB bukan sekadar kompetisi, tetapi ajang seleksi menuju panggung lebih besar, yaitu PORProv Jatim,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
KONI Sidoarjo menargetkan perolehan 1000 poin dengan 140 medali emas, 140 Perak, dan 140 Perunggu pada PORPROV Jatim X 2027.
“Kami optimis dengan dukungan pelatih dan semangat atlet, target ini bisa tercapai,” tegasnya.
Oleh karenanya, keseriusan KONI Sidoarjo usai PORKAB ini, langsung akan menggelar Puslatkab terhadap para atlet 52 Cabor yang disiapkan selama setahun hingga pelaksanaan PORProv Jatim X 2027 di Surabaya.
“Atlet – atlet 52 cabor yang berprestasi di PORKAB langsung dilakukan Puslatkab setahun penuh sampai ajang PORProv. Diupayakan pusat latihannya di Sidoarjo,” ujar Haji Irwan.
Di kejuaraan PORKAB ini, diikuti 175 atlet dari berbagai sekolah dan Dojo (tempat berlatih) sebanyak 17 Dojo, dengan sistem pertandingan meliputi Fighting System, Newaza System, dan Show System.
Regulasi berat badan terbaru juga mulai diterapkan untuk menjaga keadilan dan keselamatan atlet. Para atlet dari berbagai kecamatan turut serta, menambah atmosfer kompetisi semakin ketat.
Ketua PBJI (Pengurus Besar Jujitsu Indonesia) Pengkab Sidoarjo, Abu Dardak, menegaskan pentingnya kompetisi ini.
“Kami ingin menjaring bibit unggul yang siap menyumbang medali emas bagi Sidoarjo di tingkat lokal, regional maupun nasional,” ujarnya.
Pada PORKAB sebelumnya tahun 2024, Jujitsu Sidoarjo memperebutkan 72 medali dengan 90 atlet peserta. Kini, jumlah peserta diprediksi meningkat signifikan seiring target besar KONI Sidoarjo.
Abu Dardak menambahkan, “Kami ingin melahirkan juara baru yang siap tampil di PORPROV Jatim 2027. Atlet harus berlatih sungguh-sungguh dan disiplin. Target kami meraih 6 Medali Emas.”
Selain itu, pembinaan Jujitsu kini merambah ke sekolah-sekolah. “Masyarakat mulai percaya menitipkan anak-anaknya. Ini bukti Jujitsu berkembang pesat di Sidoarjo,” ujar Abu Dardak lagi.
Pungkas Dardak, sedangkan pesaing ketat di Cabor Jujitsu ini, datang dari atlet daerah Ponorogo, yang kerap mendominasi perolehan medali emas sebagai juara umum, karena menurutnya, cikal bakal Jujitsu terlahir dari daerah tersebut.
Ketua panitia, Solah M. Saleh, menyampaikan, “Kegiatan ini bertujuan mencari bibit unggul yang akan diproyeksikan ke jenjang lebih tinggi, baik tingkat kota maupun provinsi.”
Selain tantangan fisik, para atlet menghadapi regulasi baru berat badan dari JJIF. Sistem timbang dua kali dan batas toleransi ketat membuat persiapan semakin kompleks.
“Atlet harus benar-benar presisi menjaga berat badan agar tidak terdiskualifikasi,” jelas Ketua Dewan Pelatih Pengkab PBJI Sidoarjo, Pramuji.
Dengan regulasi baru, fenomena penurunan berat badan ekstrem menjadi sorotan. KONI Sidoarjo menekankan pentingnya kesehatan atlet.
“Prestasi tidak boleh mengorbankan keselamatan. Kami tekankan keseimbangan antara performa dan kesehatan,” tegasnya.
PORKAB Jujitsu Sidoarjo 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi regenerasi atlet muda.
“Di pertandingan PORKAB ini untuk atlet anak – anak SD dan di bawah usia 16 tahun, akan dipertandingkan di Kejurprov Jatim, karena usia mereka belum mencukupi umur untuk PORProv Jatim,” imbuh Pramuji.
PORKAB Jujitsu Sidoarjo 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi atlet muda untuk menunjukkan kualitas terbaik sekaligus mengukir prestasi menuju panggung lebih besar.
- Penulis: Ruang Nurudin

