DPRD Sidoarjo Gilas Pemkab 3-1 dalam Laga Santai Perekat Dua Lembaga
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

DPRD Sidoarjo taklukkan Pemkab 3-1 lewat duel sepak bola persahabatan di Gelora Delta. Dhamroni cetak dua gol, perkuat sinergi antarlembaga tanpa sekat birokrasi. (Din)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebuah kebanggaan tersendiri, DPRD Kabupaten Sidoarjo dapat menghajar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Lewat pertandingan persahabatan sepak bola di lapangan rumput, Pemkab Sidoarjo harus mengakui kalah telak, dengan skor 1 – 3 (0 -0).
Sangat memuaskan, saat menyaksikan pola dan tempo permainan pertandingan sepak bola di Stadion nasional Gelora Delta Gelanggang Olah Raga (GOR) pada Jumat sore (7/8/2026).
Pertandingan ini seakan – akan sepertu menyaksikan laga final Piala Dunia 2026, antara Timnas Spanyol versus Argentina. Hanya saja berbeda suasana dan kemampuan individu permainannya.
“Bisa jadi, di Piala dunia kami pendukung timnas Spanyol. Soal target DPRD menang 2 – 0,” ujar optimis cak Nasik, sapaan Abdillah Nasih, Ketua DPRD Sidoarjo, sebelum pertandingan berlangsung.
Ada kemiripan dari pola permainannya, squad DPRD strategi umpan panjang dan umpan pendek yang diolah dari kaki Abah Wawan, sapaan akrab Sullamul Hadi Nurmawan sebagai pemain lini tengah. Begitu juga tempo permainannya yang diterapkan, agresif lebih banyak menyerang ke gawang squad Pemkab.
Kemiripan terjadi pada babak pertama tidak ada satu golpun menjebol gawang Yudhi Iriyanto. Begitu sebaliknya, squad Pemkab yang beberapa kali serangannya patah oleh pertahanan lini belakang squad DPRD.
Anang Siswandoko, pemain sayap yang sengaja diterjunkan ke lapangan rumput oleh cak Nasih manajer tim sekaligus pelatih squad DPRD.
Anang sengaja diperintahkan untuk menghalau ketat bola dari umpan yang didapat Subandi bupati sebagai penyerang squad Pemkab.
Bila perlu, tackling dan pelanggaran sengaja dilakukannya agar serangan Subandi selalu dipatahkan. “Ya saya ditugasi mengawal dan menghalau serangan pak Banding, bahaya kalau pak Bandi berhasil lolos serangannya. Bisa kebobolan kita,” tandas Anang Siswandoko.
Lantaran serangannya selalu patah dengan pola menggiring bola pendek untuk menjebol gawang DPRD, pada babak kedua Subandi merubah pola serangannya dengan beberapa kali mengeksekusi di luar kotak pinalti ke gawang DPRD.
Serangan digagalkan dengan cara curang tanpa ada diganjar kartu oleh M. Bahrul Amig, Asisten II yang juga sebagai pemimpin pertandingan. Tak ayal Subandi sengaja menendang bola ke badan Anang yang membuatnya terkapar di sayap kanan, di babak pertama. Mungkin karena jengkelnya serangan patah dihalau Anang Siswandoko.
Pada babak kedua, tempo serangan tim DPRD semakin dipertajam, dengan menurunkan Dhamroni Chudlori di lapangan rumput. Wal hasil DPRD berhasil menjebol gawang Yudhi dengan 3 gol, yang di cetak Dhamroni sebanyak 2 gol dan M. Raffi Wibisono menyimbang 1 gol di menit terakhir babak kedua.
Atas 2 gol yang dicetak, Dhamroni langsung melakukan selebrasi ala CR7 atau Christiano Ronaldo. Sedangkan ol satu – satunya berhasil disumbang Budi, lewat kemelut serangan di kotak pinalti. Tak ayal hingga pertandingan berakhir, DPRD mampu menumbangkan Pemkab Sidoarjo.
Memetik dari pertandingan ini, cak Nasik mengatakan, “Pertandingan persahabatan ini menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus membangun komunikasi yang lebih mencair anyara DPRD dengan Pemkab di luar rutinitas pekerjaan masing – masing,” ujarnya.
“Di pertandingan persahabatan ini masing – masing menunjukkan tidak ada sekat atau jarak antara pimpinan, anggota dewan dan staf DPRD. Di lapangan sepak bola, semuanya sama dan berkolaborasi solid untuk memenangi pertandingan,” pungkas Abdillah Nasih.
Dari pertandingan ini pula, DPRD berharap tidak berhenti sampai disini. Akan digelar pertandingan antarlembaga dengan yang lainnya.
“Nantinya di event – event tertentu, entah 3 bulan sekali atau berapa bulan sekali, tim kita bisa tanding persahabatan dengan tim wartawan, tim Kodim atau tim Polresta,” kata penutup Abdillah Nasih.
- Penulis: Ruang Nurudin
