Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Kesehatan » Kapan Harus Berhenti Makan Biar Sehat dan Nyaman? Ini Jam Batas Waktu Makan Malam

Kapan Harus Berhenti Makan Biar Sehat dan Nyaman? Ini Jam Batas Waktu Makan Malam

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Setelah seharian beraktivitas, pulang ke rumah dan menikmati makan malam yang lezat memang terdengar seperti surga kecil di dunia. Apalagi kalau menu makanannya favorit, misalnya nasi goreng dengan telur mata sapi atau ayam geprek level pedas maksimal. Tapi, di balik kenikmatan tersebut, ada satu pertanyaan penting: jam berapa sebaiknya kita berhenti makan malam?

Fenomena makan malam larut ini sering terjadi. Banyak orang baru sempat makan setelah pulang kerja atau bahkan sengaja begadang sambil ngemil berat. Masalahnya, makan terlalu malam sering dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, mulai dari sulit tidur hingga kenaikan berat badan yang tidak terkendali.

Lalu, sebenarnya kapan batas waktu terbaik untuk makan malam? Yuk, kita bahas bersama supaya makan tetap nikmat tanpa khawatir efek samping!

Jam Ideal Makan Malam Menurut Ahli Gizi

Menurut para ahli kesehatan, waktu makan malam yang baik adalah sekitar 2-3 jam sebelum tidur. Jadi, kalau tidur jam 10 malam, berarti batas terakhir makan idealnya sekitar pukul 7 atau 8 malam.

Alasannya cukup masuk akal. Tubuh butuh waktu untuk mencerna makanan dengan baik sebelum beristirahat. Jika makan terlalu dekat dengan waktu tidur, sistem pencernaan masih sibuk bekerja saat tubuh harusnya mulai beristirahat. Akibatnya, bisa muncul gangguan seperti refluks asam lambung, perut terasa begah, hingga kualitas tidur yang buruk.

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Nutrients, makan malam yang terlalu larut juga berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas. Ini karena metabolisme tubuh melambat saat malam hari, sehingga makanan lebih mudah disimpan sebagai lemak.

Efek Buruk Makan Malam Terlalu Larut

Makan malam yang terlalu larut bukan hanya soal berat badan. Ada berbagai dampak kesehatan yang mungkin terjadi jika kebiasaan ini terus berlanjut.

Baca Juga  Panduan Lengkap Diet Mulai dari Pengertian, Gaya Hidup Populer, dan Tips Memilih yang Tepat

Salah satunya adalah GERD (gastroesophageal reflux disease), di mana asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa terbakar di dada. Ini sering terjadi jika langsung tidur setelah makan besar.

Selain itu, pola makan yang tidak teratur, termasuk makan terlalu malam, juga bisa mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Studi dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa orang yang makan terlalu malam cenderung lebih banyak mengonsumsi kalori, terutama dari makanan tinggi gula dan lemak.

Tidak hanya itu, kualitas tidur pun bisa terganggu. Makan malam yang terlalu dekat dengan waktu tidur bisa membuat tubuh lebih sulit untuk masuk ke fase tidur nyenyak. Akibatnya, bangun pagi terasa lebih lelah, dan ini bisa berpengaruh pada produktivitas harian.

Bagaimana Jika Terpaksa Makan Malam Terlambat?

Kadang-kadang, kesibukan atau jadwal yang padat membuat kita tidak punya pilihan selain makan malam lebih larut dari biasanya. Kalau memang harus makan di atas jam 8 malam, ada beberapa cara untuk meminimalkan efek buruknya.

Pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna. Hindari makanan tinggi lemak atau karbohidrat berat seperti nasi goreng, makanan bersantan, atau gorengan. Sebagai gantinya, pilih makanan yang mengandung protein ringan, sayuran, dan sedikit karbohidrat kompleks.

Selain itu, hindari langsung tidur setelah makan. Berikan jeda setidaknya 1-2 jam sebelum berbaring agar makanan bisa tercerna dengan lebih baik. Jika memungkinkan, cobalah berjalan santai setelah makan untuk membantu pencernaan.

Banyak orang tidak menyadari bahwa jam makan malam bisa mempengaruhi kualitas tidur. Makan terlalu larut bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang membuat tubuh lebih sulit untuk rileks.

Baca Juga  Benarkah Puasa Bisa Bikin Maag Kambuh? Ini Faktanya!

Sebaliknya, jika makan malam dilakukan dengan waktu yang tepat dan memilih makanan yang sehat, tidur bisa menjadi lebih nyenyak dan berkualitas. Salah satu trik yang bisa dicoba adalah mengonsumsi makanan yang mengandung triptofan, seperti pisang atau susu hangat, yang dapat membantu tubuh lebih cepat mengantuk secara alami.

Mitos vs Fakta: Makan Malam Bikin Gemuk?

Salah satu anggapan yang sering muncul adalah bahwa makan malam bisa menyebabkan berat badan naik. Apakah ini benar?

Faktanya, bukan waktu makannya yang menyebabkan kenaikan berat badan, melainkan jumlah kalori yang dikonsumsi secara keseluruhan dalam sehari. Jika makan malam masih dalam batas kebutuhan kalori harian, maka tidak akan langsung membuat gemuk.

Namun, masalahnya adalah orang cenderung makan lebih banyak saat malam hari, terutama jika sebelumnya mereka melewatkan makan siang atau sarapan. Selain itu, makanan yang dikonsumsi pada malam hari sering kali lebih tinggi kalori, seperti junk food, camilan manis, atau gorengan.

Jadi, solusinya bukan sekadar menghindari makan malam, tetapi lebih kepada memilih makanan yang tepat dan menjaga porsinya agar tetap seimbang.

Dari berbagai penelitian dan pendapat ahli, makan malam paling ideal dilakukan antara pukul 6 hingga 8 malam. Jika terpaksa makan lebih malam dari itu, pastikan untuk memilih makanan ringan yang mudah dicerna dan tidak langsung tidur setelah makan.

Kunci utama dalam pola makan yang sehat adalah konsistensi dan keseimbangan. Jadi, daripada fokus hanya pada jam makan malam, lebih baik perhatikan asupan nutrisi secara keseluruhan serta pola hidup yang sehat.

Jadi, sudah siap mengatur ulang jam makan malam supaya tubuh lebih sehat dan tidur lebih nyenyak?

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • BOSDA Sidoarjo

    BOSDA Rp153 Miliar Terancam ‘Menguap’: DPRD Sidoarjo Desak Transparansi dan Keadilan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) senilai Rp 153.782.919.000 yang digelontorkan untuk tahun 2025 menuai sorotan tajam dari Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo. Dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang digelar Rabu (14/5), para legislator secara tegas meminta agar pengelolaan dana BOSDA lebih tepat sasaran, transparan, dan dapat […]

  • Sambut Nuzulul Qur'an

    Sambut Nuzulul Qur’an, TPQ Al Haq Motivasi Anak-anak Menjadi Generasi Cinta Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sambut Nuzulul Qur’an, Masjid Al Haq, yang berlokasi di kawasan Rungkut permai dan Rungkut mapan Barat Surabaya, menggelar berbagai kegiatan positif untuk memotivasi para santri, maupun jamaah Masjid Al Haq untuk lebih mengenal tentang kisah turunnya kitab Suci umat Islam. Ahmad Hariri salah satu Guru TPQ (Taman Pendidikan Qur’an) Masjid Al Haq mengatakan, […]

  • Pokir Dewan untuk Budidaya Ikan

    Pokir Abah Pri Anggota DPRD Sidoarjo: Direalisasi Lewat Dasar Kolam, Harapan Petani Ikan Bangkit Berdayakan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Di tengah kolam sederhana di Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, air yang tenang itu menyimpan gelisah. Bukan karena arus banjir atau badai luapan sungai, melainkan karena ketidakpastian masa depan. Namun H. Supriono Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, yang akrab disapa “Abah Pri” oleh konstituantenya, dalam agenda resesnya memilih turun langsung ke jantung denyut […]

  • BPJS Kesehatan Jamin 144 penyakit

    BPJS Kesehatan Surabaya: 144 Penyakit Bisa Ditangani di Faskes Tingkat Pertama, Tetap Dijamin!

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Surabaya menegaskan bahwa sebanyak 144 jenis penyakit tetap mendapat jaminan layanan kesehatan. Hanya saja, penyakit-penyakit tersebut dapat ditangani secara tuntas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti Puskesmas atau Klinik, tanpa harus dirujuk ke rumah sakit. Jumat, (31/01/2025). Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, menepis kabar yang menyebutkan […]

  • Bahaya obat setelan angin atau obat campuran

    Bahaya Mengonsumsi Obat Setelan, Praktis Tapi Berisiko Tinggi

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Mengonsumsi obat setelan sering dianggap solusi cepat bagi banyak orang yang malas mengantri di fasilitas kesehatan. Namun, di balik kepraktisannya, risiko yang mengintai kesehatan Anda tidak bisa diabaikan. Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Noffendri, memberikan pandangannya tentang fenomena ini. Apa Itu Obat Setelan? Obat setelan adalah campuran beberapa jenis […]

  • aksi bersih sungai Surabaya

    Eri Cahyadi Gerakkan Surabaya Hijau, Susur Sungai Kalimas Bukti Nyata Peduli Lingkungan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian lingkungan melalui aksi bersih-bersih Kali Surabaya yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Kegiatan bertajuk “Susur Sungai dan Bersih-Bersih Kalimas” ini digelar di Taman Asreboyo, Jl. Ngagel pada Sabtu, 3 Mei 2025, sekaligus menandai peringatan Hari Bumi 2025. Aksi kolaboratif ini melibatkan puluhan relawan dari berbagai […]

expand_less