Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » BOSDA Rp153 Miliar Terancam ‘Menguap’: DPRD Sidoarjo Desak Transparansi dan Keadilan Pendidikan

BOSDA Rp153 Miliar Terancam ‘Menguap’: DPRD Sidoarjo Desak Transparansi dan Keadilan Pendidikan

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) senilai Rp 153.782.919.000 yang digelontorkan untuk tahun 2025 menuai sorotan tajam dari Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo. Dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang digelar Rabu (14/5), para legislator secara tegas meminta agar pengelolaan dana BOSDA lebih tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan demi menjamin pemerataan akses pendidikan.

Ketua Komisi D, Dhamroni Chudlori, bersama Wakil Ketua Bangun Winarsa dan para anggota seperti H. Usman, Pujiono, dan Fitrotin Hasanah, secara kompak mendesak agar sistem pengelolaan BOSDA dievaluasi. Mereka menyoroti masih adanya ketimpangan antara sekolah negeri dan swasta, serta banyaknya dana yang tidak terserap setiap tahunnya.

Data resmi menunjukkan, sejak tahun 2023, sisa anggaran BOSDA mencapai miliaran rupiah. Pada 2023, sisa dana mencapai Rp 7 miliar dari dana tahun 2023 sebesar Rp. 154.579.176.000, tahun 2024 sebesar Rp 5 miliar dari dana tahun 2024 Rp. 152.792.934.000, dan pada 2025 tercatat Rp 2 miliar belum tersalurkan.

Situasi ini dinilai ironis oleh para wakil rakyat, mengingat masih banyak sekolah di Sidoarjo yang kekurangan fasilitas, guru tidak tetap yang belum mendapat insentif layak, hingga pembangunan fisik sekolah yang terbengkalai karena keterbatasan anggaran.

Komisi D menyayangkan dana sisa BOSDA yang seharusnya bisa disalurkan untuk peningkatan mutu pendidikan justru mengendap tanpa kejelasan.

Wakil Ketua Komisi D, Bangun Winarsa, mengkritisi ketimpangan bantuan BOSDA yang masih terjadi. Ia mencontohkan adanya sekolah swasta dengan jumlah siswa banyak dan SPP tinggi yang tetap menerima dana BOSDA dalam jumlah besar, sementara sekolah negeri dengan jumlah siswa sedikit justru kesulitan berkembang. Hal ini menurutnya mencederai rasa keadilan masyarakat.

Sementara itu, anggota Komisi D lainnya, H. Usman, menyoroti kendala lapangan yang dialami sekolah-sekolah. Ia menyampaikan contoh konkret seperti SMP 2 Sedati yang tidak mampu membongkar jembatan karena tidak bisa mengalihkan dana BOSDA untuk kegiatan fisik. Usman berharap adanya terobosan regulasi agar BOSDA tidak hanya terbatas untuk operasional, tetapi juga bisa membantu kebutuhan riil sekolah di lapangan.

Baca Juga  Lari Sambil Beraspirasi DPRD Jatim Ajak Warga Bangun Jatim Lewat Aspirasi Run 2025
Baca Juga  Rutinan Banjir Ngaban: Kades Minta Pompa Air, Komisi D DPRD Sidoarjo Usut Bangli dan Normalisasi Sungai

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, merespons masukan ini dengan terbuka. Ia menyatakan siap merevisi skema penyaluran BOSDA dan menyepakati pendekatan baru. Menurutnya, prinsip keadilan tidak selalu berarti sama rata, melainkan harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Ia membuka kemungkinan perubahan pendekatan dari keadilan distributif menuju keadilan komulatif.

Dorongan Komisi D ini menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan anggaran pendidikan tidak boleh lagi bersifat administratif semata, melainkan harus mengakar pada realita dan kebutuhan di lapangan. Publik, terutama generasi muda dan para orang tua, patut mengawal isu ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan.

Momentum hearing ini bukan sekadar agenda rutin legislatif, tetapi menjadi titik tolak penting untuk mengubah paradigma pengelolaan dana BOSDA agar lebih manusiawi, adil, dan berdampak nyata. Karena sejatinya, setiap rupiah dari BOSDA adalah investasi masa depan bangsa.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelecehan Seksual di Pesantren

    Dugaan Pelecehan Seksual LGBT Muncul di Lingkungan Sukodono, Pihak Pesantren Pilih Bungkam

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabar tak sedap dugaan kasus pelecehan seksual, kembali mencuat di salah satu pendidikan pesantren di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Informasi yang dihimpun Ruang.co.id menyebut, dugaan pelecehan itu terjadi di lingkungan Pesantren Al-Kautsar, Desa Sambungrejo, Kec. Sukodono, Kab. Sidoarjo. Namun, hingga kini belum ada laporan resmi dari pihak yang menjadi korban maupun keluarganya, […]

  • Manfaat Buah Anggur

    Buah Anggur: Si Kecil Berwarna-warni yang Kaya Manfaat

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Anggur, buah dengan warna-warna cerah dan rasa manis yang khas bukan hanya sekadar camilan lezat, tapi ternyata menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Pecinta anggur, simak fakta menarik tentang manfaat buah ini. Manfaat untuk Kulit Kandungan antioksidan yang tinggi serta mengandung resveratrol membuat buah anggur ini melindungi kulit dari radikal bebas […]

  • Inovasi SMK Antartika Sidoarjo

    Mobil Listrik dari SMK Antartika Sidoarjo: Inovasi Cerdas yang Gairahkan Masa Depan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah arus deras transformasi global, langkah berani SMA-SMK Antartika Sidoarjo menyelenggarakan Antartika Fair 2025, patut dicatat sebagai titik terang masa depan pendidikan. Pameran yang digelar di Alun – Alun Sidoarjo pada Sabtu (17/5) ini, tidak hanya memamerkan hasil karya siswa, tetapi juga mengisyaratkan bagaimana pendidikan mampu menjadi ruang lahirnya inovasi, teknologi, […]

  • sungkem pada orang tua

    Diversi, 11 Anak Pelaku Kericuhan Suporter di Suramadu Dibebaskan

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Proses diversi terhadap 11 anak berhadapan dengan hukum (ABH) atau dibawah umur, di kantor Polresta Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya, Rabu (12/6/2024). Proses diversi ini difasilitasi oleh Polresta Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya dan Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kelas I Surabaya, Walikota Surabaya Eri sahyadi. Serta, turut mengundang orang tua dari 11 ABH. […]

  • Manfaat daun kelor untuk wajah

    Daun Kelor untuk Wajah Glowing: 7 Rahasia Anti-Aging & Jerawat yang Terbukti!

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di balik reputasinya sebagai “superfood”, daun kelor ternyata menyimpan rahasia kecantikan turun-temurun yang kini didukung sains. Tanaman asli Indonesia ini kaya akan vitamin C (7x lebih tinggi dari jeruk!), antioksidan, dan mineral yang mampu mengatasi masalah kulit mulai dari jerawat hingga tanda penuaan. Tak heran jika banyak brand skincare kelas dunia mulai memanfaatkannya […]

  • GMBI Sidoarjo

    GMBI Distrik Sidoarjo Gelar Buka Puasa dan Doa Bersama Anak Yatim, Tunjukkan Solidaritas Tanpa Batas

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-23, Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Sidoarjo menggelar acara buka puasa dan doa bersama puluhan anak yatim. Kegiatan bertema “Solidaritas Tanpa Batas” ini tidak hanya menjadi momen berbagi kebahagiaan, tetapi juga mengukuhkan lima Kelompok Swadaya (KSM) di wilayah Sidoarjo, termasuk Waru, […]

expand_less