Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Hukrim » Diversi, 11 Anak Pelaku Kericuhan Suporter di Suramadu Dibebaskan

Diversi, 11 Anak Pelaku Kericuhan Suporter di Suramadu Dibebaskan

  • account_circle Ruang Arif
  • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Proses diversi terhadap 11 anak berhadapan dengan hukum (ABH) atau dibawah umur, di kantor Polresta Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya, Rabu (12/6/2024). Proses diversi ini difasilitasi oleh Polresta Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya dan Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kelas I Surabaya, Walikota Surabaya Eri sahyadi. Serta, turut mengundang orang tua dari 11 ABH.

Mereka itu diamankan atas peristiwa kericuhan dan bentrokan suporter Persebaya Surabaya, Bonek dengan petugas kepolisian di Jalan Kedung Cowek atau akses keluar Jembatan Suramadu sisi Surabaya, pada 31 Mei 2024 lalu. Yakni, bermula dari ejekan antar suporter Persib Bandung dengan Persebaya Surabaya di media sosial. Mereka melakukan sweeping dan berakibat diamankan atas kerusakan mobil dinas Polri, pot bunga dan rambu lalu lintas.

Suasana haru pun menyelimuti proses mediasi tersebut, lantaran Wali Kota Eri meminta kepada 11 ABH itu untuk meminta maaf dengan bersujud, serta mencium kaki dan tangan orang tua mereka. Ia pun dengan tegas meminta mereka untuk berbakti kepada orang tua, serta tidak mengulangi perbuatannya lagi. Sebab, menurutnya, pertemuan itu menjadi pembelajaran bagi 11 ABH.

“Saya memaafkan mereka, karena saya melihat masa depan mereka masih panjang. Karena bagaimanapun masa depan mereka adalah tanggung jawab saya sebagai Walikota Surabaya. Saya pastikan mereka tidak akan pernah melakukan hal ini lagi,” kata Wali Kota Eri.

Berdasarkan hasil diskusi bersama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP William Cornelis Tanasale, keduanya sepakat untuk memaafkan 11 ABH. “Alhamdulillah Pak Kapolres juga memaafkan, tapi kami menjamin melakukan pembinaan untuk anak-anak. Sehingga ke depan anak-anak ini memiliki wawasan kebangsaan, memiliki attitude (perilaku) yang baik dalam menjaga persatuan,” imbuhnya.

Baca Juga  Langgar Aturan Imigrasi Model WN Rusia Ditangkap di Surabaya

Wali Kota Eri pun berharap, apabila muncul konten atau informasi negatif di media sosial, suporter bola diharapkan tidak mudah terpancing agar tidak terpecah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Khususnya, dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) Persebaya Surabaya ke-97, pada 18 Juni 2024 nanti.

“Ini menjadi pengalaman karena sebentar lagi Persebaya akan ulang tahun ke-97, saya berharap ini menjadi pemantik kita untuk selalu berbuat kebaikan, jangan sampai ternodai lagi. Kalau di media sosial saling memanaskan, saling menjatuhkan, dan saling memprovokasi, saya berharap tidak terprovokasi,” ujar dia.

Ia pun berpesan kepada seluruh suporter di Surabaya untuk saling menjaga kondusifitas dan keamanan. Wali Kota Eri pun turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh suporter dan pentolan Bonek atas dedikasinya dalam menjaga keamanan di Kota Pahlawan.

“Kalau ada yang memprovokasi berarti bukan Bonek, dia hanya berniat merusak Persebaya dan Surabaya. Kita buktikan bahwa HUT Surabaya dan HUT Persebaya ke depan tidak ada kerusuhan. Kita lihat senior-senior Bonek berusaha untuk menyatukan, agar penerus-penerus mereka tidak lagi mengalami hal seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Di samping itu, 11 ABH itu akan dilakukan pembinaan. Wali Kota Eri menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan berkoordinasi dengan Bapas Kelas 1 Kota Surabaya terkait teknis pembinaannya. “Jadi nanti kita bekerjasama dengan Bapas, terkait dengan mental dan wawasan kebangsaan. Tadi disampaikan Bapas, dapat dilakukan pembinaan di lingkungan rumah dan sekolah,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu M Prasetya mengungkapkan, berdasarkan peraturan perundang-undangan, pihaknya membuka ruang mediasi atau yang dikenal sebagai istilah diversi terhadap ABH.

Meski demikian, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi. Pertama, perbuatan yang dilakukan dengan ancaman pidana kurang dari 7 tahun. Kedua, perbuatan tidak dilakukan berulang, artinya 11 ABH tersebut belum pernah melakukan perbuatan yang sama sebelumnya.

Baca Juga  Terdakwa Haryo Putra Sembodo, Bisnis PLN Fiktif Rugikan Korban Hingga 1 Milliar

“Kami mendapat kabar dari Kepala Bapas bahwa 11 anak (ABH) ini juga belum pernah melakukan perbuatan pidana. Kemudian dari hasil asesmen direkomendasikan untuk dilakukan diversi,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil mediasi tersebut, ia menerangkan bahwa Pemkot Surabaya dan Polresta Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya bersepakat untuk memaafkan 11 ABH.

“Sudah disampaikan oleh Bapak Kapolres Tanjung Perak, kami dari kepolisian memaafkan dan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dari Bapak Walikota memaafkan 11 ABH, dan tidak dilakukan ganti rugi barang yang telah dilakukan penegerusakan,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator Bonek Tribun Timur, Cak Hasan Tiro menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri atas kebesaran hati dan kepeduliannya dalam menyelesaikan persoalan anak-anak yang terlibat persoalan hukum.

“Terima kasih atas kebesaran hati Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi karena telah membantu adik-adik kami yang terlibat masalah hukum, perihal penyerangan dan kerusuhan antar suporter kemarin. Semoga ini adalah kejadian terakhir, agar ke depan tidak terulang kembali hal-hal yang yang bisa merugikan keluarga dan teman-teman yang lain,” kata Cak Hasan Tiro.

Belajar dari kejadian tersebut, Cak Hasan Tiro berharap agar para suporter bola tidak mudah terprovokasi oleh konten atau informasi apapun di media sosial. “Provokasi itu dilakukan oleh orang-orang yang ingin memecah belah dan membuat kerusuhan di Surabaya. Pesan untuk teman-teman, bisa belajar dari kejadian ini, provokasi apapun di media sosial, kita serahkan kepada pihak yang berwajib,” pesannya.

Terpisah, Budi Pribadi salah satu orang tua ABH mengucap syukur dan berterima kasih kepada Wali Kota Eri karena telah memaafkan anaknya. Ia pun mengaku bahwa Wali Kota Eri juga akan membantu anaknya untuk bisa kembali melanjutkan pendidikan.

Baca Juga  Saksi Dua Klaster Dakwaan “Memanas”, Celah Kerugian Negara Proyek Kolam Pelindo Dipertanyakan?

“Alhamdulilah dimaafkan dan dibebaskan oleh bapak Walikota, saya bersyukur dan Insyaallah anak saya tidak mengulangi lagi. Terima kasih Bapak Wali Kota Eri sudah membantu anak saya, setidaknya bisa melanjutkan sekolah lagi,” pungkas Budi Pribadi. (*)

  • Penulis: Ruang Arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Direksi PDAM

    Fatal! Seleksi Direksi PDAM Sidoarjo Disorot Tajam, Garuda Muda Delta Pertanyakan Sertifikat Kompetensi Peserta

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang co.id – Proses seleksi direksi PDAM atau Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta, di Kabupaten Sidoarjo, terus menuai sorotan dari kalangan pemuda. Garuda Muda Delta mendesak panitia seleksi, membuka secara transparan tahapan pencalonan direksi, karena ditemukan dugaan peserta yang belum memiliki sertifikat kompetensi, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 23 Tahun 2024. Mereka menilai, ketentuan […]

  • Sidang Dana Politik

    Saksi Ungkap Dana Politik, Hakim Bertanya Dugaan Gratifikasi ke SS, dan Dana Proyek RSUD Harjono Kian Terbuka

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Persidangan di Tipikor PN Kelas I Surabaya untuk mengungkap dugaan gratifikasi terhadap SS bupati non aktif Ponorogo, yang ke sekian kalinya belum terungkap. Hingga JPU untuk yang ke lima kalinya ini menghadirkan dua saksi kunci, Singgih Widodo dari pihak swasta di luar birokrasi Pemkab Ponorogo dan saksi Novita selaku freelance admin proyek, […]

  • Atlas Padel pasang peredam

    Fakta Lapangan Mulai Terlihat, Atlas Padel Pasang Peredam dan Warga Tetap Nyaman

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Fakta di lapangan perlahan mulai memperlihatkan gambaran yang lebih utuh dari polemik dugaan kebisingan di Atlas Sports Club, Jalan Dharmahusada Indah Barat III. Manajemen Atlas Padel telah memasang sistem peredam suara, sementara mayoritas warga sekitar menyatakan tetap merasa nyaman beraktivitas seperti biasa. Hal ini mengemuka dalam proses mediasi yang difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup […]

  • kinerja solid TPS 2026

    Kinerja Gemilang TPS di Awal 2026, Arus Peti Kemas Februari Tumbuh 1,36%

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatat kinerja operasional yang solid pada awal tahun 2026 dengan pertumbuhan arus peti kemas di bulan Februari sebesar 1,36% dibandingkan bulan sebelumnya. Capaian positif ini terjadi di tengah dinamika logistik global yang terus berfluktuasi. Berdasarkan data operasional TPS, volume peti kemas meningkat dari 117 ribu Twenty-foot Equivalent Units […]

  • Kajatim jatim respon OTT hakim PN Surabaya

    OTT Tiga Hakim PN Surabaya Terkait Suap Vonis Bebas Ronald Tannur

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Mia Amiati, mengonfirmasi bahwa tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus suap. Ketiganya diduga menerima suap untuk memberikan vonis bebas kepada terdakwa Gregorius Ronald Tannur. Ketiga hakim tersebut adalah Erintuah Damanik sebagai Hakim Ketua, serta Mangapul dan Heru Hanindyo […]

  • penurunan penumpang Stasiun Pasar Turi

    Dampak Perbaikan Rel KA di Grobogan: Stasiun Pasar Turi Surabaya Alami Penurunan Penumpang, Namun Layanan Tetap Stabil

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Puncak libur panjang dan cuti bersama Imlek 2025 membawa sejumlah tantangan bagi layanan kereta api, terutama di Stasiun Pasar Turi Surabaya. Meskipun terjadi penurunan jumlah penumpang hingga 30 persen akibat perbaikan rel KA di Grobogan, Jawa Tengah, pihak stasiun memastikan bahwa layanan tetap berjalan dengan baik dan stabil. Rabu, (19/01) 2025. Pada puncak […]

expand_less