Sidoarjo, Ruang.co.id – Bulan Ramadan tahun ini terasa berbeda bagi para pengemudi ojek online di Sidoarjo. Pasalnya, Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur memanfaatkan momentum sahur untuk merajut tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas dengan para pengemudi ojek online (ojol). Kegiatan yang dikemas dalam acara Sahur On The Road ini digelar di Warkop Ojol Kamtibmas Satlantas Polresta Sidoarjo, dan dilakukan hampir setiap dini hari dengan pola berpindah-pindah tempat.
Suasana hangat terasa ketika sejumlah perwira dan anggota Satlantas berkeliling ke beberapa titik untuk bertemu langsung dengan perwakilan ojol. Mereka duduk bersama, menikmati hidangan sahur sederhana, dan berbincang santai. Lebih dari sekadar kegiatan makan bersama, momen ini dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan tukar informasi terkini seputar situasi lalu lintas di wilayah Sidoarjo.
Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari pemahaman bahwa pengemudi ojol adalah mitra strategis kepolisian. Intensitas mereka beraktivitas di jalan raya membuat mereka menjadi saksi mata yang mengetahui persis kondisi lalu lintas di lapangan. “Dalam momen Sahur On The Road di Warkop Ojol Kamtibmas ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polisi dan ojek online, sehingga berbagai informasi di jalan raya bisa kami akomodasi dan tindak lanjuti dengan cepat dan tuntas,” ujar AKP Yudhi, Minggu (20/2/2026).
Dalam suasana yang cair dan penuh keakraban tersebut, para perwakilan ojol tidak sungkan menyampaikan berbagai masukan berharga. Mulai dari laporan titik-titik rawan kemacetan yang kerap terjadi, potensi pelanggaran lalu lintas yang perlu diwaspadai, hingga strategi antisipasi kecelakaan dan potensi tindak kriminalitas di jalan. Polisi pun dengan sigap mencatat dan mendiskusikan setiap poin yang disampaikan.
AKP Yudhi menambahkan bahwa sinergi yang terbangun ini diharapkan dapat meningkatkan respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat. Hal ini dinilai sangat krusial, khususnya selama bulan Ramadan ketika mobilitas warga cenderung meningkat, terutama pada malam hingga dini hari. Dengan adanya komunikasi dua arah yang intens, diharapkan setiap kejadian di lapangan bisa segera terdeteksi dan ditangani.
Sementara itu, Wahyu, salah satu pengemudi ojol di Sidoarjo yang turut hadir, mengapresiasi langkah Polresta Sidoarjo. Ia menilai bahwa komunikasi langsung dengan polisi seperti ini sangat memudahkan koordinasi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di jalan. “Alhamdulillah, selain bisa makan sahur bersama, kami juga bisa sharing dan berbagi informasi dalam momen Sahur On The Road ini,” kata Wahyu.
Untuk memastikan sinergi ini terus berkelanjutan, Satlantas Polresta Sidoarjo berencana membuka Warkop Ojol Peduli Kamtibmas di sejumlah titik keramaian. Langkah strategis ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara Kepolisian dan pengemudi ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sidoarjo. Ke depan, warkop ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat nongkrong, tetapi juga posko informasi dan konsultasi bagi para pengemudi ojol. (Wis)

