Breaking News
light_mode
Sabtu, 5 September 2026
Beranda » Politik » Tangkis Serangan Luluk-Lukman dan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil Mendominasi Debat Ketiga

Tangkis Serangan Luluk-Lukman dan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil Mendominasi Debat Ketiga

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Jika Debat Publik Pilgub Jatim diibaratkan permainan olah raga. Maka Pasangan Calon Gubernur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak bisa dikatakan mendominasi jalannya permainan debat Pilgub. Sebab, dalam debat publik yang berlangsung di Balroom lantai 3 Grand City Mall Surabaya, senin (18/11) malam. Dengan tenang Paslon ini mampu menangkis serangan dua Paslon pesaingnya yang langsung menohok pada kebijakan pembangunan infrastruktur yang dinilai kurang berhasil.

Debat ketiga atau debat pamungkas ini mengangkat tema Akselerasi pembangunan infrastruktur, interkoneksitas kewilayahan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai episentrum ekonomi kawasan timur Indonesia.

Debat Pilgub yang dimoderatori Andromeda Mercury dan Vera Bahasuan itu berlangsung cukup Sengit. Bahkan serangan menohok langsung langsung dilakukan Paslon nomor satu Luluk-Lukman saat segmen kedua, dimana Paslon menjawab pertanyaan tertulis dari panelis yang dibacakan moderator dan dua Paslon lainnya yang menanggapi jawaban tersebut.

Waktu itu, Luluk menyunggung tentang transportasi laut di Madura yang katanya, programnya ada tapi kapalnya tidak ada. Sehingga masyarakat di kepulauan sekitar Madura kesulitan jika mengalami sakit sehingga harus berobat. Namun dengan tenang Khofifah menjawab, untuk merealisasi sebuah Program harus ada beberapa persyaratan yang dipenuhi. Namun pada masalah transportasi laut tersebut, Beberapa kapal memang harus diadakan fan butuh proses. Namun untuk keadaan darurat misalnya untuk menolonng ibu hamil atau orang sakit, pemerintahannya sudah menyiapkan kapal khusus. Bahkan bekerjasama debgan TNI AL dan Universitas sempat menyiapkan kapal rumah sakit yang terus berpatroli di berbagai kepulauan di Jawa Timur dan sekitar Madura.

Ternyata pertarungan sengit dari segmen persegmen itu juga terjadi saat debat antar cawagub. Saat itu, Cawagub nomor 3 Gus Hans mengatakan bahwa, masalah infrastruktur transportasi interkoneksitas wilayah di Jatim kurang tersentuh oleh program pemerintah provinsi. Sehingga daerah- daerah terpelosok kurang dapat tersentuh. Sepertibtidak adanya transportasi yang memadai di Jawa Timur.

Baca Juga  Akademisi: Penampilan Khofifah-Emil di Debat Kedua Paling Utuh dan Meyakinkan

Lontaran bernada sindiran tersebut langsung dijawab Emil dengan menyebutkan bahwa pemerintahannya sudah memprogramkan bus trans Jatim. Dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. “Kamu sudah membuay program infrastruktur interkoneksiyas dengan bekerjasama dengan kabupaten- kota yang terintregasi. Bahkan saya sendiri yang bicara dengan mas Eri (Eri Cahyadi walikota Surabaya) kebetulan beliaunya ada disini, dan bus trans jatim yang saat ini masih menempuh wilayah Gerbang kertasusila sudah berjalan sampai hari ini,” kilah Emil sambil melihat Eri Cahyadi yang duduk diantara para pendukung Paslon 3.

Kemudian, tudak kalah seeunya ketika debat soal sampah. Saat itu Luluk sempat mempertanyakan tentang masih banyaknya sampah yang menumpuk di beberapa kota di Jawa Timur yang penanganannya lambat. Sehingga jika terpilih, dirinya ingin membuat sebuah program untuk penanganan sampah ini, agar tidak ada lagi penumpukan sampah lagi di kampung maupin di dekat pasar.

Kemudian Risma juga menimpali bahwa untuk penanganan sampah dirinya sufah berpengalaman katena pernah menjadi kepala dinas kebersihan kota Surabaya. Dirinya memgatakan bahwa penanganan dampah harus dimulai dari rumah rumah. Yakni memisahkan sampah organik dan non organik. Bahkan sampah itu kalau dikelola bisa bermanfaat menjadi bernilai ekonomis. ” Seperti saat saya menjadi walikota, keadaan kampung kampung dan jalan- jalan bersih karena saya membuat program penanganan sampah dimulai dari rumah,” ujar Risma yang entah disengaja maupun tidak, Risma sempat melontarkan kata tambahan, ” Kalau saja program saya itu diterapkan. Mungkin Surabaya tidak akan kotor seperti saat ini.”

Menanggapi masalah sampah yang dilontarkan dua pesainya itu,
Cagub nomor 2 Khofifah Indar Parawansa, menanggapi, bahwa dirinya sudah berkomitmen untuk membangun pengelolaan sampah yang terintegrasi demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Khofifah menegaskan, pengelolaan sampah adalah fokus kewenangan pemerintah kabupaten kota.

Baca Juga  Khofifah dan Emil Dardak Kolaborasi dengan Dewa 19 dalam Video Klip Kampanye Pilkada 2024

Pemprov Jatim dalam kepemimpinan Khofifah Emil di periode pertama telah menggandeng kerjasama berbagai pihak strategis untuk menggerakkan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Kuncinya adalah edukasi masyarakat, persuasif agar mengajak masyarakat untuk menggencarkan pengelolaan sampah untuk reduce, reuse dan recycle. Saat ini di pesantren-pesantren di Jatim sudah mulai dijalankan sampah menjadi rupiah. Ini harus menjadi lesson learn bagi seluruh elemen masyarakat di lini manapun,” ujar Khofifah

Sedangkan Pemprov Jatim, ditegaskan Khofifah sudah melakukan penyiapan pengolahan limbah yang lebih advance yaitu untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

“Kami sudah menyiapkan pengolahan limbah B3 di Dawarblandong dan sudah berjalan selama dua tahun ini. Kami sampaikan bahwa persoalan sampah harus diatasi bersama,” tegas Khofifah.

Maka, kuncinya ditegaskan Khofifah adalah edukasi masyarakat, agar pengelolaan sampah menjadi rupiah, menjadikan sampah menjadi berkah.

“Saat ini di Jatim ada 5.103 bank sampah, kita memiliki 351 tempat pembagian sampah yang sudah masuk kategori 3R, ada 241 rumah kompos di Jatim dan 2.377 TPS,” ujarnya.

Dan saat ini kemampuan Jatim dalam melakukan pengelolaan sampah juga terus meningkat, di mana saat ini di Jatim sudah ada sebanyak 3,8 juta ton sampah yang bisa dikelola Pemprov.

“Bahkan kita sudah ada sebanyak 50 TPA yang sudah sanitary landfill, kerjasama dengan negara dunia,” tuturnya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SCA Menang Praperadilan

    Kemenangan Hukum PT SCA di PN Mojokerto Patahkan Penyidikan Sepihak

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Mojokerto, Ruang.co.id – Dalam proses hukum yang menyita perhatian publik, Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto mengabulkan gugatan pra yudisial PT. Surya Cipta Abadi (SCA) terkait perkara ketenagakerjaan yang dilaporkan oleh Hermin Astuti. Dalam putusan sela yang dibacakan pada Senin (19/5), majelis hakim menegaskan bahwa penyidikan oleh Polres Mojokerto terhadap PT. SCA tidak memiliki landasan hukum yang […]

  • Film Keajaiban Air Mata Wanita

    Dari Kisah Nyata, Film “Keajaiban Air Mata Wanita” Bikin Penonton Nangis Sesenggukan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film berjudul Keajaiban Air Mata Wanita dibuat berdasarkan kisah nyata dari buku Best Seller ‘Rahasia Magnet Rezeki’. Film ini menyajikan kisah perjuangan seorang wanita yang berada di titik terendah hidupnya, namun berhasil bangkit melalui kekuatan doa, keyakinan, dan kasih sayang seorang sahabat. Saya pribadi, sebagai seseorang yang kadang suka terjebak overthinking soal masalah […]

  • cek penerima pip

    Cek Program Indonesia Pintar! Catat Jadwal, Cara Daftar, dan Besaran Dana

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Program Indonesia Pintar (PIP) adalah salah satu bentuk bantuan sosial yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia dari keluarga kurang mampu. PIP dirancang agar siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Bantuan ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA. Cek […]

  • Konser Mocca 25 Tahun

    Mocca Rayakan Perjalanan 25 Tahun dengan Konser Spesial: Cek Jadwal dan Tiketnya

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Mocca, salah satu band indie terpopuler di Indonesia, bersiap menggelar konser spektakuler untuk merayakan perjalanan musik mereka selama 25 tahun. Konser yang bertajuk “Mocca 25th Anniversary: Homecoming” ini akan berlangsung di Auditorium IFI Bandung. Ini merupakan sebuah tempat yang sarat akan kenangan bagi band asal Kota Kembang ini. Konser yang direncanakan berlangsung […]

  • Kasus Korupsi PT INKA CEO PT TSG Tersangka

    CEO PT TSG Jadi Tersangka Korupsi Dana Talangan Proyek Kongo

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kembali menggebrak di Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 dengan menahan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi PT INKA. Tersangka berinisial SN, yang merupakan CEO PT The Sandi Group (TSG) Utama Indonesia, diduga terlibat dalam korupsi pemberian dana talangan proyek Solar Photovoltaic Power Plant 200 MW dan Smart […]

  • Bawaslu Tabanan Hentikan Penanganan Dua Laporan Dugaan Intimidasi, LAGAS Akan Kajian Ulang

    Bawaslu Tabanan Hentikan Penanganan Dua Laporan Dugaan Intimidasi, LAGAS Akan Kajian Ulang

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Tabanan, Ruang.co.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan telah menghentikan penanganan dua laporan dugaan intimidasi yang diterima. Laporan pertama diajukan oleh Mangku Pura Melanting Pasar Tabanan dan seorang warga di Banjar Kesiut Tengah Kaja, Desa Kesiut, Kerambitan. Menanggapi keputusan tersebut, tim Legal Advokat Gadjah dan Agus Suradnyana (LAGAS) akan melakukan kajian ulang. “Kami dari tim masih […]

expand_less