Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Kisah Pilu Agung Wibowo! Terjepit di Labirin Hukum yang Mengabaikan Fakta Persidangan

Kisah Pilu Agung Wibowo! Terjepit di Labirin Hukum yang Mengabaikan Fakta Persidangan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pengadilan Negeri Sidoarjo menjadi panggung drama hukum terbaru ketika Agung Wibowo, terdakwa kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan lantang menyatakan diri sebagai korban salah tangkap. Dalam sidang lanjutan Rabu (9/4/2025), suara Agung gemetar menuntut keadilan. Ia menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan penyidik telah mengabaikan fakta persidangan, bahkan menerapkan pasal keliru sejak awal.

“JPU sengaja membutakan diri dari kebenaran,” tegas Agung dalam pledoi yang dibacakannya. Pernyataan ini bukan sekadar pembelaan, melainkan tamparan keras bagi sistem peradilan yang disebutnya “tumpang tindih dan mudah dimanipulasi”.

Agung Wibowo bukan sekadar mengeluh. Ia memaparkan bukti konkret bahwa kasus ini bermula dari sengketa tanah, bukan tindak pidana. Akta perdamaian tripartit antara dirinya, Miftahur Roiyan, dan PT. Kejayan Mas (pimpinan Antony Hartato Rusli) terkait lahan 98.500 m² di Tambakoso seharusnya menjadi penutup masalah. Namun, JPU justru mengubahnya menjadi jerat pidana.

“Ini jelas kekeliruan hukum. Saya pelapor, tapi malah menjadi terdakwa. Yang saya laporkan justru bebas,” ujar Agung, menyoroti paradoks dalam proses penyidikan.

Dalam pembelaannya, Agung Wibowo dan kuasa hukumnya menyingkap kejanggalan serius dalam proses peradilan ini. Mereka menuding kesaksian yang diajukan JPU tidak lebih dari sekadar kabar angin yang diterima dari pihak ketiga, atau dalam istilah hukum dikenal sebagai testimonium de auditu, yang seharusnya tidak memiliki kekuatan pembuktian kuat di persidangan.

Lebih memprihatinkan lagi, proses hukum ini ternyata berjalan dengan kewenangan yang tumpang tindih. Penyidikan awalnya dilakukan oleh penyidik pidana umum dari kepolisian, kemudian beralih ke penuntutan oleh jaksa pidana umum, namun anehnya persidangannya justru masuk ke ranah pidana khusus. Ketidakkonsistenan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas proses hukum yang dijalankan.

Baca Juga  Aklamasi Gus Kikin Pimpin PWNU Jatim 2024-2029

Kuasa hukum Agung, Agus Purwono, dengan tegas menyoroti ketidakberesan ini. “Ini ibarat membangun gedung tanpa blue print yang jelas. Proses hukum seharusnya berjalan linear dan transparan, bukan berbelit-belit seperti ini,” ujarnya dengan nada prihatin. Kritik ini semakin menguatkan dugaan bahwa kasus ini dibangun di atas fondasi yang rapuh dan tidak memenuhi standar peradilan yang sehat.

Kejanggalan lain yang terungkap adalah inkonsistensi dalam penanganan barang bukti. Beberapa dokumen penting yang seharusnya menjadi alat bukti justru tidak dihadirkan secara lengkap dalam persidangan. Hal ini semakin mengaburkan kebenaran materiil yang seharusnya menjadi tujuan utama proses peradilan.

Di ujung sidang, Agung tidak hanya meminta pembebasan, tetapi juga pengembalian barang bukti miliknya dan Ayu Anggraini. Ia menantang majelis hakim memutus berdasarkan fakta, bukan tekanan politik.

“Saya yakin pengadilan masih bisa mendengar suara kebenaran,” tandasnya.

Sidang selanjutnya akan menentukan apakah tuntutan 8 tahun penjara + denda Rp1 miliar dari JPU dianggap sah, ataukah hakim berani membatalkan dakwaan yang penuh celah ini.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milenial Surabaya

    Kaum Milenial Surabaya Nilai Khofifah Lebih Menguasai Debat Kedua Pilgub Jatim

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Debat kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024 berlangsung panas di Grand City Surabaya pada Minggu (3/11) malam. Meski berlangsung sengit, Paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, dinilai oleh kelompok milenial Surabaya tetap mampu mengendalikan situasi dan tampil meyakinkan. Ketua Kaum Milenial Gotong Royong, Moch. Galang Mochtar, menyebut Khofifah dan […]

  • Rahasia Rambut Hitam Berkilau yang Jarang Orang Tahu

    Rahasia Rambut Hitam Berkilau yang Jarang Orang Tahu! Nomor 3 Bikin Kaget!

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Coba bayangkan kamu sedang berjalan di bawah sinar matahari, angin sepoi-sepoi berhembus, dan rambut hitammu berkilau sempurna. Orang-orang menoleh, penasaran dengan rahasia rambut sehatmu. Tapi kenyataannya? Rambut kusam, bercabang, dan kering seperti sapu lidi. Duh, nggak banget! Fenomena ini bukan hanya kamu yang alami. Banyak orang mengira bahwa punya rambut hitam berkilau harus […]

  • MAN Surabaya Cegah Judi Online

    MAN Surabaya Luncurkan Program Anti Judol, Bekali 430 Siswa Baru dengan Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Langkah progresif ditempuh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Surabaya dalam menyambut tahun ajaran baru. Sebanyak 430 siswa baru yang lolos seleksi akan mengikuti Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) mulai 14 hingga 17 Juli 2025, sebuah angka yang melebihi kuota penerimaan yang ditetapkan sebelumnya. Program ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi […]

  • Tips dan Trik Menangani Speech Delay pada Anak

    Tips dan Trik Menangani Speech Delay pada Anak

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Setiap kata adalah sebuah jendela menuju pikiran dan perasaan seseorang. Bayangkan betapa sulitnya bagi seorang anak yang kesulitan untuk membuka jendela itu. Surabaya, Ruang.co.id – Speech delay atau keterlambatan bicara tidak hanya menghambat kemampuan anak dalam berkomunikasi, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan diri dan kesejahteraan emosional mereka. Keterlambatan bicara dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti […]

  • Bandara Dhoho Kediri tutup

    Bandara Dhoho Terancam Jadi Mangkrak Tanpa Dukungan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setelah satu- satunya maskapai penerbangan menyatakan berhenti beroperasi di Bandara Dhoho Kediri mulai 31 Juli nanti. Memungkinjan bandara berkelas internasional dan dibangun oleh pihak swasta ini hanya akan menjadi monumen bangunan megah yang tidak ada fungsinya. Kenyataan ini yang sangat disayangkan oleh berbagai kalangan. Salah satunya anggota komisi D DPRD Jatim Khusnul Arif. […]

  • Hadapi Anak Tantrum agar Jinak

    Ayah Bunda Sumbu Pendek, Jangan Panik! Ini Lho Cara Jinakkan Anak Tantrum Tanpa Ikut Ngamuk!

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Anak saya kok tantrum melulu ya? Bikin emosi aja!” “Duh, saya mah orangnya sumbu pendek, Bun. Gimana ya kalau anak saya tantrum?” Pernah dengar atau bahkan mengucapkan kalimat-kalimat di atas? Tenang, Ayah Bunda, kalian tidak sendirian! Tantrum adalah fase normal dalam tumbuh kembang anak. Tapi, memang bikin pusing ya kalau anak tantrumnya sering […]

expand_less