Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » SPPDB Jawa Timur Berubah! Sistem Domisili & AI Senopati Buka Pintu Pendidikan Lebih Adil

SPPDB Jawa Timur Berubah! Sistem Domisili & AI Senopati Buka Pintu Pendidikan Lebih Adil

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPPDB) yang berubah format dan mulai beroperasinya sekolah rakyat di Jatim, membuat komisi E (bidang kesejahteraan rakyat) minta penjelasan langsung dari Dinas Pendidikan Dinas Sosial Provinsi dalam rapat dengar pendapat di ruang Banggar DPRD Jatim, kamis siang (8/5/2025).

Rapat dengar pendapat ini dipimpin ketua komisi E Sri Wahyuni Bisowarno dengan beberapa anggota komisi C, masing masing Puguh Widi Pamungkas, suli Da’im, Jenie dan Rasiyo. Sementara dari dari dinas pendidikan, hadir kepala dinas pendidikan Jatim Aries Agung Paewai beserta staf jajarannya. Serta dari dinas sosial hadir Kepala dinas sosial Jatim Restu Novi Widiani beserta jajarannya.

Dijumpai usai Rapat dengar pendapat, kepala dinas pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai mengatakan, dalam rapat dengar pendapat ini kita memaparkan tentang bagaimana sistem penerimaan peserta didik baru. Bagaimana tentang proses pendaftaran dan sebagainya. Ini karena jumlah antara siswa yang lulus SMP dengan sekolah negeri tidak seimbang. Dimana jumlah lulusan siswa SMA sebanyak 480 ribu lebih sedangkan yang diterima hanya sekitar 200 ribu lebih sedikit atau sekitar 60 persen jumlah siswa yang tidak diterima negeri.

“Dari penjelasan kami ini, saya rasa teman- temam di komisi E juga sudah memahami apa yang telah kami jelaskan. Selain itu juga kita menjalankan program bea siswa yang dicanangkan gubernur untuk siswa di sekolah swasta. Baik itu bea siswa penuh atau yang terjangkau. Siswa yang masuk program ini tentunya tidak bisa mengikuti PPDB,” terang Aries.

Selain itu, Aries juga menjelaskan bahwa dengan dihilangkannya sistem zonasi diganti sistem domisili ini menjadikan kualitas penerimaan lebih baik. Hal ini karena dalam sistem Zonasi yang dihitung hanya jarak. Namun dalam sistem domisili adalah batas tempat tinggal yang juga dihitung nilai akademisnya.

Baca Juga  Wagub Jatim Emil Dardak Himbau Warga Desa Tak Perlu Adu Nasib di Kota Besar

“Yang tidak kalah penting lagi dalam sistem penerimaan siswa baru ini kita juga menggunakan teknologi AI (Artificial Intelligence) yang bekerjasama dengan ITS dengan nama Senopati. Penggunakan teknologi AI ini untuk mempermudah informasi pada sekolah yang akan dituju. Misalkan saya ingin mendaftarkan anak saya ke SMA negeri yang saya tuju. Maka tinggal bertanya pada AI akan keluar semua imformadi yang diinginkan,” jelas Kadisdik lagi.

Dengan pendaftaran menggunakan teknologi AI ini, Aries menjamin tidak akan ada kesalahan informasi tentang pelaksanaan penerimaan siswa baru ini. Sedangkan saat ditanya soal sekolah rakyat, Aries mengatakan hal itu urusannya Dinsos. Pihaknya hanya membantu menyiapkan kelengkapannya. Seperti menempatkan sekolah maritim di Lakongan yang menjadi sekolah rakyat. Hanya saja Aries mengharapkan kalau bisa sekalah rakyat itu sebainya bentuknya SMK bukan SMA.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Surabaya Pelita bagi Anak Miskin, Kota Pahlawan Jadi Kiblat Pendidikan Nasional

Sementara itu anggota Komisi E Suli Da’im mengatakan, pihaknya sengaja mengundang dinas pendidikan dan dinas sosial untuk minta penjelasannya tentang PPDB dan sekolah rakyat.

“Dalam rapat ini kita membahas soal sekolah rakyat yang sebentar lagi akanenerima siswa tahun ajaran baru. Tentunya kita akan menanyakan tentang kesiapannya. Bagaimana perangkatnya sekolah yang kita jadikan sekolah itu. Kemudian menentukan pengajarnya. Sehingga kita sinkronkan bagaimana nanti proses belajar mengajarnya. Karena itu bukan hal yang mudah, ” ujar Sule.

Kemudian yang kedua adalah bagaimana melengkapi sarana san prasarana dan pembiayaan sehari-harinya. Apakah pembiayaan ini semua dari kementrian sosial ataukah dari juga harus dibantu oleh APBD. Sehingga komisi E perlu adanya penjelasan-penjelasan konkrit tentang bagaimana penyelenggaraan sekolah rakyat secara keseluruhan bagaimana sekolah rakyat itu bisa berjalan. Karena sekolah rayat ini formatnya Boarding School.

Baca Juga  Amankan Aset Daerah, Pemkot Surabaya Tertibkan 192 Lapak Liar Pagesangan
  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • pertandingan Gerindra vs Golkar

    Gerindra vs Golkar Bertarung di Lapangan Hijau: Bukti Politik Bisa Hangat dan Kolaboratif

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah polarisasi politik yang kerap memanas, dua partai besar nasional justru menunjukkan wajah berbeda di Surabaya. Kader Partai Gerindra dan Partai Golkar memilih bertemu di lapangan mini soccer Ourground, Wiyung, untuk sebuah pertandingan persahabatan yang digelar Senin (21/7/2025) lalu. Acara bertajuk “Fun Mini Soccer Gerindra vs Golkar Surabaya” ini berhasil menciptakan atmosfer […]

  • Sejarah Kota Padang

    Sejarah Kota Padang: Dari Perkampungan Nelayan hingga Kota Metropolis

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kota Padang, ibukota Provinsi Sumatera Barat, memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Perjalanan panjang kota ini telah membentuk identitasnya yang unik, perpaduan antara budaya Minangkabau yang kental dengan pengaruh kolonial. Awal Mula: Perkampungan Nelayan Sejak abad ke-16, Padang telah menjadi pelabuhan penting dalam perdagangan rempah-rempah, menarik pedagang dari berbagai daerah. Sebelum menjadi […]

  • Ternyata Jalan Kaki Lebih Efektif Membakar Lemak daripada Lari

    Ternyata Jalan Kaki Lebih Efektif Bakar Lemak daripada Lari. Benarkah?

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Banyak orang percaya bahwa semakin berat olahraga yang dilakukan, semakin banyak pula lemak yang terbakar. Makanya, lari sering dianggap sebagai cara terbaik untuk membakar kalori dibandingkan olahraga ringan lainnya. Tapi, tunggu dulu! Apakah benar lari lebih efektif bakar lemak dibanding jalan kaki? Fenomena ini menarik karena banyak orang mulai memilih aktivitas olahraga ringan […]

  • hadapi perang dagang AS

    Bupati Jember Gus Fawait Optimis Hadapi Perang Dagang AS, Andalkan UMKM dan Sinergi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah ketegangan perang dagang yang dipicu oleh kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 32%, Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait menyatakan optimisme tinggi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Keyakinannya ini bertumpu pada strategi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, yang mengedepankan efisiensi ekonomi dan penguatan sektor informal, khususnya […]

  • RPS Award IV

    RPS Award IV Nyalakan Harapan Sidoarjo 2026, Satu – Satunya Bupati Swasta Rasa Negeri Beri Penghargaan Anggota Dewan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – RPS (Ruang Publik Sidoarjo), hanya ada di Sidoarjo, punya Bupati Swasta sebagai pengambil kebijakan dan keputusan pemerintahannya. Sujani, kepala pemerintahannya, akrab disapa Buwas (Bupati Swasta). Uniknya, ia cukup sukses menggelar RPS Award. Di 2015 ini, sudah yang ke- 4 kalinya RPS Award digelar. RPS Award kali ini, menghadirkan penghormatan publik kepada 18 […]

  • Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

    Bukan Juara, Ini Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala AFF 2024, yang akan berlangsung pada 9 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Kompetisi sepak bola antarnegara Asia Tenggara ini menjadi ajang penting bagi Indonesia, meski target yang dicanangkan kali ini bukan untuk menjadi juara. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memutuskan tidak menurunkan para […]

expand_less