Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Eva Yusnita, Korban PHK Sepihak: Mengaku Disekap, Dikriminalisasi dan Diperas Usai Dipecat

Eva Yusnita, Korban PHK Sepihak: Mengaku Disekap, Dikriminalisasi dan Diperas Usai Dipecat

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Nasib pilu menimpa Eva Yusnita, warga Kec. Tulangan, mantan pegawai bagian pembelian dan Kepala produksi di PT Semoga Berkah Sukses, perusahaan home living di Tulangan, Sidoarjo. Tak hanya kehilangan pekerjaan, Eva mengaku menjadi korban kriminalisasi, intimidasi, hingga penyekapan oleh pihak perusahaan.

Ironisnya, semua itu bermula dari transaksi pembelian karung sak jumbo yang seharusnya menjadi solusi atas masalah operasional.

“Saya hanya cari jalan keluar agar produksi tetap jalan. PO (Purcashing Order) sudah disetujui atasan, tidak ada mark-up, dan tidak pernah saya nikmati pribadi. Tapi saya dituduh mark-up, dipaksa ganti rugi Rp515 juta,” ujar Eva saat ditemui di Mapolsek Tulangan, Rabu (18/6/2025).

Uang ganti rugi senilai itu dikatakan direktur yang juga pemilik perusahaan, akumulasi 10% dari total sebesar Rp.5,9 miliar kerugian perusahaan dalam hal pembelian terhitung sejak tahun 2021 hingga sekarang, yang dituduhkan pada Eva.

Dari nilai Rp 515 juta, Eva mengaku telah membayar Rp200 juta dari tabungan pribadi dan hasil penjualan motor untuk pembayaran tahap awal yng diminta paksa oleh perusahaan.

Uang itu dibayarkannya atas permintaan Davi Kusuma Adam sng Direktur yng juga pemilik perusahaan, diminta mentransfer ke rekening pribadi pemilik, bukan ke rekening resmi perusahaan.

“Yang bikin saya terpukul, saya juga disekap 10 jam sendirian di ruang direksi. HP saya disita, saya dipaksa tandatangani pengakuan untuk berita acara pelaporan ke polisi, dan surat pengunduran diri,” lanjut Eva, dengan mata berkaca-kaca.

Langkah hukum pun ditempuh. Eva didampingi pengacaranya, Sus Retno, SH., MH. dan Partners, menyambangi kantor yang juga pabrik Eva bekerja. Namun hanya ditemui staf HRD. Pihak pemilik perusahaan terkesan menghindar.

Baca Juga  Jalani Sidang Pidana Terdakwa Maria Helena Diduga Menipu Mama Mama TK 741 Juta

“Smpikn pada boss anda kedatnangan kami disini untuk bertemu pemilik perusahaan, untuk mengklarifikasi atas segala perlakuan perusahaan terhadap klien kami. Kami ingin meluruskan. Kalau perusahaan tidak menanggapi kami secara baik-baik, bukan kami datang diperlakukan begini, bicara seperti di teras rumah menyamar kantor yang juga PT. pabrik,” tegas Sus Retno.

Menurut Sus Retno, ada dugaan pelanggaran pidana serius yang dilakukan perusahaan, mulai dari penyekapan, pemerasan, hingga pelanggaran UU ITE karena penyitaan ponsel tanpa dasar hukum. “Kami ingin restorasi justice. Tapi jika tidak ada iktikad baik dari perusahaan, kami siap lanjut ke ranah hukum. Kalau ada pelanggaran dari klien kami, silakan dibuktikan di pengadilan nantinya, bukan main hakim sendiri,” imbuh peringatan seriusnya.

Senada, Made Wenny Saraswati, rekan Sus Retno, menambahkan, “Penyitaan ponsel Bu Eva tanpa surat resmi melanggar UU ITE Pasal 30 Ayat 1. Itu jelas pelanggaran serius terhadap privasi dan prosedur hukum.”

Tidak berhenti sampai di perusahaan itu, Eva dan rombongan tim kuasa hukumnya mendatangi Mapolsek Tulangan, tempat ia dilaporkan perusahan dan diperiksa hingga terbit BAP, sampai kudoan dilakukan pencabutan BAP dan laporan oleh pemilik pabrik.

Kapolsek Tulangan AKP Abdul Cholil saat menerima tim hukum Eva menyatakan siap membantu mediasi. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan penanganan sebelumnya dan berjanji menjembatani proses hukum dengan perusahaan.

“Polisi harus netral. Kami siap bantu cari solusi terbaik bagi kedua belah pihak,” ujar Sus Retno menirukan ucapan AKP Abdul Cholil, didampingi Kanit Reskrim yang baru, Iptu Abdul Haris.

Kini, perjuangan Eva bukan sekadar menuntut hak, tetapi juga memperjuangkan martabat dan keadilan.

“Harapan saya sederhana, saya hanya ingin keadilan,” pungkas Eva lirih.

Baca Juga  Oknum Kepala Cabang Bank Pelat Merah Jember Sulap Bansos Jadi Modus KUR Fiktif, Negara Rugi Rp12,5 Miliar

Kasus ini membuka mata banyak pihak tentang pentingnya perlindungan hukum bagi pekerja, terutama perempuan, di tengah minimnya edukasi soal hak dan prosedur di tempat kerja.

Ucapan penutup Sus Retno dan timnya, kisah Eva menjadi cermin penting soal keadilan industrial. Isu ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga soal nurani. “Semoga aparat dan semua pihak bersikap jujur dan berpihak pada kebenaran,” pinta pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Tanjung Perak ziarah Sunan Ampel

    Perkuat Sinergi Kultural, Kapolres Tanjung Perak Ziarah Sunan Ampel

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle W Wardhana
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan mengunjungi kawasan Wisata Religi Sunan Ampel dan Makam Boto Putih di Surabaya, Jumat (7/8/2026). Ziarah ini menjadi bagian dari penguatan sinergi kultural antara institusi kepolisian dengan elemen keagamaan di tengah masyarakat. Sejak pukul 11.00 WIB, AKBP Irwan didampingi Pejabat Utama dan para Kapolsek jajaran. Kedatangan rombongan […]

  • Ruwat Desa Pademonegoro

    Ruwat Desa Pademonegoro: Tradisi Sakral dan Apresiasi Taat Wajib Pajak Warga

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana magis dan khidmad menyelimuti Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, saat tradisi tahunan Bersih Desa (Ruwat Deso) kembali digelar, Sabtu (28/6/2025). Lebih dari sekadar ritual adat, peristiwa ini menjadi pertemuan spiritual, budaya, dan apresiasi warga yang taat membayar pajak. Berlangsung di bulan Suro yang disakralkan dalam kalender Jawa, rangkaian acara dimulai dengan […]

  • faktor penentu kelulusan seleksi PPPK

    Dua Faktor Kunci Menentukan Kelulusan Seleksi PPPK Tahap II: Peringkat Terbaik dan Kebutuhan Lowongan

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi para peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II, masa penentuan kelulusan semakin dekat. Proses seleksi akan berlangsung mulai 17 April hingga 16 Mei 2025. Menurut informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), terdapat dua faktor utama yang menentukan kelulusan peserta […]

  • IU Rilis Flower Bookmark 3

    IU Bangkitkan Rindu dengan ‘Flower Bookmark 3’, Kolaborasi Magis bersama Cha Eun Woo dan Aransemen Lagu Klasik Korea yang Memukau!

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Penyanyi legendaris Korea Selatan, IU (Lee Ji-eun), siap memukau penggemarnya sekali lagi dengan rilis album terbaru Flower Bookmark 3. Setelah delapan tahun menanti, proyek remake lagu klasik Korea ini akhirnya akan dirilis pada 27 Mei 2024 pukul 18.00 waktu setempat. Album ini bukan sekadar comeback biasa, melainkan sebuah perjalanan musikal yang menggabungkan nostalgia […]

  • Bunda Jelita Surabaya

    Sentuhan Kasih Bunda Jelita Ubah Wajah Layanan Kependudukan Surabaya

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meluncurkan inovasi “Bunda Jelita”, guna mengintegrasikan layanan administrasi kependudukan dan kesehatan keluarga sejak masa kehamilan. Kepala Disdukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad, menyatakan layanan ini memberikan kemudahan nyata bagi warga. “Layanan pengajuan akta kelahiran yang langsung disertai penerbitan KK serta KIA secara otomatis,” ujar Irvan. Berdasarkan data Disdukcapil, program […]

  • penyebab lesung pipi secara genetik

    Lesung Pipi Bawaan Lahir! Keunikan Genetik atau Cacat Tersembunyi?

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sebagian orang memiliki lesung pipi yang menggemaskan sementara yang lain tidak? Ternyata, jawabannya terletak pada struktur otot wajah yang unik. Lesung pipi, atau dalam istilah medis disebut dimples, sebenarnya merupakan variasi anatomi yang terjadi ketika otot zygomaticus major terbelah dan menempel langsung pada kulit pipi. Mengungkap Misteri Anatomi Lesung […]

expand_less