Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Surabaya Wajibkan Anak di Rumah Jam 10 Malam!

Surabaya Wajibkan Anak di Rumah Jam 10 Malam!

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Langkah berani diambil Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadapi tantangan zaman yang makin kompleks. Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi menetapkan jam malam bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun. Mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB, mereka wajib berada di rumah demi keselamatan dan masa depan yang lebih baik.

“Ini adalah bentuk kasih sayang, bukan pengekangan. Kita ingin anak-anak kita terhindar dari hal-hal negatif yang kini makin dekat dengan lingkungan mereka,” tegas Wali Kota Eri, Sabtu (21/6/2025).

Kebijakan ini lahir dari kepedulian nyata terhadap kondisi sosial anak di kota besar. Anak yang berada di luar rumah tanpa pengawasan pada malam hari berisiko tinggi terlibat pergaulan bebas, narkotika, balap liar, bahkan kekerasan fisik dan psikologis.

SE ini memberikan pengecualian untuk kegiatan resmi seperti pendidikan, ibadah, atau keperluan darurat, namun tetap harus seizin orang tua.

Penegakannya akan dilakukan secara persuasif dan edukatif. Anak yang melanggar akan dibina lewat program Rumah Perubahan dan Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS), sementara orang tua wajib ikut kelas parenting.

Nur Hidayati (42), warga Kecamatan Sawahan, mendukung penuh kebijakan ini. “Saya sudah lama khawatir anak-anak remaja sekarang terlalu bebas. Ini waktunya kita lebih disiplin, apalagi ada dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Tak hanya pemerintah, masyarakat juga diharapkan aktif. Program Siskamling alias Jogo Tonggo Suroboyo akan dihidupkan kembali dengan semangat kolaboratif.

Tokoh masyarakat, pemuda, hingga RT-RW diajak bahu-membahu mengawasi lingkungan, fokus pada perlindungan anak.

Dimas Ardiansyah (29), relawan pendidikan anak, melihat kebijakan ini sebagai momentum perubahan. “Kalau semua pihak ikut ambil bagian, bukan hanya anak yang aman, tapi generasi kita juga akan lebih kuat dari segi moral,” katanya.

Baca Juga  Kepemimpinan Kedua Khofifah-Emil Langkah Strategis Bentuk BUMD Pangan di Jawa Timur

Wali Kota Eri juga mengajak keluarga untuk menerapkan Gerakan 1 Jam Tanpa Gawai setiap malam. “Kita butuh membangun kembali komunikasi hangat di rumah. Dari sinilah benteng pertama anak dibangun,” tutupnya.

Dengan kolaborasi kuat antara pemerintah, orang tua, dan komunitas, Surabaya menunjukkan bahwa keamanan anak bukan sekadar slogan, melainkan perjuangan bersama untuk masa depan anak Indonesia yang lebih cerah.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tewas usai minum obat

    Tragis! Anjar Tewas Diduga Usai Minum 8 Obat Sekaligus di RS. Royal Surabaya, PHN Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Duka mendalam menyelimuti keluarga Anjar Guntoro (41), warga Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. Harapan mereka agar Ia segera pulih, justru berubah menjadi tragedi memilukan. Ia datang ke RS Royal Surabaya pada 22 Mei 2025 dalam keadaan sadar dan masih bisa merespons. Namun hanya empat hari kemudian, ia pulang dalam kondisi tak bernyawa. Anjar meninggal […]

  • Resep nugget sayur enak

    Resep Nugget Sayur Gurih dan Renyah, Cara Enak Makan Sayur Tanpa Drama!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sayur itu sehat, tapi nggak semua orang suka makannya. Anak kecil sering kali menghindari sayur, orang dewasa pun kadang bosan dengan menu yang itu-itu saja. Kalau kamu sering menghadapi ini, ada satu solusi enak yang bisa dicoba: nugget sayur! Bayangkan nugget yang renyah di luar, lembut di dalam, dan penuh rasa gurih, tapi […]

  • Hari Pelanggan Nasional 2024, PDAM Surabaya Optimalkan Aplikasi CIS PDAM

    Hari Pelanggan Nasional 2024, PDAM Surabaya Optimalkan Aplikasi CIS PDAM

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2024 yang jatuh pada hari Rabu, 4 September 2024 dengan semangat inovasi. (5/09/24). PDAM memperingatinya melalui kegiatan promosi aplikasi CIS PDAM dengan berbagai souvenir menarik berupa Sembako dan hiburan pelanggan melalui musik akustik dan konsumsi gratis untuk pelanggan di hari Rabu dan […]

  • LBH Gratis Gedangan Sidoarjo

    Edukasi Hukum Gratis Menembus Akar Rumput, LBH Christoper Hadir di Gedangan Sidoarjo

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Akses keadilan kini semakin dekat dengan warga Desa Gedangan, melalui kehadiran kantor operasional baru Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Christoper di Puri Surya Jaya. Langkah strategis ini menjadi angin segar untuk memperluas edukasi, konsultasi, serta pendampingan hukum yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sidoarjo. Peresmiannya dihadiri Asisten I Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, Danramil […]

  • Pendidikan Gratis SD-SMP

    Angin Segar Pendidikan Gratis SD-SMP Usai Putusan MK

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota Komisi E DPRD Jatim Dr H Rasiyo Msi mendukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan negara menggratiskan sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta. Amar putusan MK yang mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait frasa “wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya” dalam undang-undang tentang sistem pendidikan nasional (Sisdiknas) […]

  • pesilat Simokerto

    Gempita Pesilat Simokerto Deklarasi ‘Anti Tawuran’ yang Mengubah Narasi Kekerasan Menjadi Simfoni Kedamaian

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Aula Kantor Kecamatan Simokerto yang biasanya sepi pada Jumat malam (19/5/2023) justru memancarkan energi berbeda. Puluhan pesilat dari berbagai perguruan duduk berdampingan dengan seragam khas masing-masing, menyatu dalam satu tekad: mengubah stigma negatif tentang bela diri. Acara yang diprakarsai Kapolsek Simokerto Kompol Didik Triwahyudi ini bukan sekadar formalitas, melainkan titik balik dalam menciptakan […]

expand_less