Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Prof Bowo Analisis Proses Hukum Penetapan Dahlan Iskan sebagai Tersangka

Prof Bowo Analisis Proses Hukum Penetapan Dahlan Iskan sebagai Tersangka

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan resmi tercatat sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dan pemalsuan dokumen. Penetapan status tersangka ini berdasarkan surat resmi Ditreskrimum Polda Jawa Timur bernomor LP/B/546/IX/2024 yang dikeluarkan pada 7 Juli 2024. Dokumen tersebut ditujukan kepada pelapor, Rudy Ahmad Syafei Harahap, sebagai pemberitahuan perkembangan tahap penyidikan. Senin, (14/7/2025).

Bersama Dahlan Iskan, mantan Direktur Jawa Pos Nany Widjaja juga turut ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dan Pasal 374 KUHP mengenai penggelapan dalam jabatan. Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan sejak September 2024, dimana pelapor menduga terjadi manipulasi dokumen dan penyalahgunaan wewenang.

Pakar hukum Prof. Dr. Sunarno Edy Wibowo menyoroti beberapa kejanggalan dalam proses penetapan tersangka ini. Menurut Guru Besar Hukum Universitas Airlangga ini, penyidik harus benar-benar memastikan terpenuhinya unsur delik formil dan materiel sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka, terlebih ketika menyangkut figur publik seperti Dahlan Iskan.

“Dalam kasus pidana, khususnya yang melibatkan pasal pemalsuan dan penggelapan, bukti permulaan yang cukup mutlak diperlukan,” tegas Sunarno. Ia menekankan pentingnya gelar perkara sesuai Keputusan Kapolri No. 14 Tahun 2012 sebelum penetapan tersangka. Proses ini harus melibatkan semua pihak terkait termasuk pelapor, terlapor, dan kuasa hukum masing-masing.

Prof Bowo lebih lanjut mengkritik kemungkinan adanya cacat prosedur dalam proses penyidikan ini. Menurutnya, Pasal 183 KUHP mensyaratkan minimal dua alat bukti yang sah seperti keterangan saksi, dokumen autentik, atau petunjuk lain sebelum seseorang ditetapkan sebagai tersangka. “Tanpa pemenuhan bukti minimal ini, penetapan tersangka bisa digugat melalui praperadilan,” ujarnya.

Pakar hukum ini juga menyoroti kewajiban penyidik untuk mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada penuntut umum. Proses ini seringkali terabaikan namun menjadi krusial untuk memastikan transparansi proses hukum. Sunarno menambahkan, “Dalam kasus publik seperti ini, setiap tahapan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati untuk menjaga kredibilitas proses peradilan.”

Baca Juga  Ditkrimum Polda Jatim Ungkap 28 Kasus TPPO, 41 Tersangka Diamankan

Menurut analisis Prof Bowo, Dahlan Iskan memiliki beberapa opsi hukum untuk membela diri. Mekanisme praperadilan berdasarkan Pasal 77 KUHAP menjadi jalan terbaik untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka ini. “Jika terbukti ada pelanggaran prosedur, status tersangka bisa dibatalkan melalui putusan praperadilan,” jelasnya.

Namun Prof Bowo mengingatkan, jika bukti-bukti yang diajukan penyidik cukup kuat, kasus ini akan terus berlanjut ke tahap penyidikan lanjutan. “Ini baru babak awal dari proses hukum yang mungkin masih panjang,” tambahnya sembari menekankan pentingnya pendampingan hukum yang kompeten bagi tersangka.

Kasus hukum yang menjerat Dahlan Iskan ini tidak hanya menyangkut aspek yuridis semata. Sebagai mantan menteri dan tokoh media ternama, penetapan tersangka ini berpotensi menimbulkan dampak sosial dan politik yang luas. Banyak kalangan mempertanyakan waktu penetapan tersangka yang bertepatan dengan dinamika politik tertentu.

Di sisi lain, proses hukum ini menjadi ujian bagi penegakan hukum di Indonesia. “Kasus ini akan menjadi tolok ukur apakah hukum bisa ditegakkan secara adil tanpa memandang status sosial pelaku,” Pungkas Prof Bowo.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebiasaan hidup umur panjang

    7 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Umur Panjang, Lakukan Mulai Sekarang!

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Seiring bertambahnya usia, banyak orang mulai bertanya-tanya, “Gimana sih caranya biar bisa hidup lebih lama dan tetap sehat?”Jawabannya ternyata nggak cuma soal keberuntungan atau genetik. Banyak penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sehat dan kebiasaan sehari-hari punya pengaruh besar terhadap umur panjang seseorang. Jadi, kalau kamu ingin tetap bugar sampai usia lanjut tanpa harus […]

  • Kesenian dan Budaya gorontalo

    Mengenal Kesenian dan Budaya Daerah Gorontalo: Tanah Serambi Madinah yang Sarat Tradisi

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Gorontalo, Ruang.co.id – Gorontalo, sebuah provinsi di Sulawesi bagian utara, dikenal dengan julukan “Serambi Madinah.” Nama ini menggambarkan kuatnya nilai-nilai agama yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Gorontalo. Selain itu, Gorontalo juga kaya akan kesenian dan budaya tradisional yang mencerminkan kearifan lokal. Tradisi ini tidak hanya menjadi identitas masyarakat setempat, tetapi juga warisan […]

  • 11 Februari: Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains, Kenapa Masih Sedikit yang Terjun ke Dunia STEM?

    11 Februari Ada Perayaan Apa? Fakta Menarik yang Jarang Diketahui!

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Coba sebutkan nama ilmuwan terkenal! Mungkin yang terlintas pertama kali di benakmu adalah Albert Einstein, Isaac Newton, atau Stephen Hawking. Tapi, bagaimana dengan perempuan? Padahal, sejarah mencatat banyak ilmuwan perempuan hebat seperti Marie Curie, Rosalind Franklin, dan Ada Lovelace yang kontribusinya luar biasa dalam dunia sains dan teknologi. Sayangnya, perempuan dalam sains masih […]

  • Bambang Haryo Soekartono

    Masyarakat Bawah Terbebani Tarif Listrik, BHS Dorong Pemerintah Evaluasi Tarif Listrik

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Ruang.co.id – Naiknya tarif listrik khususnya yang dirasakan penuh oleh Masyarakat kelah bawah, membuat caleg DPR RI terpilih dari dapil 1 Surabaya-Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) meminta pemerintah mengaudit PLN yang membuat masyarakat terbebani dengan tarif listrik. Permintaan BHS ini berdasarkan temuan ketika dirinya berkunjung ke rumah warga di kawasan Jalan Pacar Keling Surabaya, di […]

  • Kantor Imigrasi Klas 1 Surabaya

    Imigrasi Surabaya Berhasil Gagalkan Penyelundupan 17 Warga Nepal

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya berhasil mengungkap aksi sindikat penyelundupan manusia yang melibatkan 17 warga Nepal dan menjadikan Indonesia sebagai negara transit. Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Ramdhani, menyebut bahwa operasi ini bermula dari laporan masyarakat pada 16 Desember 2024, yang segera ditindaklanjuti oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim). “Korban […]

  • Muktamar NU 2026

    Bahrul Ulum Nyatakan Siap Penuh, Isu Muktamar NU Pindah ke Asrama Haji Sukolilo Masih Menguat

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – Dua hari sebelum gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, sinyal ketidakpastian lokasi acara justru makin terasa. Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sudah menyatakan diri siap penuh, tetapi kabar soal pergeseran venue ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, belum juga padam. Kabar itu kembali merebak pada Selasa (25/8/2026), tepat di H-2 pelaksanaan. Sumber yang ditemui […]

expand_less