Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Kekecewaan Kuasa Hukum Menyusul Ditundanya Sidang Tuntutan Kasus Korupsi RPHU Lamongan

Kekecewaan Kuasa Hukum Menyusul Ditundanya Sidang Tuntutan Kasus Korupsi RPHU Lamongan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Proses hukum dalam perkara dugaan korupsi RPHU Lamongan mengalami jeda yang cukup mengecewakan bagi pihak terdakwa. Sidang lanjutan yang sedianya akan menjadi momen pembacaan tuntutan atau requisoir harus tertunda. Agenda persidangan untuk perkara nomor 72/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby tersebut rencananya digelar di Ruang Tirta 1 Pengadilan Negeri Surabaya. Penundaan ini secara resmi terjadi karena pihak Jaksa Penuntut Umum atau JPU menyatakan belum siap untuk membacakan tuntutan. Rabu, (27/8/2025).

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Ni Putu Sri Indayani beserta anggota telah hadir dan siap memimpin jalannya persidangan. Namun, jadwal sidang korupsi yang telah ditetapkan tersebut urung dilaksanakan. Hal ini langsung memantik reaksi dari berbagai pihak, terutama kuasa hukum terdakwa. Penundaan sidang pengadilan ini dinilai mengulur waktu dan memperpanjang ketidakpastian hukum.

Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini, Widodo Hadi Pratama, memberikan penjelasan resmi mengenai latar belakang penundaan. Ia menyatakan bahwa proses hukum pidana khususnya korupsi memerlukan koordinasi yang sangat matang. Masih ada proses internal yang harus dilalui, termasuk koordinasi dengan pimpinan mulai dari tim JPU, Pidsus, hingga Kejati. Widodo menegaskan bahwa sistem yang berlaku memang berbasis komando pimpinan.

Baca Juga  Strategi Kooperatif Terdakwa Korupsi RPHU Lamongan

Alasan mendetail yang diungkapkan adalah sensitivitas penerapan pasal. Perkara ini menjerat dua pasal sekaligus, yaitu Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor. Kedua pasal ini memiliki ancaman hukuman minimal yang sangat berbeda. Pasal 2 UU Tipikor mengancam dengan hukuman minimal 4 tahun penjara, sementara Pasal 3 hanya 1 tahun. Perbedaan fundamental inilah yang membuat JPU Kejaksaan membutuhkan pertimbangan yang sangat hati-hati dan tidak bisa serta merta ditetapkan.

Dari kacamata penegakan hukum, penundaan ini menyisakan pertanyaan tentang kesiapan jaksa dalam menangani perkara korupsi. Padahal, tahap pembuktian dengan menghadirkan saksi dan ahli dari JPU sendiri telah dinyatakan selesai. Majelis Hakim sebelumnya juga telah memberikan kesempatan yang cukup panjang bagi JPU untuk menyiapkan materi tuntutannya. Tahapan persidangan yang seharusnya linear pun menjadi tersendat.

Faktor koordinasi internal kejaksaan seringkali menjadi alasan klasik yang mengemuka. Namun, di sisi lain, hal ini dapat dipandang sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjatuhkan tuntutan hukum yang proporsional. Penerapan UU Tipikor memerlukan ketepatan yang tinggi agar sesuai dengan fakta dan bukti yang terungkap di persidangan. Meski demikian, efisiensi waktu dan kepastian jadwal juga merupakan bagian dari prinsip peradilan yang baik.

Baca Juga  Sidang Korupsi RPHU Lamongan Ungkap Fakta Baru: Wahyudi Tak Disebut dan Kerugian Telah Dikembalikan

Muhammad Ridlwan, SH, selaku kuasa hukum terdakwa Moch. Wahyudi, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai penundaan ini sebagai sebuah kemunduran dalam proses peradilan yang telah berjalan. Ridlwan menegaskan bahwa dari awal persidangan, tidak ada satu pun fakta yang memberatkan yang dapat dibuktikan oleh JPU. Kliennya secara tegas dinyatakan tidak menerima aliran dana sama sekali atau sepeser pun.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kerugian negara dalam proyek RPHU Lamongan ini konon telah dipulihkan. Terdakwa juga disebut selalu kooperatif selama proses pemeriksaan. Bahkan, kesaksian dari seluruh saksi yang dihadirkan JPU sendiri dinilai tidak ada yang secara gamblang memberatkan posisi terdakwa. Pembelaan hukum yang dibangun justru percaya pada objektivitas fakta persidangan.

Pihak pembela menyatakan keyakinannya bahwa unsur actus reus (tindak pidana) dan mens rea (niat pidana) tidak terbukti sama sekali. Inilah alasan mengapa mereka bahkan tidak menghadirkan saksi meringankan. Mereka berharap majelis hakim dapat memutus perkara ini berdasarkan fakta persidangan dan nurani keadilan yang jernih. Proses peradilan pidana diharapkan tidak hanya mengejar formalitas hukum tetapi juga mampu memanusiakan manusia yang diadili.

Mereka juga mengingatkan bahwa RPHU Lamongan adalah proyek yang bermanfaat dan bukan proyek mangkrak. Berdasarkan keterangan saksi dari bidang keuangan yang dihadirkan di persidangan, proyek ini justru menjadi sumber PAD Kabupaten Lamongan yang signifikan. Hal ini semakin mengukuhkan bahwa tidak ada kerugian negara yang bersifat permanen dalam kasus ini.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surabaya Great Expo 2024 Dongkrak Geliat Perdagangan Ekonomi Nasional

    Surabaya Great Expo 2024 Dongkrak Geliat Perdagangan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi menutup gelaran bertajuk Surabaya Great Expo (SGE) 2024 di Exhibition Hall Grand City, Minggu (18/08/2024). Ajang gelar karya UMKM dan pameran pelayanan publik yang berlangsung pada 14-18 Agustus 2024 tersebut berjalan sukses dan lancar. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dikopumdag) Kota Surabaya, […]

  • Jadwal Tayang Film Interstellar di Bioskop

    Jadwal Bioskop Film Interstellar di Surabaya, Petualangan Luar Angkasa yang Memukau!

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bumi sedang menghadapi krisis lingkungan yang parah, dan umat manusia berada di ambang kehancuran. “Interstellar”, sebuah karya fiksi ilmiah epik dari Christopher Nolan, menawarkan secercah harapan. Film ini mengikuti kisah Cooper, seorang mantan pilot NASA yang kini menjadi petani, dalam upayanya menemukan solusi untuk menyelamatkan planet yang sekarat ini. Bersama putrinya, Murph, Cooper […]

  • Bahaya Begadang Familia Fatal Insomnia

    Familia Fatal Insomnia: Fakta Menyeramkan yang Perlu Kamu Tahu Bahaya Begadang

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Di era digital seperti sekarang, begadang sering dianggap hal biasa, apalagi untuk generasi milenial dan Gen Z. Maraton drakor, scroll media sosial, hingga ngerjain tugas last minute jadi alasan utama kenapa kita rela mengorbankan tidur. Tapi, kamu tahu nggak kalau kebiasaan ini bisa menimbulkan bahaya serius? Salah satu kondisi paling ekstrem adalah […]

  • kekurangan zat besi pada anak

    Anak Sering Lelah dan Nilai Turun? Awas, Tanda Kurang Zat Besi!

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernahkah Anda memperhatikan anak tiba-tiba kehilangan semangat belajar, wajahnya pucat, atau nilai sekolahnya anjlok tanpa alasan jelas? Jangan buru-buru menyalahkan malas atau kurang motivasi. Bisa jadi ini adalah alarm tubuh bahwa si kecil mengalami defisiensi zat besi, masalah yang sering diabaikan padahal berdampak serius pada tumbuh kembang. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 […]

  • Kereta Api Sancaka Utara PT KAI Daop 8 Surabaya

    Peluncuran Kereta Api Sancaka Utara! Solusi Baru Transportasi Cepat Surabaya – Cilacap

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya resmi meluncurkan perjalanan perdana Kereta Api Sancaka Utara yang melayani rute Surabaya Pasarturi – Jogja – Cilacap. Keberangkatan perdana ini disambut antusias oleh masyarakat yang mencari pilihan transportasi cepat dan nyaman untuk tujuan bisnis dan wisata. Sabtu, (01/2/2025). Peluncuran ini juga dihadiri oleh […]

  • skin tint untuk kulit berminyak

    4 Skin Tint Lokal Terbaik untuk Kulit Berminyak: Flawless Alami Tanpa ‘Topeng’ Cakey!

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi pemilik kulit berminyak, menemukan produk base makeup yang tepat seringkali menjadi perjuangan tersendiri. Masalah minyak berlebih, pori-pori besar, dan makeup yang cepat luntur adalah tantangan sehari-hari yang bisa mengganggu penampilan. Di sinilah skin tint hadir sebagai penyelamat dengan formula hybrid antara skincare dan makeup yang menawarkan solusi praktis. Skin tint berbeda dari […]

expand_less