Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

  • account_circle Ruang Hadilies
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klungkung, Ruang.co.id– Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, bangun puluhan Pura Di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Kecamatan Nusa Penida, dahulu merupakan wilayah yang kering dan tandus. Tidak seperti saat ini, yang merupakan destinasi wisata favorit para turis domestik dan asing.

Di kecamatan yang dahulu terkenal akan garis kemiskinannya itu, mulai dari air bersih yang susah hingga persoalan lainnya, lahir kakak-beradik yang cukup berjasa bagi Nusa Penida.

Mereka adalah I Made Satria, 52 tahun dan I Ketut Lea atau akrab disapa Ketut Leo, 44 tahun. Kakak beradik ini memiliki jasa besar untuk umat Hindu Bali di Nusa Penida.

Puluhan pura dan merajan dibangun, demi masyarakat bisa melakukan pemujaan persembahyangan dengan khusyuk.

Yang menjadi dasar mereka akhirnya berbuat untuk masyarakat, adalah latar belakang dari keduanya yang juga berangkat dari jurang kemiskinan.

Sehingga, ketika mereka sesukses seperti saat ini, maka layaknya padi yang menguning, keduanya tetap menunduk.

Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo menanamkan filosofi bahwa hidup yang dijalani adalah waktu yang dipinjamkan Tuhan, begitu juga harta merupakan amanah yang dipercayakan dan dititipkan kepada umat manusia.

Filosofis itu menancap di benak keduanya. Makanya, sejak 25 tahun lamanya keduanya sudah bahu-membahu untuk melakukan banyak hal kepada umat dan masyarakat di Nusa Penida.

Karna pada prinsipnya, membantu bukan hanya ketika ingin mendapat jabatan saja. Dan membantu sesama, juga tidak harus dilakukan ketika sudah memegang suatu jabatan politik.

Di Nusa Penida nama keduanya cukup wangi. Semerbak. Karena sikap dermawan, yang dilakukan untuk masyarakat. Bahkan di wilayah kecamatan lain di Gumi Serombotan, yakni di Kecamatan Banjarangkan, Kecamatan Klungkung, Kecamatan Dawan, namanya juga sangat familiar.

Baca Juga  Risalah Gernas Ayo Mondok, Seruan Santri dan Ulama Jaga Marwah Pesantren

Keduanya merupakan pengusaha sukses di bidang properti. Pundi-pundi yang dihasilkan keduanya, tidak lupa sebagian pula diberikan kembali ke masyarakat. Baik untuk Pura dan Merajan, atau hal lainnya.

Menurut seorang warga Nusa Penida, Made Artha, keduanya berasal dari keluarga yang sangat miskin. Keduanya harus bergantung dari belas kasihan orang lain untuk hidup.

Jurang kemiskinan itu pulalah, yang kemudian membuat keduanya bangkit. Singkat kata, mereka sukses di bidang properti, hingga memperbaiki kondisi ekonomi keluarga yang saat itu terpuruk.

Dan mereka berdua tidak lupa dari mana mereka berasal, seperti pohon keduanya tidak lupa akan akarnya. Keduanya tetap rendah hati dengan pedoman, bahwa harta kekayaan adalah titipan adalah tanggung jawab yang harus mereka emban.

Diimplementasikan, dengan beragam bantuan atau kegiatan sosial di kabupaten Klungkung khususnya wilayah Nusa Penida.

“Pak Made Satria dan Pak Tut Leo, sejak remaja sudah banyak membantu masyarakat Nusa Penida. Sebelum menjabat pun sudah berbuat banyak bagi masyarakat,” ucap Made Artha.

Made Artha mengaku, bahwa keluarga mereka itu memiliki ketulusan hati dan keikhlasan serta tanpa ada kepentingan politik.

Seperti pembangunan Pura Dalem, dan ini baru Pura Dalem. Sebelum ini pun, keduanya banyak membantu warga seperti membangun merajan, merajan kawitan, merajan alit, merajan dadia.

Warga lainnya, I Nyoman Siwa juga menuturkan hal senada. Bahwa seluruh upacara didukung penuh oleh kakak-beradik tersebut.

“Upacara ini, banyak didukung oleh donatur. Salah satunya adalah Pak Leo beserta keluarga. Beliaulah yang mendukung kami sehingga 100 persen biaya upakara ini dibantu. Untuk modalnya ini, didukung oleh beliau juga. Beliau yang memberikan modal dan mendanai. Kemudian untuk upacara ini saja, itu didanai Beliau Rp200 juta. Saya sangat terima kasih,” ungkapnya.

Baca Juga  YBM PLN UIP JBTB Gelar Sinau Bareng, Tingkatkan Mutu UMKM Binaan Lewat Literasi Digital

Bahkan, seorang warga lain, Dewa Sena menegaskan, dirinya tidak membual atas kebaikan kakak-adik tersebut. Bantuan itu adalah kenyataan. Bahkan, dirinya meminta supaya melakukan kroscek langsung ke masyarakat.

”Ini bukan bualan saya. Ini kenyataan. Kalau Bapak-Bapak tidak percaya, silahkan cek di masyarakat. Betul apa tidak Pak Leo dan keluarga sudah berbuat seperti itu. Dan mudah-mudahan Pak Leo dan keluarga, dengan rezeki yang dititipkan oleh Tuhan selalu dijalankan di jalan darma. Astungkara,” ungkap Dewa Sena.

Sekedar untuk diketahui, bahwa Made Satria merupakan caleg incumbent DPRD Klungkung. Made Satria, mewakili aspirasi masyarakat selaku anggota DPRD Klungkung sejak 2019 dan kembali duduk sebagai anggota DPRD terpilih di 2024-2029. Ketut Leo berharap sang kakak kandung yang dicintainya itu bisa berkiprah lebih banyak demi kemajuan Kabupaten Klungkung dan Nusa Penida khususnya. (R5)

  • Penulis: Ruang Hadilies

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebangkitan Tinju Sidoarjo

    Gelora Tinju Sidoarjo Bangkit Lewat Fun Fight Boxing yang Meledakkan Semangat Atlet Muda

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Ledakan antusiasme 84 atlet tinju amatir dari Sidoarjo, Surabaya, Malang, Jember, Gresik, dan Jombang mengguncang BUMDes Sumber Awong, Desa Lebo, saat Fun Fight Boxing yang digelar Pengcab Pertina Sidoarjo berlangsung pada Minggu (16/11). Agenda perdana itu bukan sekadar pertandingan, tetapi panggung pencarian talenta yang selama ini hilang dari peta prestasi Sidoarjo. Ketua […]

  • Film Cinta Dalam Ikhlas Abun Sungkar dan Adhisty di Unusa

    Inspirasi Keikhlasan dari Film Cinta Dalam Ikhlas, Meet and Greet di Unusa

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kehadiran para bintang film Cinta Dalam Ikhlas disambut antusias oleh ratusan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) pada Minggu (24/11). Acara Meet and Greet yang digelar di Auditorium Lantai 9 Tower Kampus B Unusa ini menghadirkan Abun Sungkar, Adhisty Zara, dan penulis naskah Abay Adhitya. Film drama religi ini mengangkat tema keikhlasan, […]

  • Kesenian Jawa Timur

    Eksplorasi Dunia Kesenian Tradisional Jawa Timur

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Jawa Timur, pulau paling ujung di Pulau Jawa, menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa. Salah satu manifestasinya adalah ragam kesenian tradisional yang telah turun-temurun. Dari tarian yang memukau hingga drama yang penuh humor, Jawa Timur memiliki semuanya. Dengan akar sejarah yang kuat dan pengaruh beragam budaya, kesenian di Jawa Timur mampu bertahan […]

  • Gerakan Kembali ke Meja Makan

    Gerakan Kembali ke Meja Makan Harganas ke31

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gerakan Kembali ke Meja Makan. Dalam rangkaian perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31, terus di gerakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). ” Gerakan Kembali ke Meja Makan” dengan sarapan bergizi bersama keluarga dihadiri ratusan keluarga yang hadir bersama putra-putri mereka untuk meningkatkan ikatan emosional serta komunikasi antar anggota keluarga. Kepala BKKBN […]

  • Korupsi RPHU Lamongan Peran PPTK dalam korupsi

    Gurita Korupsi RPHU Lamongan: PPTK Diduga Dalang di Balik Skema Proyek Fiktif

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persidangan kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di Kabupaten Lamongan seperti menguak tabir gurita kejahatan terstruktur. Sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Surabaya hari ini semakin mengerucut pada dugaan keterlibatan aktif Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Tim Teknis sebagai otak pelaksanaan proyek bermasalah ini. Kamis, (18/7/2025). Fakta persidangan dengan register […]

  • Gresik Petrokimia menang dramatis atas Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2025

    Gresik Petrokimia Bangkit! Comeback Dramatis Atas Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Laga penuh drama tersaji di Proliga 2025 seri Pontianak pada Sabtu (15/2), saat Gresik Petrokimia berhasil meraih kemenangan epik 3-2 atas Jakarta Livin Mandiri. Setelah tertinggal dua set lebih dulu, Petrokimia menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan di set kelima. Awal Dominasi Jakarta Livin Mandiri Jakarta Livin Mandiri memulai pertandingan dengan […]

expand_less