Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Bukan Demo Anarkis, Ribuan Kicau Mania Padati GOR Sidoarjo, Bupati Cup 2025 Penuh Meriah

Bukan Demo Anarkis, Ribuan Kicau Mania Padati GOR Sidoarjo, Bupati Cup 2025 Penuh Meriah

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Ratusan massa berkumpul di Parkir Timur Gelanggang Olah Raga (GOR) Sidoarjo, bukan dengan tujuan untuk unjuk rasa Anarkis yang belakangan ini melanda negeri kita.

Namun, ratusan orang itu dengan ribuan burung berkicau kesayangannya, dikenal dengan sebutan kicau mania, tumpah ruah di Parkir Timur GOR Sidoarjo, untuk berlaga kompetisi dalam ajang Lomba Burung Berkicau Bupati Cup 2025, Minggu (31/08/2025).

Suasana semarak mengisi HUT Kemerdekaan RI ke- 80 tahun ini, mereka penuh semangat, dan kebersamaan membungkus jalannya Lomba Burung Berkicau.

Pelestari Burung Indonesia (PBI) Sidoarjo bersama Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, sebagai penyelenggara Lomba Burung Berkicau Bupati Cup.

Ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Bupati Sidoarjo ini menjadi magnet luar biasa. Tidak hanya peserta dari Sidoarjo dan Jawa Timur, kicau mania dari Jawa Tengah, Bali, Jawa Barat, hingga Kalimantan, turut menjadi peserta lomba ini.

Bupati Sidoarjo Subandi, yang membuka acara, menyampaikan pesan mendalam. “Melalui kegiatan ini, kita dapat menyatukan semangat, saling mengenal, dan berbagi pengalaman. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan ini sejalan dengan visi Kabupaten Sidoarjo untuk terus tumbuh maju, sejahtera, dan harmonis,” ujarnya penuh rasa bangga.

Bupati Subandi menegaskan, lomba ini lebih dari sekadar kompetisi burung. Ia mengajak para peserta mengutamakan persaudaraan, bukan semata kemenangan.

“Dengan kegiatan seperti lomba kicau burung ini, meskipun tampak sederhana, memiliki makna penting dalam menumbuhkan solidaritas dan mempererat kebersamaan,” tambahnya.

Di tengah situasi nasional yang sarat dinamika, Subandi juga mengimbau masyarakat tetap bijak dalamenyikapi berbagai persolan.

“Mari kita jadikan Sidoarjo sebagai daerah yang damai, kondusif, dan penuh persaudaraan. Karena hanya dengan suasana yang aman dan harmonis, pembangunan dapat berjalan efektif dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” pintanya.

Baca Juga  Nahas di Jalur Tengah, Pelajar Sukodono Tewas Terlindas Truk Usai Motor Tergelincir

Ketua PBI Sidoarjo, Nur Kojen, mengungkapkan antusiasme peserta meledak jauh melampaui ekspektasi.

“Semula yang mendaftar hanya sekitar 350 orang, tapi menjelang acara ribuan kicau mania hadir. Mereka mengikuti berbagai kelas, mulai dari Cicak Ijo, Branjangan, Anis Merah, hingga Murai Batu,” jelas pria yang akrab disapa Abah Kojen ini.

Cak Ali, Ketua Panitia Lomba, menambahkan bahwa kehadiran peserta lintas daerah menunjukkan semakin tingginya minat terhadap dunia burung kicau.

“Kami berharap tahun depan jumlah peserta semakin banyak, dengan kelas-kelas baru yang lebih kompetitif,” ungkapnya optimistis.

Lomba ini tidak hanya menghidupkan semangat pelestarian burung, tetapi juga menjadi wadah edukasi tentang keanekaragaman hayati dan peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat Sidoarjo.

 

Jenis Burung dalam Lomba Kicau Mania

Dalam ajang Kicau Mania, banyak jenis burung yang dilombakan, baik burung lokal Indonesia maupun burung impor.

Setiap jenis burung memiliki kelas atau kategori sendiri, tergantung suara, gaya kicauan, ketahanan, dan teknik perawatan.

Berikut daftar burung yang paling populer dalam lomba Kicau Mania:

✓ Burung Kicau Kelas Utama. Jenis burung dan Keunggulannya:

– Murai Batu (White-rumped Shama) , raja lomba, dikenal dengan volume keras, variasi kicau beragam, dan gaya ekor unik.

– Kacer (Magpie Robin), populer karena gaya tarung (ngerol-ngerol), suara bervariasi, dan mudah di master.

– Cucak Ijo (Leafbird), suara merdu, cerdas menirukan suara burung lain, warna hijau eksotis.

– Kenari, burung kecil dengan suara merdu dan panjang; kelas lomba dinilai dari irama dan ketahanan suara.

– Lovebird, burung kecil warna-warni, populer untuk kelas fighther maupun isian karena suara ngekek panjang.

✓ Burung Kicau Kelas Populer. Jenis Burung:

Baca Juga  Tabir Ancaman Banjir Sidoarjo Kian Mengganas, DPRD Dorong Master Plan Komprehensif Jadi 'Jalan Ninja' Solusi Permanen

– Pleci (Zosterops), burung mungil, memiliki suara nyaring dan gaya kicau kompak saat digantang rame-rame.

– Cendet / Pentet, burung predator kecil yang pintar meniru suara burung lain.

– Kolibri Ninja, suara kecil namun tajam, banyak kelas khusus untuk pemula.

– Anis Merah, burung legendaris yang terkenal karena gaya teler dan kicauannya yang lantang.

– Anis Kembang, suara lebih merdu, meski populasinya kini semakin langka.

✓ Burung Kicau Langka atau Premium. Jenis burung catatan:

– Hwamei (burung impor), populer era 1980-1990-an, kini langka di lomba.

– Poksay Hongkong , suara keras dan unik, sempat jadi primadona pada masa awal lomba.

– Cucak Rawa (Cucak Rowo), dulu menjadi ikon, kini mulai dilindungi sehingga jarang dilombakan.

– Jalak Suren, suara keras dan pintar meniru, tetapi kini jarang masuk kelas utama.

✓ Kelas Lomba yang Umum Digelar.

1. Kelas Murai Batu – selalu menjadi kelas bergengsi.

2. Kelas Lovebird – terbagi menjadi Lovebird Fighter, Lovebird Paud (usia muda), dan Lovebird Balibu.

3. Kelas Kacer – fokus pada variasi lagu dan volume suara.

4. Kelas Cucak Ijo – banyak penggemar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

5. Kelas Kenari – menilai panjang suara, variasi, dan ketahanan.

6. Kelas Pleci – biasanya lomba masal karena burung ini kecil dan cepat berkicau serempak.

✓ Burung Baru yang Mulai Populer. Beberapa tahun terakhir, muncul tren baru lomba untuk burung:

– Branjangan – dengan suara unik dan gaya ngetril.

– Srigunting – meski tidak sebesar murai atau kacer, peminatnya mulai banyak.

– Trucukan – kerap dilombakan dalam kontes kelas latber (latihan bersama).

Baca Juga  Polemik Proyek RSUD Sedati: Dinkes Sidoarjo Keluarkan SP pada Kontraktor PT. Ardi Tekindo Perkasa
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Persebaya vs Arema

    Persebaya Tumbangkan Arema dengan Dramatis di Gol Injury Time

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pertandingan panas Liga 1 antara Persebaya Surabaya dan Arema FC berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (7/12). Duel sengit ini berakhir dengan kemenangan dramatis Persebaya 3-2 setelah gol penentu tercipta di masa injury time babak kedua. Di awal laga, Arema FC menekan pertahanan Persebaya selama 15 menit pertama. Namun, justru Persebaya […]

  • Beda percaya diri dan arogan

    Kenali Beda Sikap Percaya Diri dan Arogan, Biar Gak Salah Sangka!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kita semua pasti pernah melihat seseorang yang tampil super pede di depan umum. Ada yang terlihat karismatik dan menginspirasi, tapi ada juga yang justru bikin orang malas berinteraksi. Ini nih yang sering bikin bingung: apakah dia percaya diri atau malah arogan? Banyak orang berpikir bahwa percaya diri dan arogan itu hal yang sama, […]

  • Korupsi Dana Desa 

    Korupsi BUMDes Jimbaran Sidoarjo: Dana Hilang Ditilep, Harapan Warga Pupus 

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Harapan warga Jimbaran Kulon untuk memiliki pusat ekonomi desa sendiri pupus di tengah malam. Dua sosok yang semula dipercaya mengelola dana penyertaan modal BUMDes kini resmi ditahan karena diduga mengkhianati kepercayaan rakyat desa. Inisial nama MH, mantan Sekretaris Desa Jimbaran Kulon yang juga merangkap sebagai bendahara BUMDes, dan AR, seorang warga yang […]

  • Milad LAZISMU

    Forum Milad LAZISMU Serukan Dakwah Kemanusiaan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Gedung Dakwah PP Muhammadiyah Jakarta menjadi saksi haru dan semangat solidaritas dalam Forum Milad LAZISMU, Rabu (23/07/2025). Mengusung tema “Dakwah Kemanusiaan Berkelanjutan dan Inklusif”, forum ini mempertemukan tokoh nasional dan ulama visioner dalam merumuskan arah zakat dan filantropi masa depan. Dalam suasana penuh kekhidmatan, Habib Jakfar menegaskan pentingnya sinergi lintas kelompok dalam […]

  • Wakil Bupati Sidoarjo Bantu Lansia

    Wabup Sidoarjo Buka Hati dan Aksi untuk Lansia Sebatang Kara di Gubuk Lapindo

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kota Delta kembali diingatkan akan pentingnya kehadiran negara dalam kehidupan warganya, terutama mereka yang terpinggirkan. Senin (19/5), Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak ke sebuah gubuk reot yang nyaris roboh di Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin. Gubuk itu dihuni seorang lansia bernama Tasriban, yang hidup sendiri di pinggiran tanggul Lumpur Lapindo, […]

  • Mata Minus dan Silinder pada Anak

    Apakah Mata Minus dan Silinder Dapat Menurun ke Anak?

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Gangguan mata minus dan silinder pada anak seringkali tidak disadari oleh orang tua maupun guru. Gejala yang muncul pun beragam, mulai dari sering mengucek mata, kesulitan membaca dari jarak jauh, hingga mengeluh sakit kepala. Biasanya keluhan-keluhan ini baru terjadi saat anak sudah menginjak bangku sekolah dan mengalami kendala dalam membaca. Masalah penglihatan […]

expand_less