Breaking News
light_mode
Selasa, 14 Juli 2026

Nahas di Jalur Tengah, Pelajar Sukodono Tewas Terlindas Truk Usai Motor Tergelincir

  • account_circle Ruang Mujiono
  • calendar_month 20 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Seorang pelajar tewas mengenaskan di Jalan Raya Sukodono, tepatnya di dekat pom bensin arah Dungus, pada Selasa (14/7) pagi. Korban yang mengendarai sepeda motor meregang nyawa seketika setelah tubuhnya tertabrak truk yang melaju dari arah belakang. Insiden tragis ini dipicu oleh manuver mendahului yang berujung fatal saat korban hendak berangkat ke sekolah.

Kronologi kejadian berawal ketika korban yang diketahui beridentitas warga Dungus itu melaju dari arah selatan menuju utara. Diduga terburu-buru, ia mencoba menyalip kendaraan di depannya dengan mengambil jalur dari sisi kiri bahu jalan. Saat hendak menaikkan kembali kendaraannya ke permukaan aspal, roda depan sepeda motor korban justru terpeleset di bagian pinggiran jalan yang tidak rata.

Hilangnya keseimbangan membuat korban terhempas ke arah kanan badan jalan. Posisi tubuhnya yang terlempar ke tengah jalur membuatnya berada tepat di lintasan kendaraan dari arah belakang. Nahas, saat korban masih dalam posisi berusaha bangkit, sebuah truk bermuatan sedang melaju dari arah yang sama. Jarak yang terlampau dekat membuat sopir truk tidak memiliki waktu dan ruang yang cukup untuk menghindar.

Petugas Unit Laka Lantas Polres setempat yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban. Kanit Laka Lantas, Ipda Budi Santoso, saat ditemui di lokasi membenarkan bahwa sopir truk tidak sempat melakukan pengereman maksimal karena insiden terjadi secara tiba-tiba.

“Korban terjatuh ke arah kanan persis di depan laju truk. Manuver mendahului dari sisi kiri memang sangat berisiko, apalagi jika pengendara tidak memperhitungkan kontur pinggiran jalan yang seringkali licin atau berlubang. Ini murni kecelakaan, namun kami tetap memeriksa sopir truk untuk pendalaman prosedur mengemudi,” ujar Ipda Budi.

Pihak kepolisian mengamankan truk beserta sopirnya guna dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk proses visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga korban yang tiba di lokasi tampak syok berat, histeris menyaksikan jasad anggota keluarganya yang terbujur kaku di aspal.

  • Penulis: Ruang Mujiono
expand_less