Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Menyala Wi! Pesan Seorang Sahabat Dari Suwirta ke Made Satria, Saat Tongkat Estafet Nantinya Akan Diamanahkan

Menyala Wi! Pesan Seorang Sahabat Dari Suwirta ke Made Satria, Saat Tongkat Estafet Nantinya Akan Diamanahkan

  • account_circle Ruang Hadilies
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klungkung, Ruang.co.id- Pesan seorang sahabat dari Suwirta ke Made Satria, dilontarkan untuk memberikan tongkat estafet yang bisa jadi akan diamanahkan rakyat kepadanya.

Dua politisi asal Kecamatan Nusa Penida, Nyoman Suwirta dan Made Satria, saling mendukung untuk berkembangnya Klungkung ke depan.

Suwirta siap menjadi ujung tombak memenangkan Made Satria di Klungkung, ketika rekomendasi turun kepadanya.

Selain menjadi ujung tombak, kepada Made Satria yang berpeluang mendapat rekomendasi dan menang di Pilkada Klungkung 2024, Suwirta menitip berbagai pesan. Pesan mendalam, seorang sahabat dari Suwirta ke Made Satria.

Pesan ini untuk bagaimana membangun Klungkung ke depan ketika mandat rakyat sudah di emban.

Kata Suwirta, dirinya saat ini berada di Nusa Penida, dan mengingat bagaimana banyaknya protes keluhan infrastruktur, yang diakuinya belum sepenuhnya sempurna.

Namun, yang harus diakui bahwa Nusa Penida itu bukan Kuta dan Nusa Dua, yang sudah berkembang. Nusa penida masih baru berkembang menjadi destinasi wisata andalan Pulau Bali.

Tahun 2016, seingat Suwirta, dirinya dan pemerintah Klungkung, masih tersengal-sengal. Apalagi, bagaimana melihat Nusa Penida pada era tahun 2015 ke bawah.

“Nah Itulah tugas Made Satria ya, astungkara diberikan amanah dan mandat oleh masyarakat untuk menjadi Bupati Klungkung. Bagaimana mempercepat apa yang sudah ada saat ini. Jadi tugasnya adalah untuk lebih cepat, karena ini kan di ibaratkan sudah menggeliat Nusa Penida ini kan. Jadi tidak sesusah saat saya menjadi bupati, kita memulai dari nol, kan,” paparnya, ditemui wartawan Sabtu (3/8/2024).

Suwirta melanjutkan, bahwa susahnya membangun Nusa Penida dahulu adalah Pulau eksotis itu baru memiliki jalan semeter belum diaspal hot mix, listrik baru tiga mega watt, dan pariwisata belum berkembang sama sekali.

Baca Juga  Wamenag RI Apresiasi CKG Siswa di Sidoarjo Berjalan Sukses

Ia kembali ingat, pada tahun 2014 mengadakan Festival Nusa Penida, dan tamu satu pun tidak ada warga asing. Yang mendatangkan wisatawan dari mancanegara tidak ada. Kecuali pada 2015 di Nusa Lembongan baru mendapatkan turis asing. Karena sebagian di Nusa Lembongan sudah berkembang.

Ya oleh sebab itu, tegas Suwirta, Made Satria dengan melihat situasi ini, dengan komunikasi sebagai sahabat maka bisa untuk mengembangkan lebih cepat Nusa Penida. “Sumber pendapatan untuk membangun itu kita ada, dari sumber yang dihasilkan dari sini.

Tapi mungkin masyarakat di sini terutama Nusa Penida mengira, oh sumber pendapatan yang dihasilkan dari Nusa Penida itu sudah lebih dari cukup bahkan dibawa ke Klungkung daratan. Padahal tidak kok.

Jadi saya sudah bawa datanya, dari awal saya menjabat mungkin mendekati 1 Triliun dana untuk ke Nusa Penida,” bebernya.

“Dan hasilnya Nusa Penida astungkara, sekarang selama 2014-2023 menghasilkan sekitar 240 Miliar,” imbuhnya.

Menurut dia, kalau ini terus dikembangkan, apalagi dirinya memiliki inovasi one gate one destination, dan selama ini keluhan dari masyarakat yakni one day trip, atau tidak banyak yang menginap. Ya itulah kemudian menjadi tugas pemimpin di Klungkung untuk mengatasi hal tersebut.

“Makanya bagaimana membuat tamu betah dengan one gate one destination itu. Dijalankan dengan mempunyai kerjasama dengan desa adat, ada pribadi juga ittu dilanjutkan lagi,” ujarnya.

Jadi inovasi itu, kata Suwirta lagi, yang akan menahan banyak tamu untuk bertahan di Nusa Penida. Ketika sudah banyak tamu, maka tentu Nusa Penida yang akan diuntungkan. Nah tentunya, ketika sudah banyak tamu, yang menjadi tugas selanjutnya adalah jangan sampai mementingkan tamu, akan tetapi tidak merawat Nusa Penida.

Baca Juga  Peresmian Dapur SPPG Wijaya Mandiri, Harapan Baru Gizi Sehat Bagi Anak dan Ibu di Tarik Sidoarjo

“Kalau begitu nantinya bahaya juga. Jadi

tugas pemimpin selanjutnya yang sudah saya legasikan dengan The Blue Paradise Island, kemudian one gate one destination itu tinggal dilanjutkan saja. Sebenarnya bukan satu harapan hanya orang Nusa Penida, yang terpenting ialah siapa yang terbaik. Dan tidak sempai memecah Klungkung, yang terpenting ialah bagaimana membangun Klungkung ke depannya. Tapi kalau ada dari sini (Nusa Penida) kenapa tidak,” bebernya. (ide/RCI).

  • Penulis: Ruang Hadilies

Rekomendasi Untuk Anda

  • Protes perangkat desa Mojokerto

    Bupati Mojokerto, Albarraa Didemo Ratusan Perangkat Desa

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Kab Mojokerto, Ruang.co.id – Ratusan perangkat desa di Kabupaten Mojokertotampak berada di beberapa titik alun-alun Kota Mojokerto Rabu, (24/12/2025). Mereka menggunakan seragam bewarna putih sudah di alun-alun sekitar pukul 08.00 WIB. Kedatangan mereka untuk melakukan aksi damai didepan kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Beberapa perangkat desa membawa banner bertuliskan, jangan jadikan perangkat desa tumbal kekuasaan. Satu […]

  • MAN Surabaya Cegah Judi Online

    MAN Surabaya Luncurkan Program Anti Judol, Bekali 430 Siswa Baru dengan Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Langkah progresif ditempuh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Surabaya dalam menyambut tahun ajaran baru. Sebanyak 430 siswa baru yang lolos seleksi akan mengikuti Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) mulai 14 hingga 17 Juli 2025, sebuah angka yang melebihi kuota penerimaan yang ditetapkan sebelumnya. Program ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi […]

  • De Red FC vs RANS Nusantara FC berakhir 3-3 di Stadion Gelora 10 November

    De Red FC Gagal Pertahankan Keunggulan 3-0, RANS Nusantara FC Comeback 3-3

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – De Red FC vs RANS Nusantara FC berakhir dengan skor dramatis 3-3 pada pekan kedua Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Sabtu (19/9/2026), De Red FC sempat unggul tiga gol sebelum RANS Nusantara FC bangkit dan mencetak tiga gol balasan. Fellipe Cabral Veloso Dos Santos menjadi aktor penting […]

  • seruan bubarkan DPR

    Prof. Dr. Hufron Ingatkan DPR Kembali ke Jati Diri

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Seruan “bubarkan DPR” yang kerap bergema di ruang publik mendapat sorotan khusus dari pakar hukum tata negara. Guru Besar Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Profesor Doktor Hufron, memberikan penjelasan mendalam bahwa seruan ini tidak boleh dimaknai secara harfiah. “Seruan untuk membubarkan DPR itu jangan dibaca secara harfiah karena sebenarnya ini lebih merupakan protes […]

  • Natal Damai Sidoarjo

    Natal Damai, Jalan Padat, Negara Hadir di Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Perayaan Natal 25 Desember 2025 di Sidoarjo berlangsung khidmat di tengah arus lalu lintas padat, saat Forkopimda turun langsung memastikan jalan tetap terkendali dan umat Kristiani beribadah aman, tenang, serta penuh rasa damai. Kepadatan lalu lintas mewarnai sejumlah ruas jalan utama provinsi di Kabupaten Sidoarjo pada Hari Raya Natal 2025. Pantauan sejak […]

  • Ngopi Sambil Menyaksikan Sunrise di Sanur Cuma Rp 12 Ribu, Yuk Mampir ke Sini!

    Ngopi Sambil Menyaksikan Sunrise di Sanur Cuma Rp 12 Ribu, Yuk Mampir ke Sini!

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id – Ngopi Sambil Menyaksikan Sunrise di Sanur, Bali. Pengalaman unik menikmati kopi sambil menyaksikan matahari terbit kini bisa dinikmati di Sanur, Bali. Ngopi sambil menyaksikan sunrise di Kopling, atau yang terkenal juga dengan nama Kopi Keliling, menawarkan kesempatan langka. Ya, yakni untuk ngopi sambil menikmati keindahan sunrise dengan harga mulai dari Rp 12 […]

expand_less